parenting
Peringatan Maulid Nabi: Daftar Kegiatan Anak, Keutamaan, Tujuan, dan Tradisi di Indonesia
HaiBunda
Sabtu, 22 Aug 2026 14:10 WIB
Daftar Isi
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bisa dimanfaatkan sebagai waktu untuk mengenalkan sosok Rasulullah pada anak. Apa saja daftar kegiatan anak yang bisa dilakukan?
Di momen ini, anak bisa belajar tentang sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW, mengenal sifat-sifat terpujinya, memperbanyak selawat, serta memahami nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Ada berbagai tradisi peringatan Maulid Nabi yang rutin dilakukan setiap tahun. Mulai dari pengajian dan pembacaan salawat, ada pula kegiatan yang sesuai dengan tradisi khas masing-masing daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu Maulid Nabi Muhammad SAW?
Secara bahasa, kata maulid atau milad berkaitan dengan 'kelahiran'. Dalam konteks umat Islam, Maulid Nabi merupakan momen untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Hal ini juga bisa menjadi waktu untuk mempelajari kembali kehidupan, perjuangan, dan akhlak Rasulullah terutama dalam menyebarkan agama Islam.
Dikutip dari buku Pro dan Kontra Maulid Nabi oleh AM Waskito, perayaan Maulid Nabi telah berlangsung ribuan tahun yang lalu dalam sejarah Islam. Di Indonesia, peringatan tersebut umumnya dilaksanakan pada 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah.
Tujuan mengenalkan Maulid Nabi kepada anak
Dikutip dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan salah satu bentuk ungkapan kecintaan dan penghormatan umat Islam kepada Rasulullah SAW.
Sejak dini, anak perlu mengenal tentang Nabi Muhammad SAW, mengapa beliau menjadi sosok penting dalam Islam, dan mengapa umat Islam mencintai beliau.
Beberapa cara yang dapat dilakukan yakni dengan membaca cerita sederhana, seperti hari kelahiran Nabi, sifat-sifat baiknya, perjuangan menyampaikan ajaran Islam, hingga kasih sayangnya kepada umat.
Dengan demikian, anak tidak hanya mengetahui bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Rasul terakhir, tetapi juga memahami mengapa beliau menjadi sosok yang patut diteladani.
Keutamaan peringatan Maulid Nabi bagi anak
Keutamaan peringatan Maulid Nabi dapat menjadi waktu untuk menanamkan nilai-nilai baik melalui cara sederhana pada anak, misalnya melalui cerita dan contoh sehari-hari. Beberapa contoh keutamaan peringatan Maulid Nabi bagi anak yakni:
1. Mengajarkan akhlak melalui contoh nyata
Anak biasanya lebih mudah belajar melalui contoh daripada nasihat yang panjang. Kisah Rasulullah melalui Maulid Nabi dapat dijadikan sarana untuk mengajarkan nilai seperti berkata jujur, menepati janji, bertanggung jawab, menghormati orang tua dan guru.
Dengan kata lain, Maulid Nabi tidak hanya bermanfaat untuk menambah pengetahuan agama, tetapi juga pembentukan karakter anak.
2. Menumbuhkan rasa cinta pada Nabi Muhammad SAW
Sejak dini, anak perlu mengenal tentang Nabi Muhammad SAW, mengapa beliau menjadi sosok penting dalam Islam, dan mengapa umat Islam mencintai beliau. Dengan begitu, anak memiliki gambaran tentang sosok yang dapat dijadikan teladan.
Bunda dapat memulainya dari cerita sederhana, seperti hari kelahiran Nabi, sifat-sifat baiknya, perjuangan menyampaikan ajaran Islam, hingga kasih sayangnya kepada umat.
3. Mendorong kebiasaan beramal saleh
Rasulullah SAW memuliakan hari kelahirannya serta bergembira dengan cara berpuasa. Sebagaimana diriwayatkan Abu Qatadah:
"Rasulullah ditanya tentang puasanya di hari senin?" dan beliau Menjawab: "Di hari itu aku dilahirkan, dan di hari itu pula Allah menurunkan wahyu kepadaku."
Pada momen ini, umat muslim sebaiknya bergembira dengan berpuasa, membagikan makanan, berkumpul untuk berzikir, membaca selawat, atau pun mendengarkan syama'il Rasulullah.
4. Mengajak anak memperbanyak selawat
Dalam peringatan Maulid Nabi, kegiatan pembacaan salawat bisa menjadi bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Bunda pun dapat mengenalkan shalawat kepada anak secara sederhana. Tidak harus langsung menghafalkan bacaan yang panjang, tapi anak dapat diajak mengikuti shalawat yang sesuai dengan kemampuan dan usianya.
5. Wujud rasa cinta dan syukur
Dikutip dari laman Kemenag Jawa Barat, merayakan Maulid Nabi juga merupakan wujud rasa cinta sekaligus syukur mendalam atas nikmat Allah SWT, yakni lahirnya Rasulullah. Allah SWT berfirman:
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِلْعَالَمِينَ
Artinya:
"Kita tidak mengutusmu kecuali sebagai rahmat bagi semua yang ada di alam semesta." (Al-Anbiya': 107)
Daftar kegiatan anak saat Maulid Nabi
Tidak harus selalu berupa kegiatan pengajian saja, untuk anak-anak Bunda bisa menyesuaikan pemilihan kegiatan dengan usia, kemampuan, dan minat mereka.
Berikut beberapa ide daftar kegiatan anak yang bisa dilakukan saat Maulid Nabi:
1. Membaca buku tentang Nabi Muhammad
Salah satu cara mudah memperkenalkan tentang Rasulullah kepada anak adalah dengan menggunakan media berupa buku cerita.
Ada banyak jenis buku yang membahas kehidupan Nabi secara luas, mulai dari hari lahir, perjuangan menyebarkan agama Islam dan keistimewaan akhlaknya.
Pilih buku cerita yang paling sesuai dengan tingkat pemahaman anak ya, Bunda.
2. Belajar menghafalkan selawat pendek
Anak dapat diajak menghafalkan selawat yang sederhana dan sesuai dengan kemampuannya.
Supaya lebih mudah, Bunda bisa membacakan terlebih dahulu sebagai contoh, lalu anak mengikuti.
Tidak perlu terburu-buru ya, Bunda. Ingatlah bahwa tujuan utamanya adalah memperkenalkan kebiasaan berselawat dan menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah.
3. Lomba kaligrafi
Di sekolah, kegiatan anak saat Maulid Nabi bisa diwujudkan dengan mengadakan berbagai lomba. Misalnya seperti lomba kaligrafi dan membuat poster.
Anak-anak bisa diminta menuliskan ayat Al-Quran, doa, atau selawat dengan hiasan indah, sehingga mereka belajar memadukan seni dengan nilai agama.
Sementara itu untuk lomba membuat poster, anak bisa diajak meneladani sifat jujur, sabar, dan penyayang Nabi Muhammad SAW melalui karya visual. Nantinya poster karya peserta lomba bisa dipajang di kelas atau aula sekolah.
4. Lomba pidato dan ceramah agama
Tak hanya itu, bisa juga diadakan kompetisi lain berupa lomba pidato dan ceramah agama dengan tema utama Maulid Nabi. Selain melatih keterampilan komunikasi, lomba seperti ini juga bisa sekaligus memperdalam pemahaman anak tentang akhlak baik Rasulullah.
5. Kuis islami interaktif
Untuk siswa, guru juga dapat mengadakan kuis berisi pertanyaan sederhana seputar sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Kuis bisa dilakukan per kelompok agar anak-anak belajar bekerja sama, sekaligus mengasah pengetahuan agama dengan cara menyenangkan.
Tradisi perayaan Maulid Nabi di Indonesia
Di Indonesia, perayaan Maulid Nabi bisa dirayakan sesuai dengan tradisi khas dan adat masing-masing daerah. Tradisi tersebut merupakan bagian dari sejarah sosial dan budaya masyarakat setempat.
Nah, ini juga bisa menjadi momen bagi Bunda untuk tak hanya memperkenalkan tentang Islam sekaligus budaya di Indonesia.
Berikut beberapa contoh tradisi perayaan Maulid Nabi di Indonesia:
1. Sekaten di Yogyakarta
Dikutip dari laman Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Sekaten merupakan salah satu tradisi yang sangat dikenal dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi di Yogyakarta.
Upacara ini waktunya selama tujuh hari dari tanggal 5 sampai tanggal 11 pada bulan Mulud/Rabiulawal untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad, dengan puncak acara keluarnya Gunungan dari Keraton menuju masjid besar.
Tahap–tahap dalam Sekaten dimulai dengan dibunyikan pertama kali gamelan pusaka sebagai pertanda dimulainya upacara.
Lalu diselenggarakan Upacara Udhik-udhik, gamelan dipindahkan ke halaman Masjid Besar, Sri Sultan dan pengiringnya hadir untuk mendengarkan pembacaan riwayat Maulid Nabi.
2. Upacara Panjang Jimat di Cirebon
Panjang Jimat merupakan tradisi Maulid Nabi yang dilakukan di Cirebon.
Selain diikuti keluarga besar Keraton Kanoman dan tamu undangan, tradisi Panjang Jimat ini juga dipadati oleh masyarakat umum yang datang dari berbagai daerah.
Panjang Jimat dibuka dengan pembacaan doa dan tawasul di Pendopo Jimen sebelum diteruskan dengan Ngawedar lan Ngawejang Babad Panjang Jimat (Muludan) Kesultanan Kanoman Cirebon.
3. Walimah di Gorontalo
Di Gorontalo terdapat tradisi Walimah yang memiliki rangkaian kegiatan berupa dzikir, arakan makanan tradisional, dan semangat berbagi.
Walimah Gorontalo diperkirakan telah ada sejak abad ke-17. Tradisi ini tumbuh seiring kemunculan kerajaan-kerajaan Islam di wilayah tersebut dan terus berkembang hingga hari ini.
Prosesi tradisi Walimah dimulai setelah shalat Isya dengan Dikili, tradisi lisan berupa zikir yang dilantunkan di masjid semalam penuh.
Dikili dilakukan menggunakan sastra tutur khas Gorontalo yang berisi shalawat, pujian kepada Nabi Muhammad SAW, serta kisah kelahiran dan kenabian beliau.
4. Bungo Lado di Padang
Salah satu kebiasaan unik masyarakat Padang Pariaman merayakan Maulid Nabi adalah menggelar Tradisi Bungo Lado. Kegiatan ini dilakukan lewat infak dan mengumpulkan sejumlah uang untuk pembangunan sarana ibadah.
Bungo Lado sendiri dapat diartikan menjadi 'bunga cabai', berupa pohon hias berdaunkan uang atau pohon uang. Uang yang dipasangkan pada ranting layaknya daun berasal dari sumbangan masyarakat dengan nominal Rp 1-100 ribu.
Masyarakat Padang Pariaman menganggap Tradisi Bungo Lado sebagai bentuk gotong royong masyarakat melakukan kegiatan kerohanian.
5. Kirab Perahu di Tangerang
Di Kota Tangerang perayaan Maulid Nabi sarat akan tradisi sejarah yang unik. Salah satunya adalah tradisi Kirab Perahu atau arak-arakan perahu yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat di sekitar kawasan Kampung Kali Pasir secara turun-temurun.
Melansir laman resmi Pemerintah Kota Tangerang, Mushab Abdu Asy Syahid selaku sejarawan Tangerang mengatakan bahwa tradisi kirab perahu dilestarikan masyarakat Kampung Kali Pasir secara rutin sekurang-kurangnya sejak 1939 lalu.
Kirab Perahu dalam perayaan Maulid Nabi juga dibalut dengan kegiatan islami. Mulai dari pembacaan selawat, hingga syair Maulid dari Kitab Syaraful Anam yang dibacakan langsung oleh ulama.
Itulah penjelasan tentang peringatan Maulid Nabi, mulai dari daftar kegiatan anak, keutamaan, hingga berbagai tradisi di Indonesia.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
5 Ayat tentang Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Diajarkan ke Anak
Parenting
7 Cerita Islami tentang Kebaikan yang Menginspirasi untuk Anak
Parenting
Kumpulan Kisah Nabi Musa dan Mukjizatnya untuk Diceritakan kepada Anak
Parenting
Doa untuk Kedua Orang Tua, Baik yang Masih Hidup atau Sudah Meninggal
Parenting
Cerita Islami dengan Hikmah Kejujuran yang Bisa Diteladani Anak
7 Foto
Parenting
7 Anak Perempuan Artis dengan Nama Bernuansa Islami dan Tak Pasaran, Intip Potretnya
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
10 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi Muhammad SAW Lengkap untuk Kegiatan di Sekolah
15 Pidato tentang Maulid Nabi yang Singkat untuk Lomba Anak Sekolah
10 Contoh Sambutan Maulid Nabi Muhammad 2025, Bisa untuk Acara di Sekolah