Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Anak Masih Susah Pegang Pensil dengan Benar? Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya

Kinan   |   HaiBunda

Minggu, 28 Jun 2026 14:30 WIB

anak menulis
Ilustrasi/Foto: Getty Images/Nadija Pavlovic
Daftar Isi
Jakarta -

Saat masuk usia prasekolah, salah satu masalah yang kerap dialami yakni anak masih susah pegang pensil dengan benar. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Perlu diketahui bahwa kemampuan dan cara anak memegang pensil mungkin terlihat sepele, tetapi ini berperan penting dalam perkembangan menulis, menggambar, dan berbagai aktivitas belajar lainnya. 

Para ahli menilai bahwa penyebab utama dari masalah ini termasuk seperti kurangnya aktivitas motorik halus sejak dini. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Selain itu, screen time berlebihan di usia kecil juga bisa menjadi faktor yang memengaruhi kemampuan anak memegang pensil di usia prasekolah. 

Saat anak sulit memegang pensil dengan benar

Praktisi pendidikan anak di Amerika Serikat, Kirsten Horton, melakukan evaluasi terhadap anak-anak usia prasekolah. Menurutnya, kesulitan dalam memegang pensil merupakan hal yang cukup umum terjadi.

"Saya memperkirakan lebih dari setengah anak mendaftar sekolah dengan kondisi belum bisa menggenggam pensil secara fungsional," kata Horton, seperti dikutip dari Parents.

Anak juga lebih sering terlihat memegang pensil dengan genggaman mengepal atau sering berganti tangan maupun posisi karena tangan mereka cepat lelah. Pada usia antara 4 hingga 6 tahun, sebagian anak mulai mengembangkan cara memegang pensil dengan lebih benar.

Mengapa sulit memegang pensil bisa menjadi masalah?

Meskipun terkadang hal ini merupakan bagian yang wajar dalam proses perkembangan anak, orang tua perlu paham bahwa kondisi tersebut bisa dipengaruhi oleh screen time.

Menurut praktisi pendidikan anak usia dini, Suzanne Steele, anak masih susah pegang pensil dengan benar berkaitan dengan kurangnya latihan atau stimulasi motorik halus di rumah. Misalnya seperti kegiatan mewarnai, bermain plastisin, meronce manik-manik, bermain balok, atau menggunakan gunting.

"Saat main gadget, anak-anak lebih banyak menggunakan jarinya untuk menggeser atau mengetuk layar. Hal ini memengaruhi kekuatan tangan, koordinasi motorik halus, dan kemampuan menggunakan pensil dengan baik nantinya," imbuh Steele.

Dampak anak susah memegang pensil dengan benar

Selain sulit melakukan aktivitas seperti menulis, menggambar, atau mewarnai, susah memegang pensil juga membuat anak jadi mudah lelah atau frustrasi di sekolah. Kegiatan yang ada membuat anak merasa tidak nyaman karena mereka tidak kesulitan dalam menggenggam.

Bagi sebagian anak, kondisi ini juga dapat membuat mereka kesulitan mengikuti aktivitas akademik di sekolah. 

Tulisan tangan berkaitan dengan perkembangan literasi awal, kemampuan mengeja, dan daya ingat. Jika tetap minim stimulasi, anak-anak berpotensi mengalami masalah jangka panjang.

Termasuk di antaranya seperti nyeri tangan kronis dan kelelahan otot akibat tekanan berlebihan pada otot dan ligamen, karena cara memegang yang tidak tepat.

Selain itu, tulisan tangan anak juga dapat terdampak karena genggaman yang kurang baik membuat pensil lebih sulit dikendalikan, sehingga hasil tulisan menjadi berantakan dan bahkan sulit dibaca.

Cara melatih anak menggenggam pensil di rumah

5 Ide Aktivitas Motorik Anak Usia 4 Tahun Sebelum Belajar MenulisIlustrasi/Foto: Getty Images/Nuttawan Jayawan

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membantu melatih anak menggenggam pensil dengan benar, Bunda: 

1. Metode 'pinch and flip'

Minta anak menjepit pensil di dekat ujungnya menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, lalu putar pensil hingga posisinya bertumpu pada lekukan tangan.

2. Gunakan permukaan vertikal

Ajak anak menggambar pada papan gambar berdiri atau papan tulis yang ditempel di dinding. Aktivitas ini dapat membantu melatih kekuatan bahu dan pergelangan tangan Si Kecil.

3. Pilih pensil atau krayon berukuran pendek

Alat tulis yang ukurannya lebih kecil dan pendek dapat mendorong anak untuk menggenggam dengan benar, karena mereka harus memegangnya lebih dekat ke ujung.

Hal ini juga membuat area pegangan yang ada menjadi lebih sedikit, dibandingkan jika mereka menggunakan alat tulis berukuran panjang.

4. Gunakan trik 'kaus kaki'

Nah, untuk cara ini Bunda bisa memanfaatkan kaus kaki lama di rumah yang sudah tidak terpakai. Buat dua lubang pada bagian ujungnya, lalu minta anak memakainya seperti sarung tangan dengan ibu jari dan jari telunjuk keluar melalui lubang tersebut.

5. Gunakan alat bantu genggaman pensil

Jika berbagai cara yang disebutkan di atas belum berhasil membantu anak menggenggam, cobalah gunakan alat bantu genggaman pensil (pencil grip). 

Alat ini dapat membantu membiasakan anak menggunakan posisi memegang pensil yang benar dalam aktivitas sehari-hari.

Tips meningkatkan kekuatan tangan dan jari anak

7 Kegiatan Dapat Menguatkan Sistem Sensori Anak Usia 1-3 TahunIlustrasi/ Foto: Getty Images/Userba011d64_201

Selain latihan menggenggam, jangan lupa untuk juga menstimulasi kekuatan otot tangan dan jari Si Kecil, Bunda. Hal ini juga bisa membantu melatih anak memegang pensil yang tepat. 

Berikut beberapa aktivitas sederhana yang dapat membantu:

1. Bermain plastisin atau play dough

Meremas, menggulung, dan mencubit plastisin membantu memperkuat tangan dan jari anak.

2. Menggunting

Menggunting mengikuti garis membantu memperkuat jari-jari yang digunakan untuk menulis. Pastikan anak menggunakan gunting berbahan plastik yang aman ya, Bunda. Awasi juga saat Si Kecil sedang melakukan aktivitas menggunakan gunting.

3. Mewarnai dan menggambar 

Penggunaan alat mewarnai seperti krayon atau spidol secara berkala membantu membangun daya tahan yang dibutuhkan anak untuk aktivitas menulis.

4. Meronce atau memasukkan benang

Aktivitas ini sangat baik untuk melatih koordinasi dan kontrol jari Si Kecil.

5. Menggunakan penjepit atau pinset

Cobalah minta anak untuk mengambil benda-benda kecil dari mangkuk atau kotak permainan sensorik dengan menggunakan penjepit atau pinset. 

Selain melatih motorik halus, kegiatan ini juga turut melatih kesabaran anak terutama saat benda kecil yang diambil terjatuh.

6. Bermain balok

Aktivitas bermain balok sangat baik untuk melatih kekuatan jari dan ketepatan gerakan.

7. Menggunakan alat tulis pendek dan berukuran besar

Alat tulis dengan ukuran pendek dan besar secara alami membantu mengarahkan anak menuju cara memegang yang lebih baik, Bunda.

Pastikan anak memiliki banyak kesempatan menggunakan tangan dan jari-jari mereka sejak dini.

"Perkembangan motorik halus tumbuh melalui permainan dan aktivitas sehari-hari. Jadi, pastikan mereka diberi kesempatan untuk bermain dengan tangan dan jarinya agar di kemudian hari lebih mudah menggenggam pensil dengan benar," imbuh Horton.

Itulah penjelasan tentang penyebab dan cara mengatasi anak yang masih susah pegang pensil dengan benar. Semoga bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda