parenting
Ketahui Jenis Imunisasi BIAS 2026 di Bulan Agustus, Ada Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki
HaiBunda
Jumat, 07 Aug 2026 13:35 WIB
Daftar Isi
Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dimulai pada bulan Agustus 2026. BIAS dilangsungkan di sekolah-sekolah, Bunda.
Melansir dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), BIAS merupakan layanan imunisasi yang menjadi bagian dari Upaya Kesehatan Sekolah (UKS). Program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar melalui perilaku hidup bersih dan sehat, lingkungan yang sehat, serta peningkatan derajat kesehatan anak sekolah.
"Imunisasi dalam kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bermanfaat untuk mencegah penyakit Difteri, Tetanus, Campak, Rubela dan Kanker Leher Rahim yang dapat menyebabkan kesakitan, disabilitas dan kematian," demikian kata Kemenkes RI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap anak usia sekolah harus dipastikan mendapatkan imunisasi rutin lengkap, tidak hanya imunisasi pada saat bayi dan di bawah usia dua tahun (BADUTA) saja, tetapi juga harus dilengkapi dengan imunisasi lanjutan pada usia sekolah tingkat dasar."
BIAS dimulai sejak tahun 2025, Bunda. Pelaksanaannya ditujukan kepada anak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau sederajat.
Jenis imunisasi anak di BIAS 2026
Catat Bunda, berikut jenis imunisasi BIAS 2026 di bulan Agustus beserta dosis pemberian, seperti melansir dari beberapa sumber:
Kelas 1 SD (usia ±7 tahun)
- Agustus: MR (1 kali)
- November: DT (1 kali)
Kelas 2 SD (usia ±8 tahun)
- November: Td (1 kali)
Kelas 5 SD (usia ±11 tahun)
- Agustus: HPV (1 kali)
- November: Td (1 kali)
Kelas 6 SD (usia ±12 tahun)
- Agustus: HPV
Kelas 9 SMP (usia ±15 tahun)
- Agustus: HPV
Manfaat dari jenis imunisasi di BIAS
Setiap jenis imunisasi di BIAS ini memiliki manfaat bagi anak. Simak manfaatnya berikut ini:
Imunisasi Campak Rubella
Imunisasi MR atau Campak dan Rubella dapat melindungi anak dari penyakit campak yang dapat menyebabkan komplikasi berupa pneumonia (radang paru), ensefalitis (radang otak), kebutaan, dan bahkan berakibat pada kematian.
Imunisasi DT dan Td
Imunisasi DT dan Td dapat melindungi bayi dan anak dari penyakit berbahaya seperti Difteri dan Tetanus.
Imunisasi HPV
Manfaat dari imunisasi HPV adalah melindungi anak perempuan dari kanker leher rahim di masa depan. Menurut data, sekitar 95 persen kasus disebabkan oleh infeksi virus Human Papillomavirus (HPV) tipe berisiko tinggi.
Imunisasi HPV untuk anak laki-laki
Imunisasi HPV tak hanya diberikan pada anak perempuan, tapi juga anak laki-laki. Menurut ulasan Kemenkes RI dan UNICEF, berikut beberapa alasan anak laki-laki membutuhkan vaksin HPV:
- Vaksin memberikan perlindungan anak laki-laki dari risiko penyakit serius di masa depan, seperti kanker anus, kanker penis, dan kanker tenggorokan atau orofaring.
- Vaksin dapat memberikan perlindungan untuk orang terkasih di masa depan, di mana kekebalan yang dimiliki anak laki-laki akan memutuskan rantai penularan virus (tidak menjadi pembawa atau carrier virus).
Berbagai studi kesehatan menunjukkan bahwa vaksin HPV bisa memberikan perlindungan hampir 100 persen terhadap tipe virus berisiko tinggi bila diberikan sejak dini. Tak hanya itu, efektivitasnya juga mampu bertahan hingga lebih dari 10 tahun setelah imunisasi, Bunda.
Kemenkes RI merekomendasikan pemberian imunisasi HPV cukup satu dosis jika diberikan sebelum usia 20 tahun. Untuk perlindungan yang optimal, pemerintah memberikan imunisasi HPV pada anak kelas 5 SD/MI dalam program BIAS. Untuk anak usia 11 tahun di luar sekolah bisa mendapatkan Imunisasi HPV secara GRATIS di Puskesmas, Pos Pelayanan Imunisasi, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Lokasi pemberian vaksin HPV untuk anak laki-laki di program BIAS 2026
Pada Agustus tahun ini, pemberian vaksin HPV dalam program BIAS untuk anak laki-laki berusia 11 tahun akan dilaksanakan di tiga provinsi. Ketiga provinsi tersebut yakni Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), DKI Jakarta, dan Bali.
"Jadi memang di tahun ini kami rencanakan untuk bias bulan Agustus, kita akan memulai introduksi pemberian vaksin HPV pada anak laki-laki di tiga provinsi. Jadi betul di Yogyakarta, kemudian di Jakarta, dan Bali," kata Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan RI, dr. Indri Yogyaswari, MARS, dilansir detikcom.
Menurut Indri, pemberian vaksin HPV untuk anak laki-laki akan diperluas ke tiga provinsi lainnya pada 2027, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Banten. Pada 2028, program tersebut akan diperluas ke Jawa Timur.
"Jadi memang kita mulai dulu di tahun ini untuk tiga provinsi, yang tadi kami sudah sampaikan, nanti di tahun depan akan ada tiga provinsi lagi tambahan, tahun 2028 akan ada tambah satu provinsi, sebelum rencana kita akan nationwide," ungkapnya.
Demikian penjelasan terkait jenis imunisasi pada BIAS 2026. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
BIAN Tahap 2 Mulai Digelar 1 Agustus, Ini Daftar Imunisasi yang Harus Dikejar
Parenting
Sukseskan BIAN 2022 Yuk, Demi Lindungi Anak dari Campak-Rubella hingga Polio
Parenting
Si Kecil Ketinggalan Imunisasi Campak Rubella? Kejar di Program BIAN Usai Lebaran
Parenting
Jadwal Imunisasi Anak Usia 0-18 Tahun Sesuai Rekomendasi IDAI
Parenting
Haruskah Imunisasi Bayi Ditunda Saat Pandemi Corona? Simak Saran Dokter
7 Foto
Parenting
7 Potret Natarina Anak Taufik Hidayat yang Kini Beranjak Dewasa
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Jadwal Imunisasi Bayi Lengkap Sesuai Usia Beserta Jenis, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Anak Terlambat Vaksin Rotavirus, Orang Tua Harus Bagaimana?
4 Daftar Imunisasi Anak yang Tidak Boleh Terlambat Diberikan