Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

25 Contoh Teks Argumentasi Berbagai Tema Beserta Strukturnya

Elia Amaliana   |   HaiBunda

Rabu, 14 Oct 2026 16:00 WIB

Kata sifat Bahasa Indonesia
Contoh teks argumentasi/ Foto: Getty Images/PonyWang
Daftar Isi

Teks argumentasi merupakan teks yang berisi pendapat atau gagasan penulis yang disertai alasan dan bukti untuk meyakinkan pembaca. Jenis teks ini sering digunakan untuk berbagai persoalan di kehidupan sehari-hari.

Topik yang dibahas dalam teks argumentasi pun beragam mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kehidupan sosial. Agar lebih mudah dipahami, berikut definisi, struktur, hingga contoh teks argumentasi yang bisa dipelajari.

Mengenal teks argumentasi

Kata argumentasi berarti ‘alasan’. Jadi, teks argumentasi adalah teks yang memberikan alasan kuat dan meyakinkan. Maka dari itu, isi dalam teks berisikan data berupa fakta akurat untuk mendukung, memperkuat, atau mengklarifikasi kebenaran yang disampaikan seseorang. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Dasar teks argumentasi adalah berpikir kritis dan logis. Oleh karena itu, Teks argumentasi dapat dilihat dari ciri-ciri, jenis, dan struktur penulisannya sendiri. Teks argumentasi sering menggunakan penalaran sebab-akibat, artinya menyampaikan akibatnya terlebih dahulu, kemudian dicari sebabnya.

Struktur teks argumentasi

Selain memahami pengertian dari teks argumentasi, penulis juga perlu memahami struktur teks argumentasi agar memuat tulisan yang baik dan benar. Berikut struktur teks argumentasi yang dikutip dari Buku Teks Argumentasi karya Dra. Rosmawati Harahap, M.Pd., Ph.D.

1. Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan, teks argumentasi memuat dasar dari sebuah argumentasi atau sebuah argumen yang akan disampaikan oleh penulis. Pada bagian ini, penulis harus membuatnya menarik agar bisa menarik perhatian para calon pembaca.

2. Badan Argumen

Pada bagian badan argumen memuat tulisan yang berisikan pada upaya untuk membuktikan dan memperkuat argumen yang telah disampaikan di pendahuluan. Tulisan harus berdasarkan pada fakta dan data yang logis. Maka dari itu, penulisan pada bagian ini harus disusun dengan baik dan menyertakan hasil analisis dari observasi, eskperimen, hasil penelitian, atau pola pikir yang logis. Dengan begitu, akan menghasilkan kesimpulan yang logis.

3. Kesimpulan

Pada bagian kesimpulan berisikan tentang hasil dari penelitian atau untuk menunjukkan bahwa gagasan yang diberikan sesuai dengan data. Tulisan pada bagian kesimpulan disampaikan melalui proses penalaran yang bisa diterima secara logis. Dapat mencakup isi dari keseluruhan bacaan dengan hanya memasukkan inti dan hasilnya.

25 Contoh teks argumentasi berbagai tema

Berikut contoh teks argumentasi dari berbagai tema yang bisa jadi referensi yang dikutip dari laman resmi detikcom.

1. Diversifikasi untuk Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan sangat penting untuk diperkuat sekarang ini. Tingginya tingkat ketergantungan pada beras sebagai sumber karbohidrat utama menjadi bangsa ini cukup rentan dalam kedaulatan pangan. Data menunjukkan tingkat konsumsi beras mencapai 94,9 kg per tahun dengan total kebutuhan mencapai 29,6 juta ton per tahun. Konsumsi ini membuat Indonesia tidak dapat terhindar dari upaya impor beras.

Produksi beras memang lebih tinggi daripada kebutuhan, tetapi pemerintahan butuh impor untuk mengendalikan harga di pasaran. Dari data pada 1954, komposisi karbohidrat dalam struktur menu bangsa Indonesia menunjukkan proporsi beras hanya 53,5 persen. Sisanya dipenuhi dari ubi kayu (22,6 persen), jagung (18,9 persen), dan kentang (4,99 persen).

Akan tetapi, kondisi itu terus berubah pada era Orde Baru. Pada akhir 80-an, proporsi beras semakin dominan mencapai 81,1 persen, sisanya ubi kayu (10,02 persen) dan jagung (7,82 persen). Orde baru mendorong penyeragaman konsumsi beras di Indonesia sehingga membuat makanan pokok lokal terabaikan.

Kini, pemerintah berupaya untuk mengembalikan keragaman pangan melalui Gerakan Diversifikasi Pangan yang dipelopori Kementerian Pertanian. Gerakan ini serentak dimulai 34 provinsi di seluruh Indonesia sebagai antisipasi krisis pangan. Selain itu, gerakan ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan konsumsi beras dan alternatif pangan sebagai sumber karbohidrat lokal non beras. Dengan demikian, konsumsi pangan lokal sebagai sumber karbohidrat lain diharapkan terus meningkat.

Kementerian Pertanian mengajak seluruh gubernur dan bupati/wali kota bersinergi menguatkan gerakan diversifikasi pangan ini untuk menguatkan ketahanan pangan. Hal ini ditindaklanjuti dengan gerakan di sejumlah daerah yang mengeluarkan kebijakan sehari tanpa nasi. Akan tetapi, kebijakan itu tidak pernah efektif dilaksanakan. Perlu keteladanan dari kepala daerah untuk mulai memelopori mengonsumsi pangan lokal.

Upaya diversifikasi pangan lokal ini ditargetkan menurunkan konsumsi beras dari 94,9 kg per kapita per tahun menjadi 85 kg per kapita per tahun pada 2024. Selain itu, upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan UMKM pangan sebagai penyedia pangan lokal.

Namun, upaya ini tentu tidak mudah. Membalikkan persepsi masyarakat untuk mengganti beras dengan komoditas lain harus diikuti dengan kebijakan dan aksi kampanye yang masif. Pemerintah tidak bisa tiba-tiba memaksakan kebijakan diversifikasi pangan jika produksi pangan lokal, seperti umbi umbian, di setiap wilayah belum bisa ditingkatkan.

Ketersediaan bahan baku yang terbatas dan harga yang kurang kompetitif dibanding dengan komoditas pangan utama, yakni beras masih menjadi kendala terbesar. Sinergi dari semua pihak untuk mengangkat produk pangan lokal selain beras memang harus sudah mulai dilaksanakan dengan segera di 34 provinsi di Indonesia.

2. Kurikulum 2013

Peran pendidikan sangat penting untuk memajukan sebuah bangsa. Setiap warga Indonesia berhak memperoleh pendidikan. Sistem pendidikan Indonesia sekarang sedang menjalankan Kurikulum 2013. Kurikulum ini memuat pendidikan karakter yang melibatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Akan tetapi, terdapat beberapa sekolah yang belum menjalankan Kurikulum 2013 secara optimal.

Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat belum benar-benar memahami pelaksanaan Kurikulum 2013. Faktor penyebabnya dapat berasal dari fasilitas yang belum memadai dan sekolah belum siap menjalankan Kurikulum 2013. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi mengenai Kurikulum 2013 agar terlaksana dengan baik sesuai dengan tujuan pemerintah.

3. Talas

Talas adalah tumbuhan yang menghasilkan umbi-umbian yang penting sebagai sumber karbohidrat. Umbi tersebut dapat menggantikan nasi dalam konsumsi makanan. Talas dapat diolah dengan berbagai cara termasuk dikukus, direbus, digoreng, dipanggang, atau digunakan sebagai bahan untuk membuat tepung, bubur, dan berbagai jenis kue.

Di beberapa daerah di Indonesia, seperti Kepulauan Mentawai dan Papua, talas menjadi makanan pokok karena kondisi tanah yang tidak mendukung pertumbuhan padi. Di tempat seperti Jawa dan beberapa wilayah lainnya, umbi talas sering digoreng atau dikukus untuk dinikmati sebagai cemilan. Bagian daun dan tangkai talas yang masih muda dapat digunakan sebagai sayuran.

Contohnya di Jawa Barat, terdapat hidangan sayur lompong yang menggunakan pucuk dan tangkai talas yang masih muda sebagai bahan utama. Daun talas muda atau tua, dapat dimanfaatkan sebagai pakan untuk ikan gurame. Selain itu, semua bagian tn talas, termasuk daun, tangkai daun, dan umbinya, dapat digunakan sebagai campuran pakan untuk ternak, terutama babi. Talas memiliki rasa manis, pedas, dan sifatnya yang cenderung netral. Umbinya memiliki sifat anti radang dapat membantu mengurangi bengkak pada orang yang mengonsumsinya.

4. Keunggulan Sagu

Salah satu pangan lokal Indonesia yang memiliki potensi sebagai alternatif makanan pokok pengganti beras adalah sagu. Sagu dinilai dapat membantu menopang persoalan pangan dan energi di Indonesia.

Sagu telah lama menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di sebagian besar wilayah Indonesia Timur, khususnya Maluku dan Papua. Sebagai makanan pokok, sagu banyak tumbuh di hutan atau lingkungan sekitar tempat mereka hidup. Tidak hanya sebagai makanan pokok, tetapi juga sebagai bahan baku industri. Sagu bisa dijadikan tepung, minyak, dan papan sagu. Pohon sagu dapat tumbuh hingga mencapai 30 meter. Dari satu pohon saja dapat menghasilkan 150-300 kilogram bahan baku tepung sagu.

Kandungan nutrisi terbanyak di dalam sagu adalah karbohidrat murni. Karbohidrat ini masuk dalam kategori makronutrien yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak untuk bahan energi dan fungsi otak. Sagu mengandung nutrisi seperti 355 kalori, 85,6 persen karbohidrat, 5 persen serat, 0,5 gram protein/100 gram sagu hingga rendah kadar gula dan lemak.

Manfaatnya bisa sebagai sumber energi, mencegah diabetes, memperlancar sistem pencernaan, meningkatkan kesehatan tulang dan sendi, menjaga suhu tubuh, hingga dimanfaatkan untuk kesehatan kecantikan. Dengan berbagai keunggulan tersebut, sagu layak menjadi makanan pokok bagi masyarakat Indonesia.

5. Kandungan jagung

Jagung (Zea mays) merupakan salah satu tumbuhan pangan yang memiliki peran signifikan dalam sektor pertanian dan penyediaan makanan. Jagung merupakan sumber utama karbohidrat yang memberikan energi yang penting bagi manusia. Produk olahan dari jagung, seperti nasi jagung atau jagung rebus, menjadi alternatif yang kaya serat untuk pangan karbohidrat.

Selain itu, jagung mengandung beragam nutrisi penting seperti vitamin B kompleks, vitamin E, serta mineral seperti magnesium dan fosfor. Jagung juga mengandung senyawa antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin, yang memberikan manfaat khusus untuk kesehatan mata. Melalui kontribusinya terhadap gizi dan kesehatan manusia, jagung memiliki peran yang tidak dapat digantikan dalam pola makan kita.

6. Beras singkong

Beras singkong adalah salah satu makanan yang memiliki banyak manfaat dan seharusnya lebih sering dikonsumsi oleh masyarakat. Beras singkong memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita. Pertama-tama, beras singkong kaya akan serat. Serat sangat penting untuk menjaga pencernaan yang sehat dan mencegah masalah seperti sembelit.

Dengan mengonsumsi beras singkong secara teratur, kita dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan kita dengan baik. Selain itu, beras singkong juga rendah lemak dan kalori. Bagi mereka yang ingin menjaga berat badan, mengganti beras biasa dengan beras singkong bisa menjadi pilihan yang baik.

Dengan mengonsumsi beras singkong, kita dapat mengurangi asupan lemak dan kalori yang dapat menyebabkan penambahan berat badan. Beras singkong juga diketahui memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan berperan dalam melawan radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker dan penyakit jantung. Dengan mengonsumsi beras singkong, kita dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan jantung kita.

Selain itu, beras singkong juga mudah dicerna oleh tubuh. Bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan atau sensitivitas terhadap beras biasa, beras singkong bisa menjadi alternatif yang baik. Karena mudah dicerna, kita dapat menghindari masalah seperti gangguan pencernaan atau perut kembung setelah mengonsumsinya.

Dalam kesimpulan, beras singkong adalah makanan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan kita. Kandungan serat, rendah lemak dan kalori, tinggi antioksidan, serta kemudahan dicerna adalah beberapa alasan mengapa beras singkong seharusnya lebih sering dikonsumsi oleh masyarakat. Mari kita jaga kesehatan tubuh kita dengan mengkonsumsi beras singkong secara rutin.

7. Kentang

Dalam upaya untuk menjalani gaya hidup sehat, kita harus bijak dalam memilih jenis makanan yang kita konsumsi. Salah satu aspek yang harus kita pertimbangkan adalah pilihan makanan pokok.

Meskipun nasi sering menjadi pilihan makanan pokok yang umum dikonsumsi di berbagai budaya, saat ini kita memiliki berbagai alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti nasi, salah satunya adalah kentang. Kentang adalah salah satu opsi makanan pokok yang populer. Kentang mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan vitamin dalam jumlah yang cukup.

Karbohidrat kompleks yang terdapat dalam kentang memberikan sumber energi yang berkelanjutan dan membantu menjaga tingkat glukosa darah tetap stabil. Selain itu, serat yang ada dalam kentang mendukung kesehatan pencernaan yang baik.

8. Ubi jalar sebagai alternatif pangan

Ubi jalar dapat menjadi sumber pangan alternatif yang baik untuk masyarakat Indonesia. Ubi jalar dapat ditanam di berbagai jenis tanah dan iklim, sehingga dapat menjadi sumber pangan yang berkelanjutan. Ubi jalar juga dapat diolah menjadi berbagai macam makanan, sehingga dapat menjadi sumber pangan yang lebih beragam.

Ubi jalar dapat diolah menjadi berbagai macam makanan, seperti ubi jalar goreng, ubi jalar rebus, ubi jalar kukus, ubi jalar tumbuk, ubi jalar panggang, ubi jalar keju, ubi jalar isi, dan masih banyak lagi. Ubi jalar juga dapat diolah menjadi berbagai macam minuman, seperti susu ubi jalar, jus ubi jalar, dan teh ubi jalar.

9. Kesenjangan pendidikan di Indonesia

Pendidikan di Indonesia dewasa ini masih tertinggal dengan pendidikan dari negara-negara lain di dunia. Bahkan, Indonesia masih keok dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, dalam bidang pendidikan.

Hal ini dapat disaksikan dari banyaknya penduduk mereka yang memperoleh pendidikan sampai ke perguruan tinggi. Sementara di Indonesia, jumlah penduduk yang mendapatkan pendidikan saja masih jauh tertinggal dengan negara lain, apalagi di tempat-tempat tertinggal seperti NTB, NTT, Papua, dan masih banyak lagi tempat lainnya.

Ketertinggalan pendidikan di tempat-tempat tersebut disebabkan karena tidak meratanya pendidikan di Indonesia. Pemerintah cuma membangun fasilitas pendidikan di perkotaan, terkhusus di Pulau Jawa.

Tak cuma itu, terbatasnya jumlah guru yang ada di tempat tersebut ikut serta menjadi penyebab semakin jauhnya jalan masuk pendidikan yang ada di tempat tertinggal. Jadi, pendidikan di Indonesia justru makin tidak merata serta cenderung tertinggal sehingga belum sanggup bersaing dengan negara lain yang ada di dunia.

10. SMA atau SMK?

Mengambil keputusan untuk melanjutkan ke SMA tanpa pertimbangan yang matang akan berpotensi meningkatkan tingkat pengangguran, karena kurikulum di SMA tidak memberikan keterampilan yang relevan untuk dunia kerja.

Menurut pakar pendidikan, Iskandar, sudah saatnya masyarakat mengganti cara berpikir mereka agar siswa lulusan SMP tidak langsung mendaftar ke SMA secara impulsif. Bagi mereka yang memiliki bakat atau minat khusus dalam bidang profesi, sebaiknya memilih untuk masuk ke SMK. Iskandar juga memperingatkan tentang sejumlah risiko yang akan dihadapi oleh lulusan SMP yang memilih melanjutkan ke SMA tanpa pertimbangan yang tepat.

Contohnya, lulusan SMP yang tidak memiliki potensi atau minat di jalur akademik dan berusaha masuk ke SMA akan menghadapi kesulitan dalam mengikuti pelajaran di SMA. Ini dapat mengakibatkan ketidaklulusan dalam Ujian Akhir Nasional (UAN), yang pada gilirannya akan sulit untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

11. Kesenjangan pendidikan di Papua

Meskipun Indonesia memiliki kepulauan terbanyak dan beragam suku bangsa, masih ada wilayah-wilayah yang sulit dijangkau oleh kemajuan modern dan sistem pendidikan yang memadai. Contohnya, di Papua, yang merupakan pulau paling timur Indonesia, fasilitas pendidikan masih terbatas karena akses transportasi yang sulit dan kurangnya tenaga pengajar yang memadai.

Fakta ini terlihat dalam jumlah sekolah dasar negeri di Provinsi Papua yang hanya mencapai sekitar 1.627 sekolah. Angka ini bahkan tidak mencapai setengah dari jumlah sekolah dasar yang ada di DKI Jakarta, yang mencapai 2.951 sekolah. Kesenjangan pendidikan yang signifikan ini menjadikan Provinsi Papua masih tertinggal jauh dibandingkan dengan kota-kota besar di Indonesia.

12. Sukun sebagai pilihan makanan bagi penderita diabetes

Sukun memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya dalam membantu kadar gula darah. Kandungan seratnya dapat memperlambat penyerapan gula sehingga kadar gula darah lebih stabil.

Selain itu, sukun memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis. Karena itu, sukun dapat menjadi bahan makanan bagi penderita diabetes. Dengan berbagai manfaat tersebut, sukun dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan sehari-hari. Namun, cara mengolah dan jumlah konsumsinya tetap perlu diperhatikan.

13. Kemarau panjang

Musim kemarau pada tahun ini adalah kemarau terparah dalam kurun tujuh tahun terakhir. Hujan tidak turun selama lima bulan mengakibatkan tanah dan sumber air menjadi kering.

Menurut BMKG, tahun ini hujan diprediksi akan turun pada bulan depan. Jika hal itu terjadi, maka bisa dipastikan bahwa kemarau tahun ini bukanlah kemarau yang biasa, dikarenakan terjadi selama enam bulan.

Sedangkan menurut data yang disampaikan oleh BMKG tahun lalu, kemarau hanya terjadi selama 4 bulan. Dengan demikian, petani banyak yang merugi karena gagal panen karena tidak ada air yang mengairi sawah mereka.

14. Pesawat tua di Indonesia

Dua tahun terakhir, terhitung semenjak Boeing B-737 milik perusahaan penerbangan Aloha Airlines kecelakaan, berita pesawat tua mencuat ke permukaan. Hal ini mampu dimaklumi karena pesawat yang badannya koyak sepanjang empat meter itu telah dioperasikan lebih dari 19 tahun. Hal ini membuat orang beralasan dan cemas terbang menggunakan pesawat berusia tua.

Di Indonesia, lebih mengejutkan, menurut data statistik ada 60 persen pesawat yang beroperasi merupakan pesawat tua. Apakah aman? Kalau memang aman, kemudian bagaimana cara merawatnya dan seberapa biayanya sebagai akibat perawatan pesawat tua tersebut? Untuk menaikkan perekonomian negara, kita wajib menaikkan pembangunan pada bidang industri penerbangan.

15. Penyebab perilaku menyimpang remaja

Perilaku remaja sekarang ini telah menyimpang jauh dari nilai-nilai moral yang berlaku di masyarakat. Budaya-budaya yang masuk tersebut dinilai contoh kehidupan yang baik dan dijadikan suatu kebiasaan baru oleh kalangan remaja sekarang ini. Hal ini patut disayangkan karena perilaku yang ditiru adalah perilaku buruk dari budaya barat tersebut, misalnya seks bebas, narkoba dan lain sebagainya.

Faktor kedua yakni kurangnya pengetahuan akan ilmu agama oleh para remaja. Padahal, ilmu agama sangat penting dan bermanfaat, karena dapat mengontrol diri untuk menghindari suatu perbuatan yang tercela. Poin yang terakhir adalah kurangnya pengawasan dari orang tua. Orang tua sangat bertanggung jawab terhadap perilaku dan pergaulan anak-anaknya.

Orang tua yang kurang peduli dengan anaknya bisa mengakibatkan mereka merasa tidak disayangi sehingga mencari rasa sayang itu di luar keluarga yang cenderung mengarah ke dalam negatif dan tentunya bersifat semu, seperti minum alkohol, club malam, narkoba dan bahkan seks bebas. Akibatnya perilaku para remaja saat ini tidak mencerminkan budaya luhur bangsa kita dengan nilai dan norma yang ada.

16. Krisis air bersih di Afrika Selatan

Para relawan dari UNICEF merasa keheranan dengan kondisi masyarakat lapisan bawah Afrika Selatan yang banyak menderita tumor dengan ukuran yang sangat besar. Penderita tumor berasal dari segala umur dengan gejala yang berbeda-beda. Para relawan mencoba membatu para penderita tumor menyadari bahwa harus dicari apakah sebab sesungguhnya dari tumor tersebut.

Setelah melalui studi yang panjang, ternyata tumor tersebut tumbuh akibat mengonsumsi air kotor dalam waktu yang panjang. Hal ini didukung dengan fakta para penderita tumor kebanyakan berasal dari desa yang mengalami krisis air, sehingga mereka terpaksa bertahan hidup dengan meminum air lumpur yang kotor.

Dengan begitu, untuk menangani pertumbuhan tumor yang cepat dan penyebarannya yang luas, krisis air bersih di Afrika Selatan harus terlebih dahulu ditangani. Masyarakat berhak mendapatkan air bersih, tidak hanya untuk hari ini, melainkan untuk kesehatan mereka di masa depan.

17. Rokok kesehatan

Rokok mengandung banyak sekali zat yang berbahaya dan sebenarnya sangat mematikan, meski memang memberikan efek yang nikmat. Ada banyak zat racun yang ada di rokok, satu di antaranya zat aseton, yang biasa dipakai dalam pembersih kuku.

Rokok memiliki zat adiktif juga, sehingga orang yang mengonsumsinya akan ketagihan dan tidak bisa berhenti. Kandungan racun yang masuk terus menerus ke tubuh bisa merusak tubuh secara perlahan dan menyebabkan kematian.

Rokok yang terbakar itu akan menghasilkan karbon monoksida, yang merupakan gas yang sangat beracun. Biasanya gas seperti ini muncul dari kendaraan bermotor sehingga merokok sama dengan menghisap asap knalpot dari kendaraan bermotor.

18. Kasus COVID-19

Jumlah kasus infeksi virus corona di Indonesia kian meningkat. Bertambahnya jumlah kasus ini membuat angka infeksi Covid-19 di Indonesia menembus angka 1 juta. Sudah seharusnya kita lebih patuh terhadap protokol kesehatan yang telah ditentukan Pemerintah Indonesia.

Protokol kesehatan ini ditujukan untuk mencegah penularan virus corona dan meminimalisir bertambahnya angka kasus infeksi. Protokol kesehatan tersebut meliputi menggunakan masker, rajin mencuci tangan, serta wajib menjaga jarak.

Hal ini bukanlah hal yang mudah, karena bukan merupakan suatu kebiasaan untuk kita semua. Namun, kita harus bekerja lebih keras lagi untuk selalu mengingatkan diri sendiri, orang di sekitar kita, serta orang lain untuk terus menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi penambahan kasus dan pandemi segera berakhir.

Pertambahan kasus ini bukan hanya menjadi momen yang paling menyedihkan. Namun, juga untuk menjadi pengingat agar kita senantiasa menjalankan protokol kesehatan.

19. Amerika Serikat juara umum Olimpiade Tokyo 

Negeri Paman Sam kembali membuat sejarah dengan menjadi juara umum untuk Olimpiade Tokyo 2020. Sebelumnya, negara tersebut secara berturut-turut mendapat penghargaan serupa pada Olimpiade London 2021 dan Olimpiade Rio 2016.

Kemenangan mutlak itu didapatkan oleh Amerika Serikat setelah tim voli meraih medali emas yang ke-39. Dengan tambahan medali itu mengantarkan Negeri Paman Sam atau Amerika Serikat yang kita tahu ada di posisi pertama.

20. Kasus kecelakaan di jalan raya

Banyaknya jumlah kasus kecelakaan di jalan raya tahun ini bahkan terus meningkat. Menurut data kepolisian, tahun kemarin jumlah kasus kecelakaan mencapai 4.500 kasus, dibandingkan dengan tahun ini yang telah mencapai 5.300 kasus pada hari setelah Lebaran, sehingga dipastikan akan semakin bertambah.

Dari 5.300 kasus, presentasi yang paling banyak adalah kendaraan bermotor. Meningkatnya angka kecelakaan ini karena pemudik lebih banyak menggunakan kendaraan sepeda motor.

21. Misteri parangritis

Pantai Parangtritis memiliki keindahan eksotis yang membuat wisatawan ramai berkunjung, tetapi juga sebagian masyarakat Indonesia masih menganggap Pantai Parangtritis mempunyai nuansa mistis.

Banyaknya korban tenggelam di Pantai Parangtritis dianggap sebagai permintaan Ratu Pantai Selatan sebagai tumbal. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut.

Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan. Jadi, banyaknya korban tenggelam tidak ada kaitannya sama sekali dengan anggapan para masyarakat.

22. Belajar perjuangan dari seekor kupu-kupu

Dalam kehidupan kita harus senantiasa bersabar dan tetap berusaha. Karena kehidupan layaknya seekor kupu-kupu. Saat lahir ia hanyalah ulat kecil yang dipandang menjijikkan. Ia tidak bisa berjalan, hanya merayap untuk mendapatkan makanan. Namun ulat tidak pernah putus asa, ia terus bertahan hidup walau diminati oleh banyak predator. Setelah berusaha sekuat tenaga, ia tinggal bersabar di dalam kepompong.

Merasakan jerih payahnya yang mengubah dirinya sedikit-demi sedikit hingga menjadi kupu-kupu yang cantik. Ulat yang telah menjadi kupu-kupu bisa terbang kemanapun yang ia mau, semua orang yang dulu memandangnya jijik pun berubah kagum. Begitu pula dengan kehidupan, kita harus senantiasa berusaha, sabar, dan berhenti walau dipandang buruk oleh orang lain. Berfokus untuk merubah diri menjadi lebih baik dan tetap sabar menghadapi kehidupan adalah kunci kesuksesan.

23. Dampak pembabatan hutan bakau

Sepuluh tahun yang lalu, hutan bakau dibabat habis-habisan. Lahan bekas hutan bakau itu disulap menjadi tambak-tambak udang windu. Memang, pengusaha udang windu pada waktu itu memperoleh keuntungan besar karena harganya sangat mahal di luar negeri.

Akan tetapi, setelah barang dagangan itu tidak laku di pasaran internasional, para pengusaha kembali ke kota, meninggalkan kerusakan lingkungan. Laut tercemar karena hutan bakau yang menyaring limbah yang masuk ke laut tidak ada lagi. Sekarang, puluhan ribu nelayan sulit menghidupi keluarganya karena tidak ada ikan yang dapat ditangkap di tepi pantai.

24. Kenaikan BBM bebani masyarakat kecil

Kenaikan BBM ini sangat meresahkan dan menyulitkan masyarakat, terutama masyarakat kecil. Bagi masyarakat yang mampu mungkin itu tidak akan menjadi masalah, tetapi bagi masyarakat kecil, hal ini akan berakibat fatal.

Biaya hidup mereka akan lebih besar, padahal kemampuan mereka sangat minim. Kondisi sebelum BBM naik saja sudah kembang kempis, apalagi setelah BBM naik, mungkin mereka hanya bisa makan pagi. Bahkan, mungkin banyak yang kelaparan secara terselubung.

25. Dampak eksploitasi minyak bumi

Udara di kota-kota industri sangat kotor dengan banyaknya asap hitam hasil pembakaran di pabrik-pabrik. Udara makin panas sehingga menyebabkan berbagai dampak lingkungan hidup. Es di kutub selatan dan di Greenland mulai mencair. Itulah berbagai akibat yang terjadi karena eksploitasi besar-besaran minyak bumi.

Itulah 25 contoh teks argumentasi yang bisa jadi referensi. Semoga membantu, Bunda.

 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda