parenting
Arti Kata-kata Guru di Rapor Anak yang Sering Disalahpahami Orang Tua
HaiBunda
Kamis, 20 Aug 2026 16:00 WIB
Daftar Isi
-
Arti kata-kata guru di rapor anak
- 1. "Anak jago dan sangat percaya diri bicara dengan bahasa Inggris. Mereka telah menjadi ahli dalam mengatakannya tanpa benar-benar mengucapkannya."
- 2. "Anak yang ceria di kelas" atau "Anak sangat antusias"
- 3. "Anak mampu melakukan semua tugas"
- 4. "Anak memiliki selera humor yang baik"
- 5. "Anak seperti guru yang suka memerintah" atau "Anak bisa menjadi pemimpin"
- 6. "Anak perlu berusaha lebih keras" atau "Anak mulai dewasa"
Catatan guru dalam rapor anak kerap menjadi perhatian orang tua. Salah satu yang sering dibahas adalah kalimat yang terdengar kurang biasa atau memiliki makna tersirat, yang ditulis di catatan rapor.
Hal tersebut sering kali membuat banyak orang tua sering salah paham dengan arti kata-kata guru di rapor anaknya, Bunda. Padahal, sejumlah kata-kata yang ditulis guru sebenarnya tidak selalu bermakna negatif.
"Dapat dimengerti bahwa orang tua ingin tahu persis apa yang ingin disampaikan guru tentang anak mereka, tetapi mereka perlu ingat bahwa sederhananya, guru tersebut berusaha bersikap baik," kata psikolog pendidikan di Amerika Serikat, Dr. Adam McCartney, dilansir laman The Sun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arti kata-kata guru di rapor anak
Berikut arti kata-kata guru di rapor anak yang sering disalahpahami orang tua:
1. "Anak jago dan sangat percaya diri bicara dengan bahasa Inggris. Mereka telah menjadi ahli dalam mengatakannya tanpa benar-benar mengucapkannya."
Frasa tersebut adalah bahasa halus untuk menyampaikan bahwa anak banyak bicara di kelas. Mereka mungkin memiliki kepribadian yang suka bergaul dan mendominasi percakapan dengan teman sebaya.
"Jika seorang guru mengatakan sesuatu seperti 'percaya diri dalam menyampaikan pendapat mereka', maka kemungkinan besar anak akan mendominasi percakapan dan menjadi tukang bicara di kelas," kata McCartney.
Menurut McCartney, jika anak digambarkan sebagai 'anak yang mudah penasaran', itu mungkin berarti mereka sering menyela untuk mengajukan pertanyaan. Bila ditulis sebagai pribadi yang 'enerjik', maka itu berarti mereka cenderung kesulitan untuk fokus.
2. "Anak yang ceria di kelas" atau "Anak sangat antusias"
Frasa "Anak yang ceria di kelas" bisa saja merujuk pada murid favorit yang mudah akrab dengan semua orang. Para guru memiliki banyak cara untuk menggambarkan anak-anak yang membantu orang lain, melibatkan semua orang, dan membuat kelas menjadi tempat yang lebih menyenangkan.
Salah satu ahli mengatakan bahwa jika anak digambarkan sebagai anak yang ceria, itu berarti mereka memiliki kepribadian yang efektif dan mudah bergaul dengan semua orang. Namun, McCartney mengatakan bahwa ada sejumlah ungkapan yang cenderung membuat anak ingin menyenangkan orang lain. Salah satunya adalah jika mereka mengatakan 'sangat antusias'.
"Meskipun terdengar positif, hal itu dapat mengindikasikan bahwa mereka mungkin terlalu berusaha menyenangkan orang lain, meskipun ini adalah sifat yang cenderung hilang seiring bertambahnya usia anak," ungkap McCartney.
3. "Anak mampu melakukan semua tugas"
Bila Bunda melihat laporan anak penuh dengan pujian berlebihan, seperti 'Anak mampu melakukan semua tugas', itu mungkin lebih sekedar pujian. Frasa itu bisa berarti anak kita adalah murid kesayangan guru di kelas.
"Seringkali guru bahkan tidak menyadari bahwa mereka memiliki 'murid kesayangan'," kata McCartney.
"Namun, jika mereka mengatakan anak mampu atau laporan tersebut penuh dengan pujian dan hal-hal positif, kemungkinan besar itulah yang mereka maksud," lanjutnya.
4. "Anak memiliki selera humor yang baik"
Frasa ini dapat berarti positif atau negatif, Bunda. Anak yang memiliki selera humor baik mungkin memang sering melontarkan candaan yang baik dan bermaksud baik.
Di sisi lain, 'selera humor yang baik' dapat berkonotasi negatif karena itu bisa berarti mereka adalah 'badut kelas'. Istilah ini merujuk pada siswa yang suka membuat lelucon hingga terkadang mengganggu jalannya proses belajar mengajar.
"Selera humor yang baik tentu bisa berasal dari guru yang tulus, tetapi juga bisa berarti bahwa anak seperti badut kelas," ujar McCartney.
"Jika itu sesuatu yang negatif, seperti 'kesulitan untuk fokus', maka komentar yang bernada humor cenderung lebih mengarah pada perilaku seperti badut kelas," sambungnya.
5. "Anak seperti guru yang suka memerintah" atau "Anak bisa menjadi pemimpin"
Ungkapan tersebut dapat menggambarkan kepribadian anak yang suka memimpin kelompok, membagikan tugas, dan membuat aturan. Kepribadian tersebut dapat diartikan dua arah.
"Ungkapan-ungkapan ini dapat diartikan dua arah, karena kemauan untuk memimpin sebuah kelompok adalah hal yang patut dipuji," ungkap McCartney.
"Namun jika mereka mengatakan seperti 'bisa menjadi pemimpin', itu mungkin berarti mereka agak mendominasi kelompok," lanjutnya.
6. "Anak perlu berusaha lebih keras" atau "Anak mulai dewasa"
Tidak ada orang tua yang ingin mendengar bahwa anak mereka bukan yang terbaik di kelas. Untuk itu, para guru menciptakan sejumlah ungkapan yang bisa menggambarkan hal tersebut.
"Jika guru mengatakan sesuatu seperti bisa mencapai lebih banyak atau perlu berusaha lebih keras, itu berarti anak pintar tetapi ia bisa berusaha lebih giat lagi belajar," kata McCartney.
"Bila mereka menulis anak 'mulai dewasa', itu berarti Si Kecil baru saja mengejar ketertinggalan dengan teman-teman sekelas mereka," sambungnya.
Itulah arti kata-kata guru di rapor anak yang sering disalahpahami oleh orang tua. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Jelang Pembagian Rapor, Ini Lho Contoh Pertanyaan yang Bisa Ditanyakan ke Guru
Parenting
Pemerintah Luncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah
Parenting
40 Contoh Komentar Orang Tua di Raport Sekolah Anak dari SD, SMP, hingga SMA
Parenting
5 Cara Bijak Menyikapi Nilai Rapor Anak Buruk, Lakukan Ini Sebelum Emosi
Parenting
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
5 Foto
Parenting
Bagikan Foto Lebaran, Deretan Artis Ini Masih Rahasiakan Wajah Anak
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
5 Cara Bijak Menyikapi Nilai Rapor Anak Buruk, Lakukan Ini Sebelum Emosi
5 Pertanyaan Penting Orang Tua pada Wali Kelas Anak saat Pengambilan Rapor, Catat Bun!
Pemerintah Luncurkan Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah