parenting
Film Aku Sebelum Aku di Netflix, Saat Anak Memikul Ekspektasi Ayah yang Menyimpan Luka Masa Lalu
HaiBunda
Minggu, 12 Jul 2026 15:35 WIB
Daftar Isi
Film Aku Sebelum Aku akan tayang di platform Netflix pada 16 Juli 2026. Film ini menghadirkan drama keluarga menyentuh, yang kisahnya dekat dengan kehidupan banyak orang.
Aku Sebelum Aku dibintangi oleh sederet aktor ternama Tanah Air, seperti Ringgo Agus Rahman, Prastiwi Dwiarti, Bimasena, Aming, dan Widuri Puteri. Film yang disutradarai oleh Gina S. Noer ini mengangkat hubungan yang kompleks antara ayah dan anak yang dibayangi oleh ekspektasi hingga tekanan untuk meraih kesuksesan.
Sinopsis film Aku Sebelum Aku
Film Aku Sebelum Aku mengisahkan Jati (Bimasena), seorang siswa SMA berprestasi yang menjadi kebanggaan kedua orang tuanya. Di balik berbagai pencapaiannya, Jati justru merasa terbebani oleh ekspektasi dan ambisi sang ayah, Jaya (Ringgo Agus Rahman), yang menginginkan putranya terus meraih prestasi dan memenuhi harapan yang telah ditetapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suatu hari, Jati mengalami serangan panik yang mengubah hidupnya. Melihat kondisi Jati, sang ibunda, Ambu Asih (Prastiwi Dwiarti), berusaha membantu putranya bangkit dengan mengenalkan lingkungan yang baru. Di sana, Jati bertemu dengan teman-teman sebaya yang membawanya pada pengalaman baru dan membantu menemukan kembali dirinya.
Namun, ketika Jati sudah mulai berubah, konflik dengan sang ayah justru semakin memuncak. Jaya, yang masih dibayangi luka masa lalu, sulit menerima perubahan putranya dan tetap menaruh ekspektasi tinggi terhadap pencapaian akademik Jati. Di tengah hubungan yang semakin renggang, Jati justru menemukan sebuah rahasia yang selama ini disembunyikan oleh sang ayah, membuka babak baru dalam perjalanan mereka sebagai keluarga.
Ringgo tentang perannya sebagai Jaya di film Aku Sebelum Aku
Ringgo Agus Rahman menjadi salah satu tokoh sentral dalam film Aku Sebelum Aku. Pria 43 tahun ini mengaku karakter Jaya terasa sangat dekat dengan kehidupannya sebagai seorang ayah. Menurutnya, pergulatan batin, rasa khawatir, hingga keinginan untuk memberikan yang terbaik bagi anak merupakan hal yang juga ia rasakan dalam kehidupan sehari-hari.
"Sama seperti saya di kehidupan asli tuh juga punya kebingungan yang sama, karena waktu pertama kali baca skenario terlalu relate ke banyak orang tua terutama saya," kata Ringgo kepada media, belum lama ini.
"Saya juga punya permasalahan yang sama. Misalnya, anak saya lagi tanding basket. Di satu sisi saya mau memberikan motivasi, tapi motivasi yang seperti apa ya? Apakah harus marah ketika dia bermain jelek? Apakah memang harus bagus atau bagaimana? Kalau saya mau dia juara di basket, apakah itu ambisi saya yang dulu enggak bisa basket tapi suka olahraga ini. Apakah saya ingin melihat anak saya pintar, harus apa, apakah dimarahi supaya bisa kasih dorongan? Saya enggak tahu sampai batasannya seperti apa," sambungnya.
Menurut Ringgo, film ini meninggalkan kesan yang mendalam terhadap cara pandangnya sebagai seorang ayah. Ringgo kini semakin menyadari bahwa menjadi orang tua bukan hanya tentang membimbing atau memberikan arahan, tetapi juga berusaha memahami apa yang dirasakan anak. Baginya, mendengarkan dan melihat dunia dari sudut pandang anak merupakan bagian penting dalam membangun hubungan yang sehat di dalam keluarga.
"Sama seperti karakter Jaya di film Aku Sebelum Aku, di mana dia punya kebingungan yang sama, malah cenderung naif. Sadar sekali tujuannya baik, tapi bahasa yang dikeluarkan dan bahasa anaknya berbeda, sehingga perselisihannya sama seperti kehidupan nyata," ungkap Ringgo.
"Kalau lihat film ini kayak bercermin sekaligus ada tamparan, hati-hati ya, sebenarnya kamu itu pengin anak memberikan yang terbaik, atau anak cuma sebagai pelengkap saja untuk bisa dibanggain di depan orang lain. Itu sama dengan yang saya hadapi. Jadi film ini membuat saya banyak berkaca dan menjaga diri supaya enggak kelewatan ke anak," lanjutnya.
Ringgo mengatakan film Aku Sebelum Aku menyampaikan pesan yang mendalam tentang dinamika kehidupan keluarga. Film ini mengajak penonton untuk lebih mengenal dan memahami setiap anggota keluarga, termasuk latar belakang, perasaan, serta pengalaman yang membentuk diri mereka.
"Saya suka sekali dengan pandangan di film ini, di mana setiap manusia yang berinteraksi di film ini, bahkan keluarga, itu harus memahami dan mengenal sekali anggota keluarganya," ungkapnya.
Bimasena sebagai Jati di Film Aku Sebelum Aku/ Foto: Netflix Indonesia |
Bimasena tentang konflik anak remaja yang diangkat di film
Selain Ringgo Agus Rahman, penampilan Bimasena sebagai Jati juga menjadi salah satu sorotan dalam film Aku Sebelum Aku. Jati digambarkan sebagai remaja pendiam yang menyimpan pergulatan batin akibat tekanan dan ekspektasi sang ayah.
Bimasena menilai karakter Jati cukup dekat dengan realitas yang dihadapi banyak remaja saat ini. Menurut aktor berusia 16 tahun tersebut, konflik batin yang dialami remaja kerap dipengaruhi oleh pola komunikasi yang terjalin di dalam keluarga. Ketika komunikasi tidak berjalan dengan baik, remaja bisa memilih untuk memendam perasaannya atau mencari tempat lain untuk bercerita.
Dalam kehidupan pribadinya, Bimasena pun mengaku lebih nyaman mencurahkan isi hati kepada teman-temannya dibandingkan orang tua. Bimasena menganggap teman sebaya lebih mudah memahami situasi yang sedang dihadapinya.
"Kalau dari pandangan aku sebagai anak remaja, kenapa sih kita lebih nyaman cerita sama teman daripada keluarga sendiri? Kadang ada batasan di mana kayaknya Mama dan Papa enggak usah tahu dulu, malu gitu," kata Bimasena.
"Selain itu, ada di saat kita cerita sebenarnya enggak butuh saran, cuma mau didengarkan. Tapi di beberapa kasus, kita cerita ke orang tua itu ada nasihatnya, itu yang bikin agak males. Tapi bukan karena kita enggak sayang atau enggak mau cerita. Cuma ada batasannya saja. Ada beberapa titik harus di-keep sendiri, tapi dengan kita dikasih tanggung jawab, dan gimana caranya kita enggak menghancurkan tanggung jawab itu," tuturnya.
Pratiwi Dwiarti perankan sosok ibu yang selalu ada untuk anak
Artis Pratiwi Dwiarti atau akrab disapa Tiwi, memerankan karakter Ambu Asih di film ini. Ia adalah sosok Bunda penyayang dan penuh perhatian.
Melalui film Aku Sebelum Aku, Tiwi mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga tentang dinamika keluarga, terutama pentingnya memahami latar belakang dan luka yang mungkin dimiliki setiap anggota keluarga.
"Kalau dari film ini sendiri, sebenarnya yang bikin aku lebih berkaca lagi adalah kita itu enggak bisa memilih keluarga. Misalnya, apakah orang tua punya luka di masa lalunya atau sedang menghadapi trauma? Tapi mungkin kita bisa bertanya sama keluarganya, kenapa sih kok bapak kayak gini ya? Jadi mungkin dari situ kita bisa lebih mengenalnya," ujar Tiwi.
Menurut Tiwi, karakter Ambu Asih menggambarkan sosok Bunda yang berupaya menjaga keharmonisan keluarga di tengah konflik yang terjadi. Sebagai istri dan Bunda, Ambu tidak berpihak kepada siapa pun, melainkan berusaha memberikan ruang bagi setiap anggota keluarga untuk menyampaikan perasaan secara terbuka.
"Kalau untuk karakternya Ambu sendiri, di sini bagaimana caranya dia bisa menjadi penengah dan memberikan ruang masing-masing supaya setiap orang tuh punya tempat berkomunikasi secara terbuka agar bisa menyampaikan perasaannya sendiri," kata Tiwi.
Film Aku Sebelum Aku/ Foto: Netflix Indonesia |
Film Aku Sebelum Aku hadirkan tantangan menjadi orang tua
Film Aku Sebelum Aku bisa menjadi tontonan yang relevan bagi Bunda dan Ayah yang sedang belajar menjalani peran sebagai orang tua. Menurut sutradara Gina S. Noer, film ini dapat menggambarkan tantangan terbesar yang dihadapi orang tua saat berkonflik dengan anaknya.
Melalui kisah hubungan ayah dan anak, film ini mengangkat dinamika keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari ekspektasi, komunikasi, hingga proses menerima anak apa adanya.
"Jadi orang tua itu tantangan terbesar. Orang tua tuh sebenarnya butuh keberanian untuk percaya kalau anak adalah individu sendiri dan mereka akan punya perjalanan yang enggak bisa kita atur, kita cuma bisa temenin. Orang pasti gagal dan bikin kesalahan yang mungkin dahsyat banget, tapi kan di situ tantangannya. Apa kamu masih bisa mencintainya meski tidak sempurna? Kalau mencintai orang yang sempurna kan gampang," kata Gina.
Selain mengangkat konflik antara orang tua dan anak, film Aku Sebelum Aku juga menyoroti pentingnya memperbaiki hubungan setelah terjadi konflik. Menurut Gina S. Noer, banyak keluarga mampu menghadapi konflik, tetapi belum tentu berhasil membangun kembali hubungan yang sempat renggang.
"Menurut aku yang banyak banget gagal di keluarga adalah repair atau bagaimana memperbaiki setelah konflik. Berkonflik dan kasih solusi sih gampang, tapi memperbaiki setelahnya itu susah," ungkap Gina.
Gina menambahkan bahwa proses memperbaiki hubungan seringkali diawali dengan keberanian untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf. Meski terdengar sederhana, kata 'maaf' memiliki makna yang besar dalam membangun kembali kepercayaan dan kedekatan dalam keluarga.
"Makanya 'maaf' tuh jadi penting banget. Kata yang jarang diomongin tapi ketika kita harus ngucapin, make sure kalau itu di momen yang berharga dan memang perlu," tuturnya.
Itulah sinopsis dan cerita para pemain film Aku Sebelum Aku yang akan tayang di Netflix pada 16 Juli 2026. Jangan sampai terlewatkan ya, Bunda dan Ayah.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
5 Langkah Mengawasi Tontonan Anak dengan Fitur Parental Control Netflix
Parenting
Bunda, Pahami Bahaya Bird Box Challenge yang Viral di Kalangan Anak
Parenting
Serial Netflix Wednesday Angkat Kisah Tak Harmonis Ibu-Anak karena Beda Sifat
Parenting
Rekomendasi Film Anak Terbaru: The Mitchells vs The Machines
Parenting
5 Ide Aktivitas Bersama Anak di Rumah Terinspirasi dari Film
5 Foto
Parenting
5 Potret Luisa Adreena Pemeran Na Willa di Film Keluarga yang Tayang Lebaran 2026
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Bimasena sebagai Jati di Film Aku Sebelum Aku/ Foto: Netflix Indonesia
Film Aku Sebelum Aku/ Foto: Netflix Indonesia
7 Drama Korea & Film di Netflix Bertema Keluarga, Cocok Ditonton Akhir Pekan
5 Rekomendasi Film Netflix, Buat Nonton Bareng Keluarga Sambut Tahun Baru Bun
5 Rekomendasi Tayangan Netflix di Hari Anak Sedunia, Tonton Bareng Si Kecil Bun