Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Pakar Ungkap Pentingnya Waktu Istirahat di Sekolah, Jaga Fokus hingga Kelola Stres Anak

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 05 Aug 2026 09:20 WIB

Ilustrasi Anak Sekolah
Ilustrasi Anak Sekolah/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Tomwang112
Jakarta -

Setiap sekolah umumnya memberikan waktu istirahat untuk siswa di antara padatnya jadwal belajar. Waktu istirahat ternyata memberikan manfaat bagi pertumbuhan dan keberhasilan anak di sekolah, Bunda.

American Academy of Pediatrics (AAP) baru-baru ini merevisi kebijakan 'The Crucial Role of Recess' atau terkait waktu istirahat anak di sekolah, dalam jurnal Pediatrics edisi Juni 2026. Menurut AAP, waktu istirahat di sekolah dapat berhubungan langsung dengan keberhasilan akademis anak.

AAP mengamati bahwa tidak semua siswa mendapatkan waktu istirahat harian di sekolah. Padahal, studi terbaru menunjukkan bahwa waktu tanpa struktur saat istirahat, justru dibutuhkan untuk memproses dan mengingat informasi kelas yang baru diperoleh secara efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Waktu istirahat seharusnya berbeda seiring bertambahnya usia anak, tetapi tetap sama pentingnya bagi siswa sekolah saat mereka beralih dari taman bermain ke pengalaman sosial yang lebih luas," kata penulis utama studi dan perwakilan AAP, Robert Murray, MD, FAAP, dilansir laman Healthy Children.

"Penelitian menunjukkan bahwa istirahat dari pembelajaran di kelas membantu siswa dari segala usia untuk menyegarkan diri, fokus lebih baik, dan mengelola stres ketika mereka kembali belajar."

Kebijakan AAP ini direvisi untuk menggantikan rekomendasi tahun 2013. Dalam kebijakan baru ini, AAP mengutip studi terbaru dalam neurofisiologi pembelajaran, kesehatan remaja, perkembangan sosial-emosional, keterampilan eksekutif, dan peran keterlibatan teman sebaya serta bermain untuk kesejahteraan anak.

"Sebagai orang dewasa, kita tahu manfaat dari istirahat minum kopi, bersosialisasi dengan rekan kerja, atau berjalan-jalan singkat di tempat kerja ketika kita merasa lelah, stres, atau tidak produktif selama jam kerja," penulis lainnya, kata Catherine Ramstetter, PhD.

"Lalu, mengapa kita mempertanyakan kebutuhan yang sama di kalangan anak-anak dan remaja? Kita tahu bahwa waktu istirahat mendukung kemampuan anak-anak untuk belajar dan mengingat informasi baru, sekaligus membantu mereka menavigasi hubungan sosial, dan membangun kepercayaan diri," sambungnya.

Waktu istirahat adalah waktu pribadi anak

Dalam kebijakan ini, AAP merekomendasikan agar waktu istirahat dilindungi sebagai waktu pribadi anak, dan tidak pernah ditahan karena alasan akademis atau hukuman. Waktu istirahat mencakup berbagai aktivitas, mulai dari bermain fisik hingga interaksi sosial, di dalam atau di luar ruangan, dan dengan durasi waktu yang bervariasi.

Studi terbaru tentang ilmu saraf pembelajaran menekankan pentingnya istirahat teratur setelah sesi pengajaran yang intensif. Aktivitas seperti bermain aktif secara fisik saat istirahat juga dapat membantu mempertahankan daya ingat.

"Para dokter anak mendukung orang tua dan sekolah dalam melindungi waktu istirahat harian sebagai hal penting bagi kesehatan dan pembelajaran semua anak sepanjang masa sekolah mereka," ujar Murray.

"Waktu istirahat harus aman, inklusif, dan dirancang agar setiap siswa merasa diterima dan mampu berpartisipasi."

Dalam studi ini, peneliti melakukan peninjauan komprehensif terhadap literatur khusus tentang waktu istirahat sekolah, dimulai dengan pencarian di Google Scholar, untuk mengumpulkan definisi, pernyataan posisi, dan rekomendasi kebijakan dari asosiasi dan organisasi nasional hingga internasional. Pencarian multi-basis data kemudian dilakukan.

Hasil studi menunjukkan, waktu istirahat memainkan peran penting di sekolah sebagai jeda yang diperlukan dari kerasnya tantangan akademis. Waktu istirahat merupakan pelengkap, bukan pengganti.

Waktu istirahat dapat mendorong aktivitas dan gaya hidup sehat. Namun, waktu istirahat, terutama waktu istirahat tanpa struktur dan bermain bebas, dapat memberikan kontribusi unik bagi perkembangan kreatif, sosial, dan emosional anak.

Demikian studi terbaru yang mengungkap manfaat dari waktu istirahat di sekolah bagi anak. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda