Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

trending

Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 12 Feb 2026 13:40 WIB

James Van Der Beek
Aktor James Van Der Beek Meninggal Dunia/ Foto: Instagram @vanderjames
Daftar Isi
Jakarta -

Kabar duka datang dari dunia hiburan Hollywood. Bintang serial drama Dawson's Creek, James Van Der Beek, meninggal dunia di usia 48 tahun setelah berjuang melawan kanker usus.

Kabar meninggalnya Van Der Beek ini disampaikan langsung istrinya Kimberly Van Der Beek melalui unggahan di akun Instagram. Dalam keterangannya, sang aktor diketahui meninggal dunia pada 11 Februari 2026.

"James David Van Der Beek tercinta kami meninggal dunia dengan tenang pagi ini," tulis Kimberly di Instagram @vanderkimberly.

"Ia menghadapi hari-hari terakhirnya dengan keberanian, keyakinan, dan penuh rahmat. Ada banyak hal yang ingin kami sampaikan mengenai keinginannya, kecintaannya pada kemanusiaan, dan kesakralan waktu. Hari-hari itu akan tiba. Untuk saat ini, kami memohon ketenangan dan privasi saat kami berduka atas kepergian suami, ayah, putra, saudara, dan sahabat kami tercinta."

James Van Der Beek meninggal setelah berjuang melawan kanker

Van Der Beek meninggalkan enam anak dari pernikahannya dengan Kimberly. Pada 2024, Van Der Beek pertama kali berbagi tentang diagnosis kanker kolorektal yang diidapnya ke publik. Saat itu, ia menyatakan akan fokus pada kesehatan dan keluarganya.

"Saya mengidap kanker kolorektal. Saya telah menangani diagnosis ini secara pribadi dan telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasinya. Ada alasan untuk optimis dan saya merasa baik," katanya kepada People.

Selain buka suara di media, Van Der Beek juga mengumumkan diagnosis kanker ini di akun media sosial miliknya. Ayah enam anak itu mengungkapkan soal kondisi kesehatan dan perasaannya, Bunda.

"Itu kanker... Setiap tahun, sekitar 2 miliar orang di seluruh dunia menerima diagnosis ini, dan saya salah satunya," ungkapnya di Instagram @vanderjames.

"Saya telah menangani hal ini secara pribadi hingga sekarang, menjalani perawatan dan mengatur kesehatan saya secara menyeluruh dengan fokus yang lebih besar daripada sebelumnya. Saya dalam kondisi yang baik dan merasa kuat. Ini merupakan awal yang baik dan saya akan menceritakan lebih banyak saat saya siap."

Kepergian James Van Der Beek meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan penggemar. Akun Instagram serial Dawson's Creek Official turut menuliskan ucapan duka atas meninggalnya sang aktor yang berperan sebagai Dawson Leery ini.

"Kami sangat berduka atas meninggalnya James Van Der Beek. Peran ikoniknya sebagai Dawson Leery telah mendefinisikan generasi penonton televisi bagi para penggemar dan hingga kini masih meninggalkan kesan mendalam bagi penonton. Doa dan belasungkawa kami sampaikan kepada keluarganya dan orang-orang terkasih," tulis akun tersebut.

Potret James Van Der Beek bersama keluarga.Potret James Van Der Beek bersama keluarga/ Foto: Instagram/@vanderjames

Apa itu kanker usus besar yang diidap Van Der Beek?

Kanker kolorektal disebut kanker usus besar atau kanker rektum. Menurut American Cancer Society, kanker yang diidap Van Der Beek ini merupakan jenis kanker kanker ketiga yang paling umum terjadi di Amerika Serikat, Bunda.

Dilansir dari laman Healthline, kanker kolorektal merupakan kanker yang berkembang di usus besar atau rektum. Kanker ini mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun pada tahap awal, terutama ketika kanker masih kecil. Tanda dan gejala sering kali muncul setelah tumor tumbuh atau menyebar ke jaringan atau organ di sekitarnya.

"Sebagian besar kanker kolorektal bermula sebagai polip, yang merupakan pertumbuhan pada lapisan dalam usus besar. Beberapa jenis polip dapat berubah menjadi kanker seiring waktu, meskipun tidak semua polip menjadi kanker," ujar pakar kesehatan Yamini Ranchod, Ph.D., M.S.

Dikutip dari Mayo Clinic, kanker usus besar biasanya menyerang orang dewasa yang lebih tua, meskipun faktanya dapat terjadi pada usia berapa pun. Kondisi ini dapat dimulai dengan ditemukannya gumpalan kecil sel atau polip yang terbentuk di dalam usus besar. Polip umumnya tidak bersifat kanker, tetapi seiring waktu dapat berubah menjadi kanker usus besar.

Gejala kanker usus besar atau kanker kolorektal

Ada beberapa gejala kanker kolorektal yang perlu diwaspadai, yakni:

  • Sembelit
  • Diare
  • Perasaan tidak tuntas setelah buang air besar
  • Pendarahan rektal
  • Muncul darah dalam tinja
  • Tinja berwarna hitam
  • Perut kembung
  • Nyeri perut
  • Nyeri atau tekanan rektum
  • Muncul benjolan di perut atau rektum
  • Nafsu makan menurun
  • Mual atau muntah
  • Anemia
  • Kelelahan dan kelemahan
  • Penurunan berat badan
  • Obstruksi usus
  • Perforasi usus

Jika kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain, maka seseorang mungkin mengalami gejala lain. Berikut beberapa gejalanya:

  • Nyeri tulang bila kanker telah menyebar ke tulang
  • Penyakit kuning bila kanker telah menyebar ke hati
  • Sesak napas bila kanker telah menyebar ke paru-paru

Faktor risiko kanker usus besar atau kanker kolorektal

Berikut beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar:

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar meliputi:

  • Berusia di atas 50 tahun
  • Ras kulit hitam
  • Riwayat pribadi kanker kolorektal atau polip
  • Penyakit radang usus
  • Sindrom bawaan yang meningkatkan risiko kanker usus besar, seperti poliposis adenomatosa familial dan sindrom Lynch.
  • Riwayat keluarga kanker usus besar
  • Pola makan rendah serat, tinggi lemak
  • Tidak berolahraga secara teratur
  • Orang dengan riwayat diabetes
  • Orang dengan kondisi obesitas
  • Kebiasaan merokok atau konsumsi alkohol
  • Pernah menjalani terapi radiasi untuk kanker yang diarahkan ke perut.

Jika kanker usus besar berkembang, banyak pengobatan yang dapat membantu mengendalikannya. Pengobatan tersebut meliputi pembedahan, terapi radiasi, dan obat-obatan, seperti kemoterapi, terapi target, dan imunoterapi.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda