Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Ciri Kepribadian Anak yang Suka Tidur dengan Satu Kaki di Luar Selimut, Benarkah Lebih Mandiri?

Azhar Hanifah   |   HaiBunda

Senin, 31 Aug 2026 08:40 WIB

Ciri kepribadian anak
Ciri kepribadian anak/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Melpomenem
Daftar Isi

Tidur dengan satu kaki di luar selimut menjadi kebiasaan unik yang dilakukan sebagian anak. Meski terlihat lucu dan seolah memiliki maksud tertentu, kebiasaan ini sebenarnya belum bisa dijadikan patokan untuk menilai ciri kepribadian anak.

Ada beberapa alasan sederhana yang dapat menjelaskan kebiasaan tersebut, seperti mencari posisi nyaman, mengatur suhu tubuh, atau mengikuti rutinitas sebelum tidur. Lantas, apakah anak yang sering tidur dengan satu kaki di luar selimut benar-benar lebih mandiri?

Namun, kebiasaan tidur seperti ini tidak secara langsung menunjukkan karakter tertentu. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Ciri kepribadian anak yang suka tidur dengan satu kaki di luar selimut

Mengutip dari laman Times of India, kebiasaan anak saat tidur dapat memiliki penjelasan yang lebih sederhana daripada sekadar menunjukkan kepribadian. Berikut beberapa kecenderungan yang mungkin terlihat pada anak dengan kebiasaan tidur unik tersebut.

1. Menyukai kenyamanan dengan caranya sendiri

Setiap anak dapat memiliki cara tersendiri untuk membuat dirinya nyaman sebelum tidur. Ada yang membutuhkan suasana gelap, lampu tidur, atau bantal tertentu. Membiarkan satu kaki berada di luar selimut juga bisa menjadi cara anak menemukan posisi yang menurutnya nyaman.

Psikolog perkembangan menjelaskan bahwa anak sering membentuk ritual sebelum tidur karena rutinitas yang dapat diprediksi membuat mereka merasa aman. Setelah menemukan kebiasaan yang membantu mereka tidur, anak cenderung mengulanginya setiap malam.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics pada 2002 berjudul Treatment of Child and Adolescent Obesity menemukan bahwa rutinitas tidur yang konsisten pada anak berkaitan dengan kualitas tidur dan kemampuan mengatur emosi yang lebih baik.

2. Bisa menunjukkan keinginan untuk mandiri

Sebagian anak senang menentukan sendiri bagaimana mereka ingin tidur. Misalnya, meminta selimut dilipat dengan cara tertentu, mengatur posisi bantal, atau tetap membiarkan satu kaki tidak tertutup meskipun sudah beberapa kali dirapikan oleh orang tua.

Psikolog sering mengaitkan pilihan-pilihan kecil seperti ini dengan keinginan anak untuk memiliki kendali atas rutinitasnya sendiri. Hal tersebut merupakan bagian dari perkembangan kemandirian yang wajar selama masa kanak-kanak. 

3. Lebih peka terhadap sensasi fisik

Salah satu alasan paling sederhana anak mengeluarkan kaki dari selimut adalah karena merasa kepanasan. Suhu tubuh secara alami menurun sebelum dan selama tidur. Membiarkan kaki atau sebagian tungkai berada di luar selimut dapat membantu melepaskan panas.

Kaki juga memiliki pembuluh darah khusus yang membantu proses pengaturan suhu tubuh. Anak yang lebih menyadari rasa panas atau dingin mungkin lebih sering menyesuaikan selimutnya.

Hal ini lebih mencerminkan kepekaan terhadap kenyamanan fisik daripada menunjukkan ciri kepribadian tertentu.

4. Menyukai rutinitas yang familiar

Anak sering mengulangi kebiasaan yang membuat mereka merasa tenang. Jika tidur dengan satu kaki di luar selimut sudah menjadi bagian dari rutinitas malam, mereka mungkin terus melakukannya karena kebiasaan tersebut menjadi tanda bahwa waktunya tidur.

Psikolog menyebut kebiasaan semacam ini sebagai sleep associations, yaitu tindakan atau kondisi yang secara konsisten dikaitkan dengan proses mulai tidur. Banyak anak mengandalkan tanda-tanda yang familiar tersebut sampai akhirnya mereka tidak lagi membutuhkannya. 

5. Bisa Menyesuaikan Diri

Anak yang sering mengubah posisi atau menyesuaikan selimut pada malam hari mungkin sedang merespons perubahan suhu tubuh tanpa benar-benar terbangun. Mereka tidak selalu tidur dalam satu posisi sepanjang malam, tetapi menyesuaikannya dengan kebutuhan tubuh.

6. Mungkin memiliki sisi yang suka bermain

Bagi orang tua, kaki yang terus muncul dari balik selimut setelah anak beberapa kali dirapikan memang bisa menjadi hal yang menggemaskan. Anak dengan kepribadian yang senang bermain atau berimajinasi mungkin memiliki kebiasaan unik sebelum tidur.

Misalnya, tidur dengan posisi menyamping, memeluk beberapa boneka, atau membiarkan satu kaki keluar dari selimut. Kebiasaan tersebut lebih mungkin menjadi ritual yang membuat anak nyaman.

Para ahli juga mengingatkan agar orang tua tidak terlalu banyak menafsirkan kebiasaan tidur sederhana karena perilaku unik seperti ini sering kali hilang seiring bertambahnya usia.

7. Sedang belajar mengatur kebutuhan diri

Menyesuaikan selimut, mengubah posisi tidur, atau mengeluarkan kaki ketika merasa tidak nyaman dapat menjadi bagian dari proses anak belajar merespons kebutuhan fisiknya sendiri. Perilaku kecil tersebut termasuk bentuk self-regulation, yaitu kemampuan mengenali rasa tidak nyaman dan melakukan penyesuaian sederhana tanpa bantuan orang lain.

Psikolog perkembangan menganggap self-regulation sebagai keterampilan penting yang berkembang secara bertahap sepanjang masa kanak-kanak.

Namun, tidur dengan satu kaki di luar selimut tidak berarti anak memiliki kematangan emosional yang lebih tinggi. Kebiasaan tersebut bisa saja hanya menjadi cara yang menurut anak paling nyaman untuk tidur.

Benarkah tidur dengan satu kaki di luar selimut ciri anak lebih mandiri?

Tidak ada bukti ilmiah bahwa tidur dengan satu kaki di luar selimut dapat memprediksi kepribadian anak, termasuk apakah ia lebih percaya diri, cerdas, mandiri, atau kreatif. Kebiasaan tersebut lebih mungkin berkaitan dengan pengaturan suhu tubuh, kenyamanan fisik, kebiasaan, dan rutinitas sebelum tidur.

Kepribadian anak terbentuk melalui berbagai faktor, seperti genetika, hubungan dengan orang lain, pengalaman, dan lingkungan. Jadi, jika Bunda melihat satu kaki Si Kecil selalu keluar dari selimut saat tidur, tidak perlu menganggapnya sebagai tanda kepribadian tertentu.

Bisa jadi, Si Kecil hanya menemukan posisi yang terasa paling nyaman untuk beristirahat, ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda