parenting
Mengenal Vaksin Demam Berdarah Dengue (DBD) untuk Anak, Waktu Diberikan & Kisaran Harganya
HaiBunda
Selasa, 30 Jun 2026 20:00 WIB
Daftar Isi
Vaksin Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi salah satu upaya pencegahan yang kini semakin diperhatikan untuk membantu melindungi anak dari penyakit DBD, Bunda.
DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Kondisi ini dapat menimbulkan demam tinggi, nyeri otot, hingga komplikasi yang lebih serius.
Penyakit ini bukan lagi hal yang asing, terlebih bagi Bunda yang tinggal di wilayah tropis dan subtropis. Anak-anak pun menjadi salah satu kelompok yang rentan mengalami infeksi dengue.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menilik dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), virus ini memiliki empat serotipe atau variasi yang dapat menginfeksi manusia. Virus tersebut ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang penyebarannya hampir ditemukan di seluruh Indonesia.
Meski demikian, ada upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk melindungi anak dari penyakit ini, yaitu dengan pemberian vaksin. Lalu, kapan waktu diberikan dan kisaran harganya?
Mengenal vaksin DBD untuk anak
IDAI menjelaskan bahwa vaksin DBD merupakan vaksin yang bertujuan untuk mencegah infeksi dengue atau mengurangi risiko terjadinya penyakit yang lebih berat, Bunda.
Seperti diketahui, penyakit DBD memiliki gejala yang sangat beragam. Karena itulah, upaya pencegahan menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Salah satu vaksin yang telah tersedia di Indonesia adalah Tetravalent Dengue Vaccine (TDV).
Vaksin Dengue mengandung virus dengue yang telah dilemahkan dan dapat memberikan perlindungan terhadap empat jenis virus dengue. Vaksin Dengue bekerja dengan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk menghasilkan antibodi yang melawan virus dengue.
Selain memberikan perlindungan, vaksin TDV juga disebut dapat menurunkan risiko keparahan penyakit DBD. Ketua Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Sukamto Koesnoe, efektifitas vaksin TDV mencapai hingga 80 persen.
Sukamto juga menjelaskan bahwa vaksin TDV telah melalui berbagai tahapan uji penelitian, mulai dari fase satu, fase dua, hingga fase tiga.
"Itu artinya sudah melewati berbagai fase uji penelitian, fase satu, fase dua, fase tiga, dengan berbagai bukti, salah satunya bukti keamanan," kata Sukamto, dikutip dari CNN Indonesia.
Waktu diberikan vaksin DBD pada anak
Dikutip dari IDAI, vaksin DBD dapat diberikan kepada anak mulai usia 6 tahun, Bunda. Rekomendasi ini didasarkan pada hasil penelitian yang menunjukkan manfaat dan keamanan vaksin pada kelompok usia tersebut.
Pemberian vaksin dilakukan sebanyak dua kali untuk mendapatkan perlindungan yang optimal. Kedua dosis tersebut diberikan dengan jarak waktu sekitar tiga bulan antar penyuntikan.
Kisaran harga vaksin DBD untuk anak
Vaksin DBD dapat diperoleh di klinik, rumah sakit, maupun praktik dokter anak swasta. Biaya pemberiannya dapat berbeda-beda tergantung fasilitas dan layanan yang diberikan oleh masing-masing tempat.
Kalau dilihat secara umum, harga vaksin DBD di Indonesia berkisar mulai dari Rp500 ribu per dosis. Meski demikian, biaya vaksin dinilai lebih terjangkau jika dibandingkan dengan biaya perawatan anak saat terkena DBD.
IDAI menegaskan bahwa vaksin DBD tetap diperlukan karena infeksi dengue dapat terjadi kapan saja dan menyerang siapa saja, termasuk anak dengan daya tahan tubuh dan status gizi yang baik, Bunda.
Syarat dan cara mendapatkan vaksin DBD
Sebelum menerima vaksin DBD, Bunda perlu memastikan beberapa syarat telah terpenuhi. Berikut penjelasan selengkapnya:
- Sehat secara fisik.
- Belum atau sudah pernah terinfeksi DBD.
- Tidak memiliki alergi terhadap vaksin DBD.
- Sistem imun tidak lemah.
Cara mendapatkan vaksin DBD:
- Pergi ke rumah sakit atau klinik yang menyediakan layanan vaksinasi DBD.
- Konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan dan memastikan Bunda memenuhi syarat untuk menerima vaksin DBD.
- Lakukan vaksinasi.
Itulah penjelasan mengenai vaksin DBDÂ untuk anak, mulai dari manfaat, waktu pemberian, hingga kisaran harganya. Semoga informasi ini dapat membantu Bunda, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Menkes Ungkap Alasan Banyak Orang Tua Enggan Vaksinasi Anak
Parenting
Anak Demam Turun Disertai Nyeri Perut, Waspada Terkena DBD Bunda
Parenting
7 Ciri DBD pada Anak yang Perlu Diwaspadai, Kapan Perlu Dibawa ke Dokter?
Parenting
Ciri-Ciri Anak Kena DBD Alias Demam Berdarah Dengue, Sudah Tahu Bun?
Parenting
Imunisasi Ganda, Pilihan Vaksinasi untuk Lindungi Anak Selama Pandemi
Parenting
Kenali Gejala DBD pada Anak yang Tidak Bunda Sadari
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
7 Ciri-ciri Bayi Terkena DBD dan Cara Mengatasinya, Bunda Perlu Tahu
5 Pertolongan Pertama Demam Berdarah pada Anak
Cara Mengecek DBD pada Anak dan Bayi, Jangan sampai Terlambat!