psikologi

Urutan Kelahiran Pengaruhi Kepribadian Anak

Melly Febrida Selasa, 13 Mar 2018 - 10.09 WIB
Urutan Kelahiran Pengaruhi Kepribadian Anak/ Foto: Thinkstock Urutan Kelahiran Pengaruhi Kepribadian Anak/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Saya punya tiga anak, Bun. Nah, mereka bertiga ini punya kepribadian yang beda-beda, meski saat ini mereka masih kecil-kecil. Hmm, ternyata urutan kelahiran bisa mempengaruhi kepribadian seseorang lho, Bun.

Penulis buku dan pakar parenting, Michael Grose, menuturkan urutan kelahiran berpengaruh terhadap anak-anak dan orang tua. Karena itu menurutnya, urutan kelahiran sangat besar dampaknya kepada individu.

"Kita mungkin tidak memperhitungkan urutan kelahiran karena itu bukan atribut yang jelas yang kita diskusikan. Mungkin kita bahkan tidak tahu urutan kelahiran teman kerja atau teman kita," kata Michael seperti dilansir ninehoney.

Anak sulung, terang Michael, biasanya punya banyak tekanan untuk melakukan sesuatu. Ketika adiknya lahir, anak sulung 'turun tahta' sehingga seolah adiknya menjadi pesaing.

Menurut TheStir, anak sulung umumnya sangat bertanggung jawab dan terkadang cenderung perfeksionis. Anak sulung sering kali dilihat sebagai versi mini dari orang tuanya karena mereka mendapat banyak perhatian dari ayah atau ibunya sebagai anak yang lahir pertama.



Beda lagi dengan anak bungsu nih, Bun. Michael menjelaskan anak bungsu sering kali jadi lebih punya banyak pengalaman karena mereka punya kecenderungan belajar sendiri. Ini beda dengan kakak tertuanya yang lebih sering mencari persetujuan orang tua.

TheStir mengungkapkan orang tua cenderung lebih membebaskan anak bungsu karena orang tua belajar dari pengalaman ketika memiliki anak sebelumnya. Inilah yang membuat anak bungsu cenderung lebih menarik, menyenangkan, dan mandiri.

Bagaimana dengan anak tengah? Michael mengatakan umumnya anak tengah rumit dan sering kali nggak bisa menghabiskan banyak waktu untuk orang tuanya. Namun menurut TheStir, anak tengah cenderung bersifat adil. Mereka lebih bisa memahami dan bekerja sama sebab mereka mendapat perhatian lebih sedikit dari orang tua.

Tak hanya itu, negosiasi dan keterampilan sosial untuk menetapkan masa depan yang cerah pun jadi nilai plus bagi anak tengah.

Meski urutan kelahiran berperan terhadap kepribadian, orang tua tetap jangan lupa memberikan anak cukup waktu untuk bermain. "Anak-anak sering menjadi orang dewasa mini, satu hal yang perlu kita lakukan adalah memastikan mereka menghabiskan waktu bersama anak-anak lain," tambah Michael.

Urutan anak juga sering kali terkait dengan preferensi anak kesayangan. Penelitian yang dipublikasi di Journal of Family Psychology tahun 2005 ini mengungkapkan 74 persen ibu dan 70 persen ayah dilaporkan memiliki perlakuan istimewa terhadap satu anak.

Para periset menduga bahwa si bungsu mendeteksi adanya bias anak sulung karena seorang kakak laki-laki atau kakak perempuan dianggap sebagai penentu pengalaman pertama. Demikian dikutip dari Huffington Post.

Nah, kalau Bunda nanti bertanya-tanya mengapa anak merespons sesuatu dengan cara tertentu, cobalah mengingat urutan kelahirannya. Jawabannya mungkin ada di sana. Karena kepribadian dan temperamen sering kali berpengaruh ketika anak merespons sesuatu.

(vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi