Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Baru 15 Tahun, Anak Ini Lulus S2 dan Cetak Sejarah di Kampusnya

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Kamis, 11 Jun 2026 09:30 WIB

Baru 15 Tahun, Anak Ini Lulus S2 dan Cetak Sejarah di Kampusnya
Ilustrasi Anak Lulus S2 dan Cetak Sejarah di Kampusnya/Foto: Getty Images/Sasiistock
Jakarta -

Seorang remaja berusia 15 tahun baru-baru ini berhasil mencatatkan pencapaian akademik yang luar biasa. Ia sukses meraih gelar S2 di usianya yang masih sangat muda.

Bocah bernama Benyamin Bamburac ini baru saja lulus dari Lewis University dengan gelar master di bidang ilmu komputer. Pencapaian ini langsung menarik perhatian publik karena usianya masih belia.

Menilik dari laman NBC 5 Chicago, perjalanan pendidikannya rupanya dimulai lebih awal dari kebanyakan anak seusianya. Ia diketahui sudah mulai berkuliah di Lewis University saat usianya baru 12 tahun, lho.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Tidak hanya itu, pada tahun 2025 Benyamin juga berhasil mendapatkan dua gelar sarjana sekaligus. Kini di usia 15 tahun, ia resmi mencetak sejarah di kampusnya dengan gelar S2 yang sudah diraih.

Perjalanan Benyamin raih gelar S2 di usia 15 tahun

Dalam momen kelulusannya, Benyamin mengaku merasa sangat bahagia atas apa yang sudah ia capai. Ia pun tak menyangka bisa sampai di titik ini secepat itu. Benyamin mengatakan bahwa dirinya sangat gembira, Bunda.

"Saya sangat gembira. Saya senang bisa lulus," kata Benyamin, dikutip dari NBC 5 Chicago.

Ayah Benyamin, Djordje Bamburac, mengungkapkan bahwa kemampuan anaknya sudah terlihat sejak kecil. Ia mengatakan putranya itu sudah mempelajari kalkulus sejak usia 5 tahun.

Tidak hanya itu, Benyamin pun disebut sebagai salah satu lulusan termuda yang pernah meraih gelar sarjana sekaligus magister di kampus tersebut, Bunda.

Sang Ayah juga menegaskan bahwa semua pencapaian itu adalah hasil kerja keras Benyamin sendiri. Keluarga diketahui hanya turut memberikan dukungan selama prosesnya.

"Dia melakukan semuanya sendiri. Kami hanya mendukungnya, tetapi ini semua adalah hasil usahanya sendiri," ungkapnya.

Keseharian dan kepribadian baik Benyamin

Sang ibunda, Sally Lou Flores Bamburac, menceritakan Benyamin dikenal sebagai anak yang rajin belajar dan memiliki sikap yang baik. Ia juga tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati serta taat dalam menjalankan ibadah.

"Dia anak yang sangat rajin belajar, rendah hati, dan taat beribadah. Saya kagum dan sangat bangga," kata Sally.

Di sisi lain, Benyamin juga tetap menjalani kehidupan seperti remaja pada umumnya meski memiliki banyak pencapaian. Ia mengisi waktunya dengan berbagai aktivitas yang ia sukai dan tetap dekat dengan keluarga serta teman.

"Di luar kuliah, saya menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga, bermain catur, membuat program, serta menonton video. Ya, kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan kebanyakan orang," ujar Benyamin, dikutip dari akun Instagram @nbcchicago.

Ayahnya, Djordje, menyebut bahwa saat ini Benyamin masih dalam proses mencari arah dan belum menentukan tujuan pastinya. Namun ia percaya, di masa depan sang anak akan mampu menciptakan sesuatu yang berarti.

"Saat ini, dia belum tahu apa yang ingin dia lakukan. Dia hanya ingin beristirahat, tetapi saya pikir di masa mendatang dia akan menciptakan sesuatu," kata Djordje.

Itulah kisah tentang anak berusia 15 tahun yang berhasil lulus S2 dan mencetak sejarah di kampusnya. Semoga dapat menjadi inspirasi, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda