Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

9 Contoh Kegiatan MPLS 2026 PAUD-TK yang Menarik dan Materinya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 13 Jul 2026 13:35 WIB

Ilustrasi Anak TK Sekolah
9 Contoh Kegiatan MPLS 2026 PAUD-TK yang Menarik dan Materinya/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Ekkasit Jokthong
Daftar Isi
Jakarta -

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) akan dimulai pada pekan pertama di awal masuk tahun ajaran baru 2026/2027. Kegiatan ini akan berlangsung selama lima hari, Bunda.

Dilansir laman Cerdas Berkarakter Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), MPLS Ramah dilaksanakan untuk menanamkan sejak dini budaya sekolah aman dan nyaman pada murid baru. MPLS menjadi kegiatan pertama bagi murid baru yang dilakukan oleh sekolah untuk menumbuhkan dan memperkuat karakter serta profil lulusan.

"Hari pertama sekolah harus menjadi pengalaman yang aman, nyaman, menyenangkan, dan bermakna bagi setiap murid," demikian isi unggahan di Instagram Kemendikdasmen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Penyelenggaraan MPLS dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026, pembentukan panitia MPLS ditetapkan oleh Kepala Sekolah. Nantinya, panitia terpilih dapat menyusun program, termasuk kegiatan MPLS.

Kegiatan MPLS 2026 untuk PAUD/TK

Melansir dari buku Rujukan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 untuk Taman Kanak-kanak, berikut 9 kegiatan MPLS 2026 untuk PAUD/TK:

1. Kegiatan Salam Sapa Murid Baru

Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif dengan membangun kedekatan emosional antara guru dan murid baru yang sedang dalam kondisi transisi dari lingkungan rumah ke lingkungan sekolah melalui sambutan yang penuh kasih sayang.

Di kegiatan ini, guru memutarkan jingle MPLS Ramah yang berjudul 'Hari Baru' dan 'Rukun sama Teman'. Guru menyambut murid di gerbang sekolah. Orang tua atua wali murid memberikan kesempatan kepada murid untuk mengikuti kegiatan belajar secara mandiri di kelas untuk melatih kemandirian murid baru. Meski begitu, orang tua dapat mendampingi anak di kelas.

1. Pengenalan diri, teman, dan guru

Aktivitas pengenalan diri, teman, dan guru dapat dilakukan di hari pertama MPLS, Bunda. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun pertemanan yang positif dengan mengenali berbagai emosi diri, menyampaikan perasaan dengan cara yang baik, serta menghargai dan mengenal nama guru dan teman.

Alur kegiatan dapat dimulai dengan guru dan semua murid berkumpul dalam lingkaran besar. Guru lalu menyapa dan menanyakan kabar murid, lalu mengenalkan dirinya.

Guru lalu menanyakan kepada murid tentang perasaan mereka di hari masuk sekolah. Misalnya, guru menanyakan siapa yang pagi ini sedih dan menanyakan mengapa murid sedih.

Setelah itu, guru mengajak murid berkenalan dengan menggunakan lagu perkenalan atau metode lain yang menyenangkan. Setelah selesai, guru mengucapkan terima kasih kepada murid yang sudah memperkenalkan diri.

2. Jelajah Sekolahku

Jelajah Sekolahku adalah kegiatan untuk mengenalkan lingkungan belajar melalui eksplorasi bebas menggunakan seluruh fasilitas yang ada di sekolah. Sebelum memulainya, murid akan diminta berbaris seperti kereta api.

Mereka lalu berjalan dengan tertib, menjaga diri dan teman, serta diminta untuk mendengarkan penjelasan dari guru. Selanjutnya, guru memandu murid berkeliling dan mengenalkan setiap sudut sekolah.

Guru dapat mengajukan pertanyaan sederhana ke murid untuk memastikan mereka sudah memahami lingkungan sekolah dengan baik.

3. Makan Sehat dan Bergizi

Kegiatan ini mengajak murid makan bersama di antara waktu sekolah. Selama kegiatan, guru dapat mencontohkan persiapan makan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Setelah duduk bersama, guru mengajak murid untuk berdoa sebelum makan, sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Sebelum makan, guru juga mengingatkan adab makan, seperti makan dengan rapi, tenang, dan tidak terburu-buru.

Setelah makan, murid dan guru merapikan alat makan, mengumpulkan sampah, dan membuangnya ke tempat sampah. Guru juga memberikan apresiasi ke murid atas kerja sama dan kemandirian mereka.

4. Bermain Ceria

Kegiatan Bermain Ceria dapat mengembangkan kreativitas dan kemandirian anak. Selain itu, kegiatan ini juga dapat mengembangkan kemampuan sosial emosional murid melalui eksplorasi yang menyenangkan.

Dalam kegiatan ini, guru mengajak murid baru bermain bersama. Guru lalu menjelaskan aturan bermain, termasuk kesempatan bermain, menunggu giliran, bermain bergantian, saling menjaga teman, dan membereskan kembali mainan yang digunakan.

Selama melakukan kegiatan ini, anak-anak diberikan kebebasan untuk memiliki permainan yang disukai. Durasi kegiatan sekitar 15 menit.

5. Jeda Ceria

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menjaga semangat, meningkatkan konsentrasi, dan membentuk kebiasaan hidup aktif. Durasi kegiatan cukup singkat, yakni sekitar lima menit.

Kegiatan dapat dimulai saat guru mengajak murid berkumpul membantu lingkaran. Guru lalu memutarkan video Jeda Ceria. Selanjutnya, guru memimpin dan mendampingi murid untuk melakukan gerakan Jeda Ceria dengan semangat.

6. Pertemuan Pagi Ceria

Pertemuan Pagi Ceria merupakan kegiatan yang bertujuan untuk membentuk karakter anak melalui rangkaian Senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama sebelum mengawali aktivitas belajar.

Selama lagu Senam Anak Indonesia Hebat diputar, guru menunjukkan gerakan yang kemudian diikuti oleh anak-anak. Durasi kegiatan ini dapat disesuaikan dengan kondisi murid ya, Bunda.

7. Permainan Tebak Gambar

Dalam kegiatan ini, guru dapat mengenalkan permainan tebak gambar Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH). Melalui aktivitas ini, anak PAUD atau TK dapat bermain sekaligus mendapatkan pemahaman awal dan pembiasaan perilaku positif.

Berikut alur kegiatan untuk permainan tebak gambar:

  • Guru mengajak murid berdiri melingkar untuk bermain tebak kebiasaan dalam 7KAIH.
  • Guru menjelaskan aturan main kepada murid. Aturannya, saat guru mengangkat satu gambar, murid-murid diminta berlari ke arah gambar yang sama yang sudah ditempel di lantai/dinding dan menyebutkan serta memeragakan gerakannya.
  • Permainan bisa dilakukan sambil guru memutar lagu Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH).
  • Guru mengajak murid mengulang kembali menyebutkan 7KAIH yang dilakukan oleh murid setiap hari dan memberikan penjelasan singkat.
  • Guru mengajak murid menirukan kegiatan sederhana sesuai dengan kebiasaan yang dikenalkan, seperti berdoa, menyapa teman, atau
    merapikan mainan.
  • Guru memberi pujian kepada murid yang berani mencoba dan mengikuti kegiatan dengan baik.
  • Guru menutup kegiatan dengan mengajak murid mengulang bersama kebiasaan baik yang sudah dipelajari hari itu.

8. Gerak bersama melalui permainan tradisional

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat rasa kebersamaan anak melalui pelestarian budaya. Anak-anak bisa memainkan permainan tradisional yang interaktif dan menyenangkan.

Di kegiatan ini, guru dapat menyiapkan beberapa jenis permainan tradisional, seperti lompat tali yang terbuat dari karet. Guru dapat mengajak murid berbaris rapi dan mencontohkan cara bermain.

Di permainan ini, tidak ada penentuan menang dan kalah. Murid hanya dilatih untuk mengenal dan berani mencoba hal yang baru, seperti bermain permainan tradisional.

9. Sekolah Bersih, Hati Ceria

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan murid baru tentang nilai-nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Di kegiatan ini, anak-anak diberikan kantong kertas atau kantong plastik dan sarung tangan untuk memungut sampah. Mereka juga dapat menggunakan alat kebersihan, seperti sapu, pengki, dan tempat sampah.

Selama kegiatan berlangsung, guru dapat memutar lagu yang ceria berjudul Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Durasi kegiatan sekitar 30 menit.

Demikian 9 contoh kegiatan MPLS 2026 untuk anak PAUD/TK. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda