Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

9 Fakta Kasus Dokter di Bandung yang Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak Kandung

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 23 Oct 2026 13:10 WIB

Ilustrasi kekerasan
9 Fakta Kasus Dokter di Bandung yang Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak Kandung/ Foto: iStock
Daftar Isi
Jakarta -

Kasus dugaan pencabulan anak kandung yang melibatkan seorang dokter terjadi di Bandung, Jawa Barat. Dokter berinisial IS ini diduga melakukan tindakan asusila terhadap anak kandungannya yang masih berusia 3,5 tahun.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah aparat kepolisian menangkap terduga pelaku, Bunda. Penangkapan tersebut menjadi awal dari pengungkapan sejumlah fakta.

Lantas, seperti apa fakta kasus dokter di Bandung yang ditangkap atas dugaan pencabulan anak kandung?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Fakta kasus dokter diduga cabuli anak kandung

Berikut 9 fakta kasus dokter di Bandung yang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya:

1. Berawal dari kecurigaan istri

Terungkapnya dugaan pencabulan bermula dari kecurigaan sang ibu. Pada 13 Desember 2025, korban yang masih kecil secara mengejutkan memeragakan adegan hubungan suami istri di hadapan ibundanya.

Setelah ditanyakan, sang anak menjawab bahwa adegan dewasa itu diketahui dari ponsel ayahnya sendiri. Kecurigaan sang ibu pun makin menjadi-jadi usai anaknya tiba-tiba mengeluh sakit di bagian organ sensitif ketika buang air kecil. Ibu korban lalu membawa anaknya ke dokter untuk menjalani pemeriksaan.

"Terus dicek sama ibunya, itu agak lebam. Ibunya kemudian membawa pergilah ke dokter, dari dokter dilihat ada robekan 7 sentian (di bagian organ sensitif anak korban)," kata pengacara Jabar Bantuan Hukum, Debi Agusfrinsa kepada detikJabar, Selasa (20/10/26).

2. Sudah melakukan pelecehan sejak November 2025

Menurut pengakuan korban, tindakan asusila yang dilakukan sang ayah sudah dilakukan sejak November 2025. Perbuatan itu dilakukan di rumah atau di hotel saat terduga pelaku sedang bertengkar dengan istrinya.

"Jadi kalau misalnya berantem sama istrinya, dia tuh bawa kabur anaknya pergi ke hotel. Dari situ si anak cerita lah, diajak ke hotel sama ayahnya, dikasih mainan, terus melakukan itu," ujar Debi.

3. Pelaku sudah ditangkap

Kasus dugaan pencabulan ini telah ditangani oleh Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan Anak (PPA) dan Perlindungan Penjualan Orang (PPO) Polda Jabar. Dir PPA dan PPO Polda Jabar Kombes Pol Rumi Untari mengonfirmasi bahwa pelaku telah berhasil diamankan.

"Sudah diamankan, saat ini masih menjalani pemeriksaan," kata Rumi, Rabu (21/10/26).

Lantas, bagaimana kelanjutan kasus dugaan pencabulan ini dan seperti kondisi korban?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

(ank/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda