Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

Perempuan Ini Beli Hampir 200 Parkir untuk Disewakan Kembali, Bikin Tetangga Kesal

Elia Amaliana   |   HaiBunda

Senin, 26 Oct 2026 22:00 WIB

Empty parking lots, aerial view.
Ilustrasi parkir / Foto: Getty Images/iStockphoto/nonnie192

Seorang perempuan asal China baru saja mengeluarkan sekitar 14 juta yuan atau setara US$2 juta untuk membeli 196 lahan parkir di sebuah kompleks perumahan. Bukan untuk kebutuhan pribadi, ratusan lahan parkir tersebut dibeli sebagai investasi dengan harapan bisa dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi. Namun, rencana tersebut tentunya memicu kemarahan warga setempat.

Komplek perumahan tersebut rampung dan diluncurkan pada tahun 2018. Menurut Hunan TV, pada saat itu, banyak yang tidak yakin dengan prospek kawasan perumahan tersebut karena kurangnya fasilitas umum, seperti toko, sekolah, dan pilihan transportasi umum. Kondisi tersebut membuat permintaan terhadap hunian dan lahar parkir tergolong rendah. Kemudian situasi berubah ketika perempuan tersebut melihat peluang dari kawasan yang sebelumnya kurang diminati.

Mengutip South China Morning Post, Semua berawal ketika, seorang perempuan bernama Wu berhasil membeli 196 tempat parkir dalam satu transaksi dengan harga 14 juta yuan. Pemilik lalu setuju untuk menjual sejumlah besar tempat parkir tersebut karena sedang menghadapi kesulitan finansial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Wu semakin yakin dengan potensi kawasan tersebut, karena terjadi perkembangan pesat hingga membuat penjualan rumah meningkat dan permintaan tempat parkir di kawasan tersebut melonjak. Dalam upaya melindungi investasinya, Wu mengunci tempat parkir untuk mencegah penggunaan lahan tanpa izin. Ia kemudian menyewakan tempat parkir dengan harga 500 yuan per bulan, yang di mana harga tersebut dua kali lipat lebih tinggi dibanding harga sewa awal.

Ia juga menjual lahan parkir tersebut dengan harga sekitar 100.000 yuan per unit, bahkan beberapa di antaranya di jual hingga 80 persen lebih tinggi dari harga aslinya. Karena keputusannya tersebut, warga setempat kemudian mengajukan gugatan pada Wu dan berpendapat bahwa tempat parkir merupakan bagian yang tidak boleh dimonopoli oleh individu untuk dijual kembali guna mendapat keuntungan. 

Pada Februari 2024, pengadilan akhirnya memutuskan perkara tersebut dan berpihak pada Wu. Dalam putusannya, pengadilan menilai bahwa ketika penjual menawarkan tempat parkir untuk dijual, semua warga memiliki kesempatan untuk membelinya, tetapi warga memilih untuk melepaskan hak tersebut.

Menang di pengadilan membuat Wu semakin mantap memanfaatkan peluang tersebut. Ia mengumpulkan modal dan siap menanggung risiko pasar. Pembelian skala besar yang dilakukannya pun dianggap legal secara hukum dan tidak ada aturan yang membatasi jumlah tempat parkir yang dimiliki seseorang.

Kejadian ini kembali mencuat di media sosial pada akhir September dan memicu perdebatan di kalangan warganet.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda