parenting
7 Hal dari Orang Tua yang Tak Akan Pernah Dilupakan Anak Seumur Hidup
HaiBunda
Minggu, 20 Sep 2026 13:35 WIB
Daftar Isi
-
Hal dari orang tua yang diingat anak seumur hidup
- 1. Pengalaman yang dilalui bersama orang tua
- 2. Ketika orang tua meletakkan gadget-nya untuk quality time
- 3. Kata-kata positif yang diucapkan orang tua
- 4. Bagaimana orang tua mampu menangani situasi sulit
- 5. Ketika orang tuanya tidak ada untuk anak
- 6. Bagaimana Bunda dan Ayah berperilaku di sekitar orang dewasa lain
- 7. Bagaimana orang tua bersikap saat stres atau menghadapi tekanan
Anak mungkin lupa mainan apa yang pernah diberikan orang tuanya saat mereka masih kecil. Tetapi, anak belum tentu lupa bagaimana perasaannya saat menghabiskan waktu bersama orang tua.
Ya, ada ucapan dan perhatian orang tua yang tak akan pernah dilupakan anak karena menetap dalam ingatan. Bagi seorang anak, hal-hal kecil yang dilakukan orang tua di hari ini bisa menjadi kenangan yang dibawa hingga mereka dewasa, bahkan seumur hidup.
Sebuah penelitian di jurnal Developmental Review tahun 2015 pernah menjelaskan bagaimana hal-hal tertentu cenderung melekat pada anak-anak saat mereka tumbuh dewasa. Hal-hal itu bahkan membuat mereka merasa benar-benar dicintai, Bunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa saja hal yang tak akan pernah dilupakan anak-anak tentang orang tua yang membuat mereka merasa benar-benar dicintai?
Simak penjelasan lengkapnya berikut ini ya!
Hal dari orang tua yang diingat anak seumur hidup
Melansir dari laman Your Tango, berikut 7 hal dari orang tua yang tak akan pernah dilupakan anak seumur hidup:
1. Pengalaman yang dilalui bersama orang tua
Anak-anak mungkin tidak mengingat berapa kali Bunda membelikan mereka es krim. Tetapi apa pun alasannya, hal-hal tertentu atau pengalaman yang dilalui bersama orang tua akan melekat di dalam memori di sepanjang hidup anak.
Penelitian mendukung bahwa pengalaman dapat menyatukan keluarga. Jadi, pada dasarnya anak akan lebih mengingat saat hanya ada kalian ia dan ibunya di toko es krim untuk menikmati kebersamaan alih-alih hanya fokus memakan es krim itu sendiri.
2. Ketika orang tua meletakkan gadget-nya untuk quality time
Ketika orang tua memberikan perhatian penuh kepada anak dan meletakkan gadget, anak dapat merasa bahwa ia memiliki seluruh perhatian orang tuanya. Anak juga dapat merasakan betapa mereka dicintai di saat-saat itu, Bunda.
"Saya tahu orang tua sibuk. Tetapi, luangkan 15-20 menit sehari untuk bersama anak. Ini adalah cara yang bagus untuk menunjukkan kasih sayang kita. Ini bisa dilakukan saat anak pulang sekolah. Tanyakan bagaimana harinya. Ajukan banyak pertanyaan. Ini akan membuat mereka tahu bahwa kita benar-benar tertarik pada kehidupan mereka, dan pastikan untuk menunggu jawabannya," ujar psikoterapis Lianne Avila.
3. Kata-kata positif yang diucapkan orang tua
Ada begitu banyak kata atau kalimat yang dapat Bunda katakan untuk memengaruhi anak secara positif. Sebagai contoh, 'Aku bangga padamu', 'Kamu membuat keluarga ini lebih baik', dan 'Kamu adalah teman yang baik'.
Semua ungkapan tersebut dapat memengaruhi harga diri dan identitas anak sejak usia dini. Ungkapan tersebut akan menjadi sesuatu yang akan mereka ingat seumur hidup.
4. Bagaimana orang tua mampu menangani situasi sulit
Anak-anak mengandalkan orang tuanya untuk mendapatkan bimbingan karena mereka sedang menjelajahi dunia, yang membuat mereka merasa rentan. Ketika masa-masa sulit datang, mereka akan mengingat cara orang tuanya berbicara, bagaimana Bunda atau Ayah membuat Si Kecil merasa aman dan terlindungi, dan bagaimana kita bereaksi terhadap situasi sulit.
