Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Menjaga Kesehatan Anak yang Dititipkan di Daycare saat Kondisi Hujan Abu

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Rabu, 09 Sep 2026 13:50 WIB

Anak di daycare
Anak di daycare saat hujan abu/ Foto: Getty Images/hxyume
Daftar Isi

Hujan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Krakatau hingga kini masih berdampak ke sejumlah daerah. Menurut pemantauan BMKG, sejumlah daerah yang terdampak seperti provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Lampung. Apakah Bunda dan keluarga ikut terdampak?

Hal di luar prediksi seperti ini tak jarang membuat kita khawatir dengan kondisi anak, terlebih jika terpaksa masih harus menitipkan anak ke daycare di tengah imbauan WFH.

Imbauan untuk WFH memang ada, tapi hal tersebut dikembalikan kepada instansi masing-masing. Bagi Bunda yang harus tetap pergi bekerja dan tetap harus menitipkan anak ke daycare di kondisi hujan abu seperti ini, tidak perlu berkecil hati. Bunda tidak sendirian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Namun, sebagai orang tua kita perlu lebih ekstra dalam menjaga kesehatan anak di kondisi hujan abu vulkanik seperti ini, Bunda. Di kondisi hujan abu, langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah menjaga dari paparan abu vulkanik di rumah.

Cara menjaga kesehatan dari paparan hujan abu

Dilansir CDC, ada beberapa yang kita dan anak lakukan di rumah:

  • Cegah masuknya abu ke dalam rumah. Tutup jendela, pintu, mencegah masuknya abu ke dalam rumah.
  • Ganti filter air purifier sekali pakai atau bersihkan filter permanen secara berkala.
  • Jika air minum tercemar abu, gunakan sumber air minum lain seperti air kemasan.
  • Tutupi kulit Bunda dan anak untuk mencegah iritasi akibat kontak dengan abu.
  • Kenakan kacamata pelindung (goggles) untuk melindungi mata anak dari abu.
  • Pakai masker anti debu n95.

Selain mencegah masuknya abu di rumah, Bunda juga perlu menjaga kesehatan Si Kecil jika ia tetap harus dititipkan ke daycare saat Bunda pergi bekerja. Mengingat, daycare adalah tempat umum yang memungkinkan Si Kecil lebih banyak terpapar kuman dibandingkan di rumah.

Anak-anak di daycare sangat rentan jatuh sakit karena mereka menghabiskan waktu dengan berinteraksi secara dekat satu sama lain. Mereka berbagi mainan, menyentuh permukaan benda yang sama, dan sering kali menjelajahi dunia dengan memasukkan benda ke dalam mulut.

Meskipun staf penitipan anak berupaya keras membersihkan dan mendisinfeksi ruangan, paparannya dapat menyebar dengan mudah di kalangan anak-anak yang masih dalam tahap belajar menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan, Bunda.

Dikutip dari laman University of Alabama in Birmingham, penelitian menunjukkan bahwa kejadian penyakit saluran pernapasan sering kali meningkat pada beberapa bulan pertama setelah anak mulai masuk daycare.

Oleh karena itu, untuk mencegah infeksi saluran pernapasan dari daycare dan di kondisi hujan abu seperti ini, ada beberapa kiat atau cara untuk menjaga kesehatan anak.

Cara menjaga kesehatan anak yang dititipkan di daycare di kondisi hujan abu

Berikut, dikutip dari laman Children's Choice, adalah cara menjaga kesehatan anak yang dititip daycare:

Makan sehat = imun kuat

Salah satu sarana paling ampuh untuk menjaga kesehatan adalah melalui makanan. Pola makan seimbang memegang peranan penting dalam menjaga fungsi kekebalan tubuh anak. Menyajikan makanan yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan membantu tubuh mungil mereka melawan berbagai ancaman penyakit dengan lebih efektif.

Cobalah untuk menerapkan konsep "makan dengan beragam warna" (seperti warna-warni pelangi) dengan menyajikan aneka buah dan sayuran, biji-bijian utuh, serta sumber protein berkualitas, Bunda. Vitamin C (yang terdapat dalam buah sitrus, stroberi, dan paprika) serta Zinc (yang terkandung dalam daging, produk susu, dan kacang-kacangan) sangat bermanfaat bagi kekebalan tubuh.

Hidrasi adalah kunci

Air sangat penting bagi setiap fungsi tubuh, termasuk sistem kekebalan tubuh. Menjaga anak tetap terhidrasi dengan baik membantu penyaluran oksigen ke sel-sel tubuh dan membuang racun. Namun, kita tahu bahwa mengajak balita yang aktif untuk minum air putih terkadang bisa menjadi tantangan tersendiri. Bunda bisa membuat kegiatan minum air menjadi lebih menyenangkan dengan membiarkan mereka memilih botol minum khusus yang berwarna menarik untuk dibawa ke daycare.

Tidur yang cukup

Tidur adalah waktu bagi tubuh untuk memulihkan diri. Saat tidur nyenyak, sistem kekebalan tubuh melepaskan protein yang disebut sitokin; beberapa di antaranya berperan mendukung tidur dan produksinya perlu meningkat saat tubuh mengalami infeksi atau peradangan. Kurang tidur dapat menurunkan produksi sitokin pelindung ini.

Kebiasaan menjaga kebersihan tubuh

Menjaga kebersihan dengan baik merupakan garda terdepan dalam mencegah penyebaran kuman. Mengajarkan kebiasaan ini sejak dini akan membekali anak dengan pola hidup sehat yang bermanfaat seumur hidup. Fokuslah pada teknik mencuci tangan yang benar menggunakan sabun dan air. Penting juga untuk mengajarkan anak cara menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, idealnya menggunakan lipatan siku, bukan telapak tangan.

Lengkapi vaksin

Vaksinasi merupakan bagian krusial dari kesehatan masyarakat dan perlindungan diri. Vaksinasi mempersiapkan sistem kekebalan tubuh anak untuk melawan penyakit serius yang berpotensi mengancam jiwa.

Demikian beberapa cara menjaga kesehatan anak dalam kondisi hujan abu, Bunda. Semoga informasinya membantu ya!

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda