Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

Ramai Kabar Pengerahan Pasukan Skala Besar TNI ke Jakarta, Ini Faktanya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 04 Nov 2026 13:10 WIB

Bunderan HI
Ramai Kabar Pengerahan Pasukan Skala Besar TNI ke Jakarta, Ini Faktanya/ Foto: Getty Images/Faris Fitrianto
Jakarta -

Isu tentang pengerahan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam skala besar ke DKI Jakarta baru-baru ini viral di media sosial. Kabar tersebut lantas  memunculkan berbagai spekulasi mengenai situasi keamanan dan kondisi politik di Jakarta.

Menanggapi kabar tersebut, TNI akhirnya buka suara. Pihak TNI menyebut bahwa pengerahan pasukan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas negara untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI, Muhammad Nas. Menurut pria yang akrab disapa Nas ini, institusinya harus selalu dalam kondisi siap siaga untuk menjalankan tugas melindungi bangsa dan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Pengerahan pasukan merupakan hal yang biasa dilakukan karena TNI dituntut senantiasa siap siaga untuk melindungi segenap bangsa dan menjaga keutuhan NKRI, selalu siap melaksanakan tugas berpedoman perundang-undangan yang berlaku," kata Nas saat dikonfirmasi.

Meski begitu, Nas tidak memerinci tujuan khusus pengerahan personel TNI ini, Bunda. Ia juga belum mengungkap jumlah prajurit yang dikirim ke ibu kota. Nas juga tidak memberikan tanggapan ketika pengerahan pasukan itu dikaitkan dengan langkah antisipasi terhadap potensi aksi demonstrasi dalam waktu dekat.

Sebelumnya, pengguna media sosial mendapatkan kabar mengenai pengerahan personel dalam jumlah besar dari tiga matra TNI ke DKI Jakarta. Salah satu matra yang disebut mengerahkan prajurit adalah TNI Angkatan Laut (AL).

Pengerahan personel TNI ini menjadi sorotan seiring dengan pengungkapan kasus penyadapan ilegal yang diduga dilakukan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan kawan-kawan. Lantas, seperti apa perkembangan kasus penyadapan ilegal yang ditujukan terhadap Presiden Prabowo Subianto ini ya, Bunda?

Teruskan membaca DI SINI.

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda