Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

Seharga Rp500 Miliar, Rumah Miliarder Ini Dibuat di Bali lalu Dipindah ke Hawaii

Azhar Hanifah   |   HaiBunda

Selasa, 24 Mar 2026 16:00 WIB

Ilustrasi Hawaii
Ilustrasi Hawaii / Foto: Getty Images/iStockphoto/CWLawrence

Rumah mewah para miliarder memang kerap hadir dengan konsep tidak biasa. Namun, kisah hunian milik John Paul DeJoria ini terasa jauh lebih unik karena bukan hanya megah, melainkan juga dibuat dengan sentuhan budaya Indonesia.

Tidak heran, rumah bernilai sekitar Rp500 miliar ini langsung mencuri perhatian karena proses pembangunannya benar-benar berbeda dari rumah mewah pada umumnya. Bukan hanya dibangun langsung di Hawaii, rumah bergaya pura Bali tersebut justru lebih dulu dikerjakan di Bali oleh para perajin lokal.

Setelah selesai, bangunan itu dibongkar dengan sangat teliti, dikirim melintasi Samudra Pasifik, lalu dirakit ulang di lahan pribadi yang menghadap Kiholo Bay, Hawaii. Penasaran dengan fasilitas yang ada di rumah mewah ini, Bunda? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini,ya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Rumah miliarder ini dibuat di Bali lalu dipindah ke Hawaii

Mengutip dari laman Celebrity Net Worth, rumah mewah milik miliarder John Paul DeJoria baru-baru ini dipasarkan dengan harga US$32,5 juta atau sekitar Rp500 miliar. Nilai fantastis itu terasa sepadan karena properti ini bukan rumah biasa, melainkan hunian unik bergaya pura Bali yang berdiri di kawasan Kona Coast, Hawaii.

John Paul DeJoria sendiri dikenal sebagai pengusaha sukses di balik John Paul Mitchell Systems dan co-founder Patron tequila. Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa ketika ingin memiliki rumah liburan di Hawaii pada era 1980-an, ia tidak memilih membangun rumah dengan gaya lokal. 

Sebaliknya, ia justru pergi ke Bali dan terpikat oleh arsitektur tradisional serta keterampilan para pengrajin di sana. Dari ketertarikan itulah muncul ide besar yang terdengar nyaris mustahil.

DeJoria meminta para artisan di Bali untuk membangun rumah dengan gaya tradisional yang nantinya bisa dipindahkan ke Hawaii. Rumah itu kemudian dikerjakan memakai teknik tradisional dan material kayu ironwood. Setelah rampung, seluruh bagian bangunan dibongkar satu per satu, diberi tanda, lalu dikemas untuk dikirim ke Hawaii.

Sesampainya di Hawaii, rumah tersebut disusun kembali di atas lahan sekitar tiga hektare yang menghadap teluk terpencil Kiholo Bay. Proses perakitannya pun tidak sederhana. Sekitar 50 tukang kayu lokal bekerja bersama sejumlah pengrajin asal Bali yang ikut datang untuk memastikan detail arsitektur dan nuansa autentiknya tetap terjaga.

Proyek ini disebut memakan waktu bertahun-tahun dan menelan biaya jutaan dolar AS. Keunikan properti ini bukan sekadar gimmick, melainkan nyata terlihat dari cara rumah tersebut dirancang, dibangun, dibongkar, dikirim, dan didirikan ulang di lokasi barunya

Daya tarik rumah Rp500 miliar dan alasan akhirnya dijual

Rumah mewah ini berdiri di tengah lanskap tropis dengan kolam-kolam air, dek luar ruang yang luas, serta suasana privat yang membuatnya terasa seperti tempat peristirahatan eksklusif. Bangunan utamanya memiliki luas sekitar 3.600 kaki persegi dengan tiga kamar tidur.

Yang paling mencuri perhatian tentu bagian atapnya yang dibuat menyerupai sisik naga, lengkap dengan ukiran kepala naga di sudut-sudut atap. Saat hujan deras turun, air akan mengalir dari mulut naga tersebut sehingga tampak seperti air mancur.

Interior rumah juga disebut dipenuhi furniture impor dan koleksi barang antik Asia yang dikumpulkan DeJoria bersama istrinya, Eloise, selama bertahun-tahun. Nuansa inilah yang membuat rumah tersebut terasa lebih mirip kompleks kuil Asia Tenggara daripada rumah pantai khas Hawaii.

Letaknya yang berdekatan dengan kawasan cagar alam dan minim tetangga pun menambah nilai eksklusif sekaligus privasi bagi calon pemilik baru.

Mengutip dari laman Realtor, rumah-rumah mewah berinspirasi Indonesia memang memiliki daya tarik tinggi di pasar properti premium.

Salah satu contohnya adalah properti milik miliarder Inggris Chris Rokos di Manalapan, Florida, yang sempat dipasarkan seharga US$150 juta. Rumah bergaya Bali modern itu menunjukkan bahwa desain bernuansa tropis-eksotis masih sangat diminati di kalangan pembeli kelas atas.

Meski begitu, rumah John Paul DeJoria di Hawaii tetap punya nilai yang berbeda. Jika properti lain hanya mengambil inspirasi dari Bali, rumah ini justru benar-benar dibuat di Bali sebelum dipindahkan ke Hawaii. Faktor ini menjadikannya jauh lebih langka dan bernilai tinggi.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda