Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Ketahui 7 Jenis Sayuran untuk MPASI Pertama Bayi dan Manfaatnya

Kinan   |   HaiBunda

Selasa, 06 Oct 2026 09:20 WIB

baby girl eating broccoli,carrot vegetable first time at home
Ilustrasi/Foto: Getty Images/M-image
Daftar Isi
Jakarta -

Sayuran untuk MPASI pertama bayi perlu dipilih dan diolah dengan baik agar manfaatnya optimal. Apa saja jenis-jenis sayuran yang bisa Bunda berikan?

Memasuki usia 6 bulan, bayi mulai membutuhkan makanan pendamping ASI atau MPASI untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian yang semakin meningkat. 

Sayuran pun menjadi salah satu bahan makanan yang dapat mulai diperkenalkan sejak tahap awal MPASI. Hal ini karena mengandung beragam vitamin, mineral, dan serat yang baik bagi tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Namun hal yang perlu diingat, selain dari tekstur Bunda juga perlu memperhatikan cara pengolahannya. Nah, apa saja jenis sayuran untuk MPASI pertama bayi dan bagaimana manfaatnya?

Manfaat sayur untuk MPASI

Berdasarkan pedoman WHO (World Health Organization), buah dan sayuran bisa diberikan pada anak-anak sebagai bagian dari pola makan beragam. Berikut beberapa manfaat sayuran dalam menu MPASI:

1. Salah satu sumber vitamin dan mineral

Sayuran mengandung berbagai mikronutrien, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, folat, serta kalium. Kandungan tersebut penting bagi fungsi tubuh, termasuk sistem imun, kesehatan mata, dan metabolisme.

2. Memenuhi kebutuhan serat

Serat dari sayuran dapat mendukung kesehatan sistem pencernaan. Meski demikian, tekstur dan jumlah sayuran perlu disesuaikan dengan usia dan kemampuan makan bayi.

3. Memperkenalkan beragam rasa dan tekstur

Ada berbagai jenis warna, rasa, dan tekstur sayuran yang bisa dicoba oleh bayi pada masa awal MPASI. Bunda pun bisa coba memperkenalkan berbagai varian sayur untuk menu Si Kecil. 

Cara mengolah sayur untuk MPASI

Supaya kandungan gizi dan keamanan makanan tetap terjaga, perhatikan cara mengolah sayuran untuk bayi yang tepat. Berikut penjelasannya:

1. Cuci sayuran sebelum diolah

Cuci bersih sayuran menggunakan air mengalir untuk membantu menghilangkan kotoran yang menempel. Pastikan tangan, peralatan masak, dan wadah makanan yang digunakan juga bersih.

2. Pilih metode memasak yang sesuai

Sayuran dapat dikukus, direbus dengan sedikit air, atau dimasak hingga lunak. Kukus atau rebus sampai teksturnya cukup lembut untuk dihaluskan atau dilumatkan sesuai tahap perkembangan bayi.

3. Sesuaikan tekstur dengan usia bayi

Pada awal MPASI, sayuran dapat disajikan dalam bentuk puree atau diparut, lalu dicampur ke dalam bubur. Nanti seiring bertambahnya usia dan kemampuan makan, tekstur dapat ditingkatkan secara bertahap menjadi lebih kasar.

Padukan dengan sumber protein hewani seperti telur, ikan, ayam, atau daging, serta sumber karbohidrat dan lemak sesuai kebutuhan bayi.

Kapan bayi mulai boleh makan sayur?

Secara umum, bayi mulai diperkenalkan dengan sayuran ketika berusia sekitar 6 bulan, bersamaan dengan dimulainya pemberian MPASI.

Namun, usia bukan satu-satunya pertimbangan. Bunda juga perlu memastikan bayi sudah menunjukkan tanda-tanda kesiapan makan seperti:

  • Kepala sudah dapat ditegakkan dengan baik
  • Dapat duduk dengan bantuan
  • Menunjukkan ketertarikan ketika melihat orang lain makan
  • Mencoba meraih makanan

Jenis-jenis sayuran untuk MPASI dan manfaatnya

Setiap jenis sayur memiliki kandungan vitamin dan mineral yang berbeda-beda. Berikut contoh jenis sayuran untuk MPASI pertama bayi dan manfaatnya:

1. Wortel

Wortel memiliki rasa alami yang cenderung manis dan tekstur yang cepat lunak setelah dimasak, sehingga cocok menjadi salah satu pilihan sayuran untuk pengenalan makanan.

Sayuran ini mengandung betakaroten, yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Ada juga kandungan serat, kalium dan vitamin K.

2. Brokoli

Brokoli mengandung zat gizi seperti vitamin C, vitamin K, folat, serat, dan kalium. Sayuran ini dapat diperkenalkan dalam menu MPASI untuk menambah variasi rasa dan zat gizi.

Cara memasaknya, kukus brokoli sampai lunak lalu cincang halus. Pastikan batang yang keras tidak disajikan dalam potongan besar, karena berisiko menyebabkan tersedak.

3. Bayam

Bayam juga dapat menjadi pilihan sayuran hijau untuk MPASI karena mengandung folat, vitamin K, dan sejumlah mineral yang penting untuk tubuh.

Beberapa kandungan utamanya antara lain folat, vitamin K, vitamin A, vitamin C dan zat besi dalam jumlah tertentu.

Folat mendukung pembentukan sel, sedangkan vitamin K berperan dalam proses pembekuan darah dan kesehatan tulang.

4. Labu kuning

Labu kuning memiliki tekstur lembut setelah dimasak dan rasa manis alami, yang biasanya disukai oleh bayi. Kandungan gizi utama labu kuning di antaranya beta-karoten, vitamin C, kalium, dan serat.

Kukus atau rebus labu hingga empuk, lalu haluskan. Labu kuning dapat dicampur dengan bubur nasi, kentang, atau protein hewani lainnya.

5. Kembang kol

Kembang kol masih satu jenis dengan brokoli, sehingga dapat menjadi alternatif sayuran untuk memperkenalkan rasa serta tekstur baru pada Si Kecil. Sayuran ini mengandung vitamin C, vitamin K, folat, serat dan kolin.

Vitamin C baik bagi fungsi kekebalan tubuh, sedangkan folat diperlukan dalam proses pembentukan sel. 

6. Buncis

Buncis mengandung sejumlah vitamin, mineral, dan serat. Termasuk di antaranya vitamin C, vitamin K, folat, mangan, dan serat.

Untuk MPASI, pilih buncis yang segar, buang bagian ujung dan serat kerasnya, kemudian masak hingga lunak. Haluskan atau cincang halus sesuai tahap perkembangan bayi.

7. Tomat

Dikutip dari Healthline, tomat memiliki kandungan air yang cukup tinggi. Ada juga zat gizi seperti vitamin C dan vitamin A yang baik untuk kesehatan Si Kecil.

Pilih tomat yang matang dan tidak busuk, lalu cuci bersih di bawah air mengalir sebelum diolah. Tomat bisa dikukus atau direbus hingga lunak, lalu sesuaikan teksturnya dengan usia dan kemampuan mengunyah bayi.

Menurut laman IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), masa MPASI bisa menjadi kesempatan untuk melatih keterampilan makan dan membangun kebiasaan makan sehat.

Pengenalan tekstur secara bertahap juga penting agar bayi belajar menerima berbagai bentuk makanan.

Itulah penjelasan tentang jenis-jenis sayuran untuk MPASI pertama bayi dan manfaatnya. Jangan lupa untuk selalu menyesuaikan penyajian menu MPASI dengan usia Si Kecil ya, Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda