parenting
20 Contoh Soal TKA SD Bahasa Indonesia dan Kunci Jawabannya
HaiBunda
Senin, 27 Apr 2026 15:00 WIB
Daftar Isi
Tes Kemampuan Akademik atau disingkat TKA adalah asesmen sukarela yang bertujuan untuk memberikan informasi capaian akademik murid secara objektif dan adil. Menurut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, alasan TKA diadakan karena penilaian sekolah saat ini secara umum cenderung belum objektif sehingga sulit digunakan pada situasi yang menuntut perbandingan antar sekolah/wilayah.
Dalam hal tersebut, misalnya untuk keperluan seleksi. Adanya TKA, dijadikan sebagai penyeimbang dan penguat kredibilitas penilaian, bukan sebagai pengganti sistem yang ada.
Dari laman Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), TKA Bahasa Indonesia SD/MI/sederajat difokuskan pada salah satu keterampilan berbahasa, yakni membaca. Membaca dipilih sebagai fokus karena merupakan keterampilan yang menjadi fondasi untuk terus belajar dan bekerja pada era teknologi yang berubah dan berkembang sangat cepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keterampilan membaca diujikan pada dua jenis teks, yaitu teks informasi dan teks fiksi. Teks yang digunakan TKA memiliki karakteristik kosakata (kata dasar, kata berimbuhan, dll.), kalimat (pola kalimat dasar SPOK), dan wacana (seperti kohesi pengacuan/referensi, konjungsi antarparagraf penambahan/penjelasan, dll.)
Untuk bisa lebih memahami seperti apa tes berlangsung, maka latihan soal adalah kuncinya. Beikut beberapa soal dipilih dari contoh soal Kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik Jenjang SD/MI/Sederajat oleh Kemendikdasmen dