Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Bayi Mulai Tumbuh Gigi Usia Berapa Bulan? Ketahui Tanda-tandanya Bun

Kinan   |   HaiBunda

Minggu, 27 Sep 2026 13:35 WIB

gigi bayi
Ilustrasi gigi bayi/Foto: Getty Images/travelism
Daftar Isi
Jakarta -

Pertumbuhan gigi Si Kecil menjadi salah satu capaian tumbuh kembang yang kerap dinantikan orang tua. Nah, bayi mulai tumbuh gigi usia berapa bulan, ya?

Dikutip dari Web MD, tumbuh gigi adalah proses ketika gigi bayi mulai muncul menembus garis gusinya. Istilah lain untuk kondisi ini adalah odontiasis.

Proses ini terkadang membuat bayi merasa tidak nyaman, menjadi rewel, bahkan tidak nafsu makan. Oleh sebab itu, Bunda bisa memberikan perawatan rumahan sederhana agar Si Kecil lebih tenang melewati momen ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Kapan bayi mulai tumbuh gigi?

Sebagian besar bayi mulai tumbuh gigi sekitar usia 6 bulan. Namun, ada bayi yang mulai tumbuh gigi lebih awal dan ada pula yang baru mengalaminya jauh lebih lambat.

Namun perlu diketahui, kondisi ini bisa saja terjadi dalam urutan atau waktu yang berbeda pada masing-masing anak.

Secara umum, bayi lahir dengan bentuk seperti 'kuncup' di gusinya. Ini adalah area di mana 20 gigi susunya nanti akan tumbuh dan berkembang. 

Namun, ada beberapa kasus di mana proses ini tidak berjalan seperti seharusnya. Mungkin saja gigi bayi tidak tumbuh dengan urutan yang benar atau mungkin tumbuh terlambat.

Berapa lama proses tumbuh gigi berlangsung?

Dikutip dari Healthline, saat bayi mencapai usia 3 tahun, mereka bahkan kemungkinan sudah memiliki 20 gigi. Maka dari itu, urutan tumbuh gigi bayi di tahun pertama kehidupannya penting dipantau.

Proses tumbuh gigi pada bayi berlangsung selama beberapa hari untuk setiap gigi, terutama saat gigi mulai menembus gusi.

Tanda-tanda bayi tumbuh gigi

Gigi bayi terkadang dapat tumbuh tanpa menimbulkan rasa sakit. Oleh karena itu, Bunda mungkin tidak menyadari bahwa bayi sedang tumbuh gigi sampai melihat ada tonjolan kecil berwarna putih yang mulai muncul di gusinya.

Bagi sebagian bayi lainnya, proses tumbuh gigi memang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Gejala tumbuh gigi yang umum meliputi:

  • Bayi banyak mengeluarkan air liur
  • Muncul ruam pada wajah akibat air liur
  • Bayi senang mengunyah berbagai benda
  • Mudah rewel dan uring-uringan
  • Menangis terus-menerus
  • Menolak makan
  • Gusi tampak bengkak, sakit, atau terasa nyeri saat disentuh
  • Sulit tidur nyenyak
  • Agak demam

Urutan tumbuh gigi bayi yang normal

Ada beberapa jenis gigi yang akan tumbuh pada anak di 3 tahun pertama kehidupannya. Termasuk di antaranya gigi seri, gigi taring dan gigi geraham.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), umumnya urutan tumbuh gigi bayi dimulai pada gigi seri tengah bawah terlebih dahulu.

Berikut urutan tumbuh gigi bayi:

  • Gigi seri tengah bawah: usia 6–10 bulan
  • Gigi seri tengah atas: usia 8–12 bulan
  • Gigi seri samping atas: usia 9–13 bulan
  • Gigi seri samping bawah: 10–16 bulan
  • Gigi geraham pertama atas: 13–19 bulan
  • Gigi geraham pertama bawah: usia 14–18 bulan
  • Gigi taring atas: usia 16–22 bulan
  • Gigi taring bawah: usia 17–23 bulan
  • Gigi geraham kedua bawah: usia 23–31 bulan
  • Gigi geraham kedua atas: usia 25–33 bulan

Perlu dicatat bahwa wajar jika waktu dan urutan ini mungkin bisa berbeda-beda. Sebagian bayi mungkin tumbuh gigi pada usia 4-7 bulan, sementara yang lain gigi pertamanya tumbuh mendekati usia 9 bulan. 

Faktor penyebab gigi bayi terlambat tumbuh

Ada beberapa faktor yang mungkin dapat menyebabkan tumbuh gigi terlambat. Dalam beberapa kasus, ini mungkin merupakan gejala pertama atau satu-satunya kondisi medis yang mendasarinya. Beberapa di antaranya yakni: 

1. Kelahiran prematur atau berat lahir rendah

Kelahiran prematur terjadi ketika bayi lahir terlalu dini. Bayi prematur memiliki risiko keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan yang lebih tinggi, termasuk terlambat tumbuh gigi.

Pun demikian, bayi yang lahir dengan berat rendah lebih cenderung memiliki masalah dalam perkembangan. Termasuk dalam proses urutan tumbuh gigi bayi yang terlambat.

2. Kurang asupan nutrisi

Nutrisi yang tepat selama kehamilan dan masa kanak-kanak sangat penting untuk pertumbuhan yang optimal. Kurang asupan nutrisi selama masa ini dapat menyebabkan tumbuh gigi terlambat. 

Pada sebagian besar anak, keterlambatan tumbuh gigi kemungkinan besar tidak menjadi masalah. Namun, jika gigi tumbuh jauh lebih lambat dari waktu rata-rata, sebaiknya segera lakukan konsultasi dengan dokter gigi.

Tips menenangkan bayi yang sedang tumbuh gigi

Jika bayi mengalami ketidaknyamanan saat tumbuh gigi, ada beberapa cara yang dapat Bunda lakukan untuk menenangkannya:

1. Berikan teether

Berikan bayi sesuatu yang aman untuk digigit atau dikunyah, seperti teether. Akan lebih baik jika teether tersebut diberikan dalam kondisi dingin, Bunda.

Sebaiknya pilih mainan atau teether yang padat atau berbahan karet (bukan berisi cairan karena rentan bocor), lalu dinginkan di lemari es terlebih dahulu.

2. Pijat gusi

Mengusap gusi bayi dengan lembut dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman. Cuci tangan terlebih dahulu, kemudian usap gusi bayi dengan gerakan melingkar dan perlahan.

3. Tetap berikan ASI

Bagi sebagian bayi yang menyusu langsung, menyusu dapat membantu menenangkan rasa tidak nyaman akibat tumbuh gigi, sehingga mereka mungkin ingin menyusu lebih lama. 

Namun bagi bayi lainnya, aktivitas menyusu justru mungkin akan membuat gusinya terasa sakit. Jika demikian, mereka mungkin lebih nyaman minum menggunakan gelas atau sendok.

Kapan perlu membawa bayi ke dokter?

Bayi yang sedang tumbuh gigi umumnya tidak perlu dibawa ke dokter jika hanya mengalami gejala ringan seperti gusi bengkak, banyak mengeluarkan air liur, lebih sering menggigit benda, atau menjadi rewel. 

Namun, ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan seperti jika bayi:

  • Mengalami demam tinggi, terutama jika disertai gejala lain
  • Tampak sangat lemas atau tidak seperti biasanya
  • Menolak makan atau minum terus-menerus

Selain itu, ingatlah bahwa setelah tumbuh gigi maka perawatan gigi pun menjadi hal yang penting agar tak rusak.

Pemeriksaan gigi pertama sebaiknya mulai dilakukan di sekitar usia 1 tahun, sehingga dokter gigi dapat memeriksa kondisi gigi dan memberikan panduan perawatan sejak dini.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda