parenting
Anak Pertama Kali Punya HP di Usia 10 Tahun, Apakah Terlalu Cepat? Ini Temuan Studi
HaiBunda
Kamis, 05 Nov 2026 16:15 WIB
Di era modern ini, sudah banyak orang tua secara terbuka memberikan anaknya handphone (HP) di usia 10 tahun. Hal tersebut lantas memicu perdebatan di kalangan pendidik dan profesional, Bunda.
Sebagian menganggap usia tersebut sudah cukup untuk mengenal teknologi. Namun yang lainnya khawatir penggunaan HP terlalu dini dapat memengaruhi perkembangan anak hingga kesehatan mentalnya.
Baru-baru ini, sebuah studi menyoroti dampak penggunaan HP pada anak di usia 10 tahun. Dilansir laman She Know, studi yang diterbitkan di jurnal Pediatrics ini menganalisis 10.588 anak di Amerika Serikat (AS).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil studi mengungkap, sekitar sepertiga anak-anak sudah diberikan ponsel pintar pertama kali di usia 10 tahun. Menurut studi, anak yang sudah memiliki HP di usia dini atau pada usia 12 tahun, dikaitkan dengan kemungkinan lebih tinggi mengalami depresi, obesitas, dan kurang tidur.
Meskipun penelitian ini tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat, hal ini tetap dapat menjadi alasan bagi para orang tua untuk khawatir.
Temuan studi tentang dampak HP diberikan pada anak lebih cepat
Studi ini dipimpin oleh tim dari Children's Hospital of Philadelphia (CHOP) bekerja sama dengan tim dari University of California, Berkeley, and Columbia Universtiy. Para peneliti menggunakan data dari Studi Perkembangan Kognitif Otak Remaja (Adolescent Brain Cognitive Development (ABCD), yakni studi jangka panjang terbesar tentang perkembangan otak dan kesehatan anak di AS.
Mereka lalu membandingkan dua kelompok, yakni anak yang memiliki HP pada usia 12 tahun (6.739) dan mereka yang tidak (3.849). Hasil studi menemukan bahwa anak yang memiliki ponsel pada usia 12 tahun memiliki peluang 31 persen lebih tinggi mengalami depresi, peluang 40 persen lebih tinggi mengalami obesitas, dan peluang 62 persen mengalami kurang tidur.
Meski begitu, tidak ada bukti bahwa memiliki ponsel pada usia 12 tahun dapat menyebabkan risiko-risiko tersebut. Meski begitu, peneliti menemukan ada hubungan di antaranya.
"Temuan kami menunjukkan bahwa kita harus memandang ponsel pintar sebagai faktor penting dalam kesehatan remaja, dan mengambil keputusan untuk memberikan ponsel kepada anak harus hati-hati serta mempertimbangkan potensi dampaknya terhadap kehidupan dan kesehatan mereka," kata penulis utama studi dan psikiater anak, Ran Barzilay.
Perlu dicatat, studi ini disesuaikan dengan variabel demografis dan sosioekonomis, kepemilikan perangkat lain, perkembangan pubertas, dan pengawasan orang tua. Para peneliti tidak meneliti aktivitas spesifik smartphone mana yang berkontribusi pada hasil yang lebih buruk.
Meskipun demikian, mereka juga menemukan bahwa kepemilikan smartphone di usia yang lebih muda dikaitkan dengan risiko tambahan obesitas dan kurang tidur.
"Kami tidak mengklaim bahwa ponsel pintar merugikan kesehatan semua remaja," ujar Barzilay.
Pertimbangan memberikan anak HP
Sebagai orang tua, penting untuk memperhatikan sinyal kesehatan mental anak dan mempertimbangkan cara untuk mengurangi penggunaan HP. Berikut beberapa pertimbangan untuk memberikan anak HP:
- Anggaplah keputusan tentang penggunaan smartphone seperti keputusan tentang kesehatan. Orang tua perlu meninjau kembali secara berkala dan mempertimbangkan kedewasaan anak serta kemampuan keluarga untuk memantau penggunaannya.
- Jika Bunda ingin anak memiliki telepon terutama untuk keperluan logistik atau keamanan, maka pertimbangkan apakah perangkat yang lebih sederhana dapat memenuhi kebutuhan tersebut sebelum beralih ke ponsel pintar yang canggih.
- Buatlah rencana, dengan mendapatkan masukan dari anak, untuk menetapkan batasan dasar dan pengawasan orang tua terhadap penggunaan ponsel.
Demikian studi terbaru yang mengungkap dampak penggunaan HP pada anak berusia 10 hingga 12 tahun. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Mata Anak yang Suka Main HP Bisa Jadi Juling, Benarkah?
Parenting
Tontonan Baru! Serial Puppet Show DOMIKADO, Hiburan Edukatif & Fun untuk Anak
Parenting
Cara Sederhana Mengajari Si Kecil Menghitung Skala Peta
Parenting
Kurikulum 2022 Bakal Diganti, Lebih Fleksibel Bun
Parenting
6 Metode yang Dapat Digunakan untuk Menyelesaikan Rubik 3x3
7 Foto
Parenting
7 Potret Anak Artis Jago Olahraga Sejak Kecil, Salah Satunya Putra Sandra Dewi
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Alarm Kesehatan Mental Anak, Kemenkes Umumkan Ratusan Bocah Alami Gejala Depresi
Anak Pakai WhatsApp? Kini Orang Tua Bisa Pantau Aktivitasnya, Cek Fitur Barunya
Anak Kecanduan TikTok, Reels, dan YouTube Shorts? Kenali Dampaknya pada Mental