"Sebagian besar anak-anak belajar dengan mengamati dan meniru tindakan orang-orang di sekitar mereka," kata psikolog Dr. Sheryl Ziegler.
"Nah, karena orang tua sering kali menjadi orang yang paling hadir dalam kehidupan anak-anak, tentu saja, selalu ada pengecualian. Orang tua menjadi panutan yang paling mudah diamati. Ikatan emosional yang kuat antara orang tua dan anak-anak, berasal dari memupuk hubungan yang mendalam dan membuat anak-anak lebih reseptif terhadap pengaruh positif orang tua."
5. Ketika orang tuanya tidak ada untuk anak
Anak-anak tidak akan pernah melupakan saat-saat ketika orang tuanya tidak hadir untuk mereka. Meskipun ini terdengar sangat negatif, ini juga merupakan hal yang positif.
Meskipun anak-anak mungkin mengingat saat-saat orang tua tidak ada di sana ketika mereka membutuhkan, itu dapat dianggap sebagai bagian dari kehidupan karena orang tua memang tidak selalu bisa berada di sana. Hal-hal itu nantinya akan membuat mereka tumbuh menjadi orang dewasa yang mandiri.
6. Bagaimana Bunda dan Ayah berperilaku di sekitar orang dewasa lain
Anak-anak selalu memperhatikan isyarat dari orang tuanya, dan ketika kita membicarakan seseorang di belakangnya atau memperlakukan seseorang dengan buruk, mereka akan menyadari dan menafsirkannya sebagai perilaku yang dapat ditiru. Sebuah studi tahun 2018 di Journal of Cognition and Development, tentang isyarat nonverbal pada anak-anak menunjukkan bahwa 'perilaku nonverbal figur otoritas dapat memengaruhi cara pandang anak-anak tentang orang lain'.
Saat berada di rumah atau luar rumah bersama anak-anak, jagalah agar semuanya tetap positif, penuh kasih sayang, dan penuh perhatian. Mereka selalu memperhatikan dan belajar dari kita, bahkan ketika kita tidak sepenuhnya memperhatikannya, Bunda.
7. Bagaimana orang tua bersikap saat stres atau menghadapi tekanan
Hidup tidak selalu mudah, dan anak-anak akan memperhatikan bagaimana orang tua bertindak ketika dihadapkan dengan beban dan tekanan. Jika Bunda tipe orang yang mudah menyerah di bawah tekanan, maka anak mungkin dapat merasakannya. Jika kita ingin membesarkan anak-anak yang dapat mengatasi stres dengan baik, maka kita harus menyadari bagaimana bersikap
"Mengetahui bagaimana kita mengalami stres adalah langkah pertama menuju manajemen stres yang tepat. Seperti apa respons stres? Apakah itu perasaan mual, sakit kepala yang berdenyut-denyut, atau keinginan untuk berbaring di tempat tidur dan menarik selimut, menghindari segala sesuatu dan semua orang? Setelah kita dapat mengidentifikasi respons stres, jangan abaikan! Perhatikan setiap kali itu terjadi, akui bahwa ada sesuatu yang membuat kita stres," ungkap psikolog Judith Tutin.
Demikian 7 hal dari orang tua yang tak akan pernah dilupakan anak seumur hidup. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
5 Cara Validasi Perasaan Anak untuk Mencegahnya dari Trauma Masa Kecil
Parenting
5 Tips Mengembangkan Keterampilan Anak di Masa Pandemi Menurut Psikolog
Parenting
10 Tips Ajarkan Anak Anger Management Biar Mudah Tenang & Enggak Gampang Marah
Parenting
Perbedaan Usia Anak Terpaut Jauh, Ini Cara Mona Ratuliu Lakukan Bonding Time
Parenting
Masih Banding-bandingkan Anak? Coba Simak Pesan Kak Seto Soal Inner Strength
5 Foto
Parenting
Bagikan Foto Lebaran, Deretan Artis Ini Masih Rahasiakan Wajah Anak
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
7 Manfaat Support System Keluarga untuk Anak, Pengaruhi Otak hingga Mental
5 Perilaku Orang Tua yang Pengaruhi Kesehatan Mental Anak
17 Karakter Orang Tua yang Membentuk Anak Jadi Cerdas dan Sukses