parenting
Tak Hanya dari Fisik, Ini 8 Tanda Bayi Sehat yang Perlu Diketahui
HaiBunda
Senin, 04 May 2026 08:50 WIB
Daftar Isi
-
Tanda bayi sehat tidak hanya dari perkembangan fisik
- 1. Popok basah dan pertambahan berat badan
- 2. Bayi dapat menopang berat badannya sendiri
- 3. Menoleh ke arah suara baru dan mendengarkan
- 4. Melakukan kontak mata dan tersenyum
- 5. Dapat ditenangkan oleh sentuhan dan suara orang tuanya
- 6. Dapat fokus pada pola, warna, dan gerakan
- 7. Mereka lebih jarang menangis dan tidur lebih teratur
- 8. Mereka tenang sambil memperhatikan di sekitarnya
Memiliki bayi baru lahir bisa sangat melelahkan dan, terkadang bikin para orang tua jadi takut. Orang tua baru seringkali merasa cemas tentang apakah bayi mereka tumbuh dan berkembang secara normal, dan ini dapat dimengerti.
Salah satu cara terbaik untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat adalah dengan menjalin hubungan dengan dokter spesialis anak dan mengikuti imunisasi anak, pemeriksaan kesehatan rutin, dan kunjungan kesehatan anak lainnya.
Memahami tanda-tanda bayi yang sehat dapat memberikan membantu orang tua memantau tumbuh kembang anak secara efektif. Ada beberapa tanda-tanda yang menunjukkan bahwa bayi kita dalam kondisi sehat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simak yuk, tanda bayi sehat serta ketahui panduan mengenai apa yang harus diperhatikan orang tua untuk memastikan bayi baru lahir mereka tumbuh dengan baik.
|
Baca Juga : Ketahui Tanda-Tanda Tumbuh Kembang Bayi Normal
|
Tanda bayi sehat tidak hanya dari perkembangan fisik
Simak selengkapnya berikut ini ya, Bunda.
1. Popok basah dan pertambahan berat badan
Popok basah adalah bukti bahwa bayi mendapatkan cukup ASI atau susu formula, meskipun Bunda merasa jumlahnya berubah dari satu kali menyusu ke sesi berikutnya.
Penting untuk tetap melakukan kunjungan rutin ke dokter anak agar dokter dapat memantau pertumbuhan bayi. Di antara kunjungan ke dokter, popok basah secara teratur adalah tanda terbaik bahwa mereka menyusu dengan baik. Yang terpenting adalah berat badan mereka terus meningkat dari waktu ke waktu.
2. Bayi dapat menopang berat badannya sendiri
Artinya, kian hari, otot-otot mereka semakin kuat. Pada usia tiga bulan, mereka biasanya melakukan gerakan lebih teratur dan dengan keterampilan mengangkat kepalanya yang lebih baik. Jika bayi sudah bisa mengangkat kepalanya atau bergerak-gerak di pelukan, kita tahu bahwa mereka sedang melatih otot-otot mereka yang sedang tumbuh.
Untuk membantu perkembangan mereka, pastikan mereka menghabiskan banyak waktu di playmat, di mana mereka bebas menggerakkan tubuh mereka. Waktu tengkurap yang diawasi sangat penting untuk mengembangkan otot-otot mereka, termasuk otot-otot yang nantinya akan membantu mereka berguling dan duduk tanpa bantuan.
"Kami melihat bahwa bayi yang belum memiliki kesempatan untuk berolahraga dengan waktu tengkurap cenderung berguling, duduk, dan merangkak lebih lambat dari biasanya," kata Jennifer Shu, MD, dokter anak dan penulis bersama buku Heading Home With Your Newborn, dikutip dari Parents.
Jadi, kemampuan bayi untuk menopang berat badannya sendiri dan mengangkat kepalanya adalah indikasi awal perkembangan otot, yang dapat ditingkatkan melalui waktu tengkurap yang diawasi.
3. Menoleh ke arah suara baru dan mendengarkan
Bayi dapat mendengar sejak lahir, tetapi butuh beberapa minggu bagi mereka untuk dapat menyaring kebisingan sehari-hari. Gagasan bahwa beberapa suara lebih menarik dan bermakna, misalnya jeritan suara sang kakak atau lagu dari mainannya.
Begitu kita melihat bayi bereaksi terhadap suara dengan mencari sumbernya, kita akan tahu bahwa telinga mereka sehat dan mereka semakin penasaran dengan apa yang mereka dengar.
4. Melakukan kontak mata dan tersenyum
Momen kontak mata pertama dengan bayi baru lahir biasanya terjadi ketika mereka berusia satu bulan. Kita mungkin melihat senyum pertama sekitar usia dua bulan, suara-suara kecil pada usia tiga bulan, dan tawa pada usia empat bulan. Bagi orang tua, tidak ada tonggak perkembangan ini yang datang terlalu cepat.
Semua interaksi ini menunjukkan bahwa bayi terhubung dengan orang di sekitarnya, dan menjadi lebih sadar akan lingkungan sekitarnya. Pada tingkat tertentu, mereka memahami bahwa orang berinteraksi dengan mereka lebih banyak ketika mereka berperilaku dengan cara yang menarik secara sosial.
Saat bayi berusia sekitar lima bulan, mereka cenderung membalas senyuman ketika seseorang tersenyum kepada mereka, seolah-olah itu adalah refleks. Perilaku ini merupakan indikator penting perkembangan sosial dan bahasa di usia dini.
5. Dapat ditenangkan oleh sentuhan dan suara orang tuanya
Bayi baru lahir masih sering menangis. Tetapi suara orang tuanya adalah bagian dari latar belakang perkembangan mereka di dalam rahim, jadi itu seharusnya sesuatu yang umumnya menarik perhatian mereka.
Ketika anak merasa tenang dengan kehadiran orang tua, menjadi langkah pertama pertumbuhan yang menggembirakan. Itu merupakan ikatan yang erat dengan orang tua dan tanda jelas bahwa mereka sedang berkembang secara emosional.
6. Dapat fokus pada pola, warna, dan gerakan
Bayi lahir dengan kemampuan penglihatan sekitar 20/100, dengan kira-kira jarak pandang antara 20-25 cm dari wajah Bunda saat menyusui mereka. Pada usia satu bulan, kemampuan melihat mereka meningkat hingga 45 cm.
Pada usia dua bulan, sebagian besar bayi mulai melacak pola, warna cerah, dan objek yang berputar, seperti boneka gantung atau kipas angin. Mereka tidak memiliki penglihatan warna yang sempurna atau persepsi kedalaman yang baik, itulah sebabnya warna-warna kontras cenderung menarik perhatian mereka. Jadi, jika melihat mereka bisa fokus di sekitar mereka, itu adalah pertanda baik.
7. Mereka lebih jarang menangis dan tidur lebih teratur
Bayi baru lahir umumnya terbangun untuk menyusu setiap 2-3 jam sekali. Namun, menginjak usia tiga bulan, mereka akan tidur lebih teratur. Pergeseran menuju rutinitas yang lebih teratur ini adalah hasil dari sistem saraf bayi yang sedang belajar.
Beberapa bayi cepat mencapai tahap ini, yang lain baru akan mencapainya sekitar usia empat bulan. Jika bayi berusia lebih tua dari itu dan masih makan dan tidur pada waktu yang tidak dapat diprediksi, cobalah membuat rutinitas yang fleksibel tetapi konsisten.
8. Mereka tenang sambil memperhatikan di sekitarnya
Setelah bayi mulai mengendalikan otot matanya dan fokus pada target (seperti wajah orang tua), barulah kita akan menyadari betapa mudahnya bayi menyerap informasi. Ketika bayi tenang dan waspada, mereka memperhatikan segala sesuatu di sekitar mereka dan memproses berbagai informasi baru.
"Bayi mulai lebih banyak terjaga ketika berusia sekitar 1 bulan," kata Dr. Shu. "Saat itulah mereka dapat tenang sejenak dan menyerap lebih banyak isyarat visual."
Demikian pembahasan mengenai 8 tanda perkembangan bayi tumbuh sehat. Semoga dapat menjadi panduan untuk Bunda memandu tumbuh kembang Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Perkembangan Bayi Usia 6 Bulan
Parenting
9 Ciri-ciri Bayi Sehat dan Perkembangan Normalnya
Parenting
4 Manfaat Tummy Time untuk Bayi dan Cara Melakukannya dengan Benar
Parenting
Perkembangan pada Bayi Usia 7 Bulan, Sudah Bisa Merangkak
Parenting
Panjang & Berat Ideal Bayi Baru Lahir Menurut WHO, Bunda Wajib Tahu
Parenting
Tummy Time: Pengertian, Manfaat, dan Waktu Terbaik Melakukannya pada Bayi
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
7 Ide Stimulasi Bayi Usia 1-3 Bulan agar Perkembangannya Optimal
Pertumbuhan Gigi Bayi yang Tidak Normal, Kenali Penyebab hingga Ciri-cirinya
Bayi 5 Bulan Sudah Bisa Apa Saja? Ketahui Perkembangan & Cara Mengatasinya