Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Apakah Anak Kecil Bisa Terkena Kanker Payudara? Ini Faktanya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 10 Oct 2026 16:20 WIB

Ilustrasi Anak dan Dokter
Apakah Anak Kecil Bisa Terkena Kanker Payudara? Ini Faktanya/ Foto: Getty Images/iStockphoto/eggeeggjiew
Daftar Isi
Jakarta -

Kanker payudara adalah penyakit di mana sel-sel abnormal di payudara tumbuh di luar kendali dan membentuk tumor. Jika tidak ditangani, tumor dapat menyebar ke seluruh tubuh dan berakibat fatal.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker payudara menyebabkan sekitar 694.000 kematian di seluruh dunia pada tahun 2024. Sekitar 80 persen kasus kanker payudara terjadi pada perempuan tanpa faktor risiko spesifik selain jenis kelamin dan usia.

Lantas, apakah anak kecil bisa terkena kanker payudara, Bunda?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kanker payudara pada anak

Dilansir Medical News Today, kasus pada anak-anak lebih jarang terjadi, namun bukan berarti tidak mungkin ya, Bunda. Menurut ilmuwan di University of Pittsburgh School of Nursing, Dr. Teresa Hagan Thomas, jenis yang paling umum pada anak-anak adalah kanker payudara sekretori (secretory breast cancer), yang terutama menyerang anak perempuan.

"Kondisi ini memiliki prognosis yang baik bila dideteksi sejak dini oleh dokter dan ditangani dengan tepat," kata Thomas.

Meskipun kanker payudara risikonya meningkat seiring bertambahnya usia, anak-anak dapat mengalami benjolan payudara non-kanker yang disebut fibroadenoma. Benjolan ini bersifat jinak dan biasanya tidak menimbulkan gejala, namun tetap memerlukan pemantauan. Pada kasus yang jarang terjadi, benjolan ini dapat mulai tumbuh dan berkembang menjadi kanker.

"Sering kali, ketika anak-anak memiliki tumor pada jaringan payudara, tumor tersebut bukanlah kanker, tapi merupakan jenis yang dikenal sebagai fibroadenoma," ungkap dokter spesialis anak Mia Armstrong, MD.

"Fibroadenoma bersifat jinak dan tidak menimbulkan gejala. Anak-anak dengan fibroadenoma tetap perlu dipantau," sambungnya, dikutip dari Healthline.

Penyebab dan faktor risiko kanker payudara pada anak

Sel-sel kanker di payudara dapat menyebabkan kanker payudara pada anak-anak. Penyebabnya bisa beragam dan sering kali tidak diketahui.

Dalam banyak kasus, sel kanker yang ditemukan di payudara kemungkinan besar berasal dari kanker di bagian tubuh lain. Hal ini dapat terjadi akibat beberapa jenis kanker yang lebih umum ditemukan pada anak-anak, antara lain leukemia, sarkoma jaringan lunak, atau limfoma.

"Jika salah satu dari jenis kanker ini menyebar ke jaringan payudara anak, hal tersebut dapat menyebabkan kanker payudara," ungkap Armstrong.

Banyak anak yang mengidap kanker payudara juga memiliki riwayat kanker lain, namun hal ini tidak selalu terjadi. Meskipun tidak ada cara untuk memprediksi kanker payudara pada anak secara 100 persen akurat, terdapat beberapa faktor risiko yang telah diketahui.

Faktor-faktor risiko tersebut meliputi:

  • Riwayat pengobatan radiasi pada dada atau payudara untuk jenis kanker lain.
  • Orang tua atau saudara kandung yang pernah mengidap kanker payudara.
  • Perubahan genetik (mutasi) yang diturunkan pada gen BRCA1, BRCA2, atau gen lain yang dapat menyebabkan kanker payudara.

Tanda kanker payudara pada anak

Kanker payudara pada anak merupakan kondisi yang jarang terjadi, dan banyak gejalanya dapat disebabkan oleh kondisi lain yang tidak terlalu serius. Namun, anak mungkin mengalami gejala yang perlu segera diperiksa oleh tenaga medis profesional.

Berikut beberapa tanda atau gejala kanker payudara pada anak yang perlu Bunda ketahui:

  • Muncul benjolan di ketiak, di sekitar puting, atau di bagian mana pun pada area payudara.
  • Perubahan bentuk pada area payudara yang tidak berkaitan dengan masa pubertas atau kenaikan berat badan.
  • Kulit pada atau di sekitar payudara tampak tidak rata, berlesung pipit, atau berkerut.
  • Kulit pada atau di sekitar payudara tampak kemerahan, bersisik, gatal, atau bengkak.
  • Puting tertarik ke dalam (inversi puting).
  • Keluarnya darah atau cairan lain dari puting.

Penanganan kanker payudara pada anak

Penanganan kanker payudara pada anak bervariasi dan bergantung pada jenis tumor atau kanker yang diidapnya. Anak-anak dengan fibroadenoma jinak biasanya tidak memerlukan pengobatan.

Sebaliknya, mereka akan dipantau secara cermat untuk melihat adanya perubahan yang perlu diwaspadai, seperti perubahan ukuran atau karakteristik benjolan. Dalam banyak kasus, fibroadenoma akan menghilang dengan sendirinya tanpa pengobatan apa pun.

Sementara itu, anak-anak dengan kanker payudara ganas memerlukan pengobatan. Mereka akan mendapatkan perawatan dari tim onkologi anak.

Ada beberapa jenis penanganan pada kasus kanker ganas, seperti terapi radiasi, operasi pengangkatan tumor, terapi obat, dan terapi yang bergantung pada kondisi kesehatan anak secara keseluruhan.

Demikian serba-serbi tentang kanker payudara pada anak yang perlu Bunda ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda