Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

Dipaksa Kerja Keras sejak Kecil, Pria Ini Kaget saat Tahu Orang Tuanya Ternyata Miliarder

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Sabtu, 02 May 2026 19:20 WIB

Ilustrasi uang
Ilustrasi Kisah Pria Tak Sangka Orang Tuanya adalah Miliarder, padahal Ia Selalu Dituntut Kerja Keras sejak Kecil/Foto: Getty Images/acilo
Jakarta -

Tahukah Bunda? Seorang pria dewasa tiba-tiba menyadari bahwa keluarganya ternyata memiliki kekayaan yang luar biasa. Hal ini baru diketahui setelah sekian lama menjalani hidup seperti biasa tanpa pernah curiga.

Kisah ini mungkin terdengar seperti cerita fiksi, tetapi kenyataannya benar-benar terjadi. Ia sama sekali tak menyangka latar belakang keluarganya menyimpan fakta sebesar itu.

Kisah pria tak sangka orang tuanya adalah miliarder

Dilansir dari laman Your Tango, seorang pria mengaku terkejut setelah mengetahui jumlah uang yang dimiliki orang tuanya selama hidup, meskipun sebelumnya ia berpikir sebaliknya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Melalui unggahan daring, ia mengklaim bahwa hanya mengetahui orang tuanya memiliki kondisi keuangan yang baik.

Namun, ia sangat terkejut setelah memeriksa beberapa dokumen pajak mereka dan menyadari bahwa orang tuanya telah menyembunyikan banyak informasi tentang berapa banyak uang yang mereka hasilkan.

Ia pun baru mengetahui bahwa orang tuanya termasuk miliarder setelah harus berjuang sendiri dalam menjalani hidup.

Dalam unggahannya, ia menjelaskan bahwa selama tahun 90-an, orang tuanya cukup sukses. Mereka memiliki pertanian yang luas, dan ayahnya ternyata mengelola beberapa bisnis.

Namun, ia dan saudara-saudaranya dibesarkan untuk tidak mengharapkan banyak harta benda. Saat remaja, ia terpaksa bekerja dan menghasilkan uang sendiri agar bisa membeli merek pakaian yang benar-benar diinginkan. Mereka dituntut untuk berjuang sendiri.

“Saya bergabung dengan Angkatan Darat untuk mendapatkan GI Bill di awal tahun 2000-an dan kemudian ditugaskan,” ungkapnya.

“Saya bergabung untuk mendapatkan GI Bill karena saya diberitahu bahwa tidak akan ada bantuan pendidikan dari mereka kecuali saya tinggal di rumah, membayar sewa, dan kuliah di perguruan tinggi komunitas setempat.”

Meskipun bersekolah, melewati masa resesi dan pandemi, serta menghadapi tantangan hidup pada umumnya, ia dan saudara-saudaranya hampir tidak menerima dukungan finansial sama sekali.

Orang tuanya paling banyak hanya memberikan kartu hadiah Walmart senilai $100 atau setara dengan Rp1,7 juta selama masa-masa sulit, Bunda.

Pria itu kini menghasilkan uang yang cukup

Kini, di usia 40 tahun, ia menawarkan diri untuk membantu orang tuanya membersihkan garasi dan menemukan beberapa informasi yang cukup mengejutkan saat melakukan tugas tersebut.

Ia menemukan dokumen pajak yang membuktikan bahwa mereka menghasilkan minimal $2 juta atau Rp34 miliar setiap tahun antara tahun 1995 dan 2001. Orang tuanya pensiun pada 2002 dan mampu menghasilkan jutaan dolar dari penjualan pertaniannya.

Tentu saja fakta mengejutkan itu membuatnya merasa bingung. Orang tuanya memiliki beberapa properti dan investasi, tetapi dia tidak tahu berapa kekayaan bersihnya.

“Saya tahu mereka baik-baik saja, tetapi mereka selalu berbicara seolah-olah mereka berada di ambang kehilangan segalanya,” ujarnya.

Sebelum ia menyadari betapa kaya orang tuanya, mereka juga membeli sebuah RV seharga ratusan ribu dolar dan dengan bangga membual tentang menghabiskan uang warisan yang seharusnya diberikan kepada anak dan cucunya.

Dari kisah pria tersebut, penting untuk membesarkan anak-anak yang mandiri dan memahami bahwa mereka perlu bekerja keras untuk mencari nafkah.

Orang tua yang mengabaikan pengajaran ini kepada anak-anak mereka akan merugikan dan tidak mempersiapkan mereka untuk menghadapi dunia.

Namun, sama pentingnya untuk menemukan keseimbangan antara mengajarkan kemandirian tanpa memaksa anak-anak berjuang jika tidak perlu, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda