parenting
Bayi Suka Bertingkah Aneh Seperti Tiba-tiba Menggigil atau Batuk? Ternyata Ini Alasannya
HaiBunda
Jumat, 09 Oct 2026 13:00 WIB
Daftar Isi
Terkadang bayi bisa sangat sulit ditebak. Si Kecil bisa saja bertingkah aneh di luar dugaan. Tiba-tiba seperti menggigil atau batuk-batuk, Bunda pernah menyaksikannya?
Sebagai orang tua baru, sangatlah wajar jika kita sangat peka terhadap setiap gerakan kecil, tangisan, atau ekspresi tak biasa yang ditunjukkan bayi. Banyak dari tanda-tanda ini bisa membingungkan atau bahkan mengkhawatirkan, terutama jika ini adalah pengalaman pertama kita mengurus bayi.
Padahal hal tersebut ternyata normal, Bunda. Sistem saraf mereka belum matang, mereka sama sekali belum memiliki pengalaman hidup, dan harus diakui kesadaran sosial mereka pun masih minim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi, wajar saja jika mereka melakukan hal-hal yang bagi orang tua terasa tidak masuk akal. Untuk mengetahui alasan di baliknya, simak penjelasan dari ahlinya berikut ini!
Alasan bayi bertingkah aneh seperti tiba-tiba menggigil
Sesaat yang lalu, bayi berbaring dengan tenang. Namun tiba-tiba, tubuhnya gemetar seperti menggigil. Apa yang sebenarnya terjadi? Menurut De Ann Davies, mantan direktur program tumbuh kembang anak di Phoenix Children’s Hospital, hal ini disebabkan oleh gangguan sesaat pada sistem saraf.
"Secara neurologis, kemampuan bayi dalam mengendalikan gerakan tubuhnya belum sempurna pada awalnya, sehingga Anda mungkin melihat adanya gerakan yang agak menyentak atau tidak mulus," ujarnya, dikutip dari Parents.
Wajar jika bayi baru lahir gemetar saat menangis atau mengalami kedutan saat tidur. Namun ketika tak sengaja melihatnya, periksa apakah tangan bayi terasa dingin. Ini penting dilakukan karena rasio luas permukaan kulit terhadap berat badan mereka lebih kecil dibandingkan orang dewasa, bayi kehilangan panas tubuh sekitar empat kali lebih cepat daripada kita orang dewasa.
Selain tiba-tiba seperti menggigil, bayi terkadang melakukan gerakan menyentak. Bayi, terutama yang baru lahir terkadang melakukan gerakan menyentak atau kedutan, terutama saat hendak tidur atau sedang menangis.
Dilansir Pristines, gerakan ini terjadi akibat sistem saraf yang belum matang serta jalur komunikasi antara otak dan otot yang belum berkembang sepenuhnya. Seiring berjalannya waktu, biasanya dalam beberapa bulan pertama, gerakan bayi akan menjadi lebih halus seiring dengan kematangan sistem sarafnya.
Namun, sangat penting untuk membedakan gerakan normal ini dari kemungkinan kejang. Jika gerakan terjadi saat bayi terjaga tanpa adanya pemicu (stimulus), atau tampak berirama dan berulang, saat itulah Bunda perlu menghubungi dokter anak.
Merekam kejadian tersebut untuk diperlihatkan kepada tenaga medis dapat membantu proses diagnosis yang akurat. Penanganan medis sejak dini memberikan ketenangan pikiran serta memastikan adanya tindakan segera jika memang diperlukan.
Pura-pura batuk dan memegang kelamin sendiri
Bunda mungkin pernah mendengar bayi terbatuk-batuk. Tentu saja, kita segera menghampiri untuk melihat apa yang terjadi, dan ternyata, tidak ada masalah apa pun! Bayi mungkin malah menyeringai nakal sembari kembali batuk dengan suara keras dan gaya yang dramatis.
Aksi bayi yang umum terjadi ini merupakan bukti bahwa bayi mulai memiliki kesadaran sosial yang lebih baik. Menurut Peter Vishton, PhD, profesor madya bidang ilmu psikologi di College of William & Mary di Williamsburg, Virginia, sekitar usia enam bulan, saat kebiasaan batuk-batukan (pura-pura batuk) mulai muncul, bayi benar-benar mulai memahami cara kerja dunia di sekitar mereka.
“Anak Anda menyadari bahwa ketika seseorang batuk, Anda akan memberikan perhatian penuh, jadi mereka melakukannya untuk mendapatkan perhatian tersebut,” ungkapnya.
Lalu, saatnya mengganti popok, mungkin Bunda pernah mendapati bayi tidak hanya berbaring diam, tapi tangan mereka bergerak ke bawah dan menetap di sana. Apa yang sebenarnya terjadi?
Menurut Davies, wajar jika bayi mulai memainkan alat kelamin mereka saat memasuki usia 5 hingga 7 bulan. Itu bukan hal yang jorok atau vulgar bagi mereka. Bayi terdorong untuk menyentuh tubuh mereka sendiri karena rasa ingin tahu yang sederhana, jelasnya.
“Di usia itu, mereka adalah pembelajar dan penjelajah yang antusias, apa pun yang bisa mereka jangkau dengan tangan mereka akan mereka eksplorasi,” tuturnya.
Lupa cara duduk lagi setelah berdiri
Pernah enggak, Bunda melihat bayi sudah bisa berdiri, tapi lupa cara duduk kembali? Ujung-ujungnya mereka minta tolong, bahkan menangis. Ternyata, ada alasan di baliknya.
Menurunkan kembali bokong ke posisi duduk membutuhkan latihan dan koordinasi. "Anda mungkin terbangun di malam hari karena tangisan bayi yang terjebak dalam posisi berdiri sambil berpegangan pada sisi tempat tidurnya," ujar Davies.
Tidak masalah jika Bunda ingin membantu, tetapi jangan terburu-buru mengangkat mereka sepenuhnya. Menurut Vishton, duduk adalah keterampilan yang perlu mereka pelajari sendiri. Risiko mereka terluka kecil kemungkinannya karena bayi memiliki bokong yang empuk (ditambah lagi dengan popok) sebagai bantalan.
Pada siang hari, tempatkan mereka di dekat permukaan yang aman untuk berpegangan saat berusaha berdiri (seperti tepi sofa yang kokoh) dan letakkan bantal di dekatnya. Tak lama kemudian, mereka akan bisa bergerak naik-turun dengan percaya diri.
Demikian pembahasan mengenai alasan bayi melakukan hal-hal yang mengejutkan seperti pura-pura batuk, menggigil, memegang alat kelaminnya hingga lupa cara duduk kembali. Semoga dapat menjadi panduan dalam mengasuh anak di rumah ya!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Bunda, Begini Cara Tepat Merawat Bayi Prematur di Rumah
Parenting
Disomasi, Dirut RS Hasan Sadikin Sebut Petugas Bayi Hampir Tertukar Terdistraksi
Parenting
7 Mitos Mengenai Perawatan Bayi Baru Lahir yang Menyesatkan
Parenting
Perlukah Bayi Baru Lahir Mandi Dua Kali Sehari?
Parenting
Tips Aman Bersihkan Teliga & Potong Kuku Bayi, Bunda Perlu Tahu
Parenting
Beleken pada Bayi Baru Lahir, Waspadai Jika Mata Merah
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
13 Keunikan Bayi Baru Lahir, Suka Cium Kaki hingga Aroma Tubuh yang Enak
7 Penyebab Bayi Sering Geleng-geleng Kepala, Perlukah Khawatir?
Ini Alasan Anak Tidak Bisa Mengingat Kenangan Masa Bayi, Ternyata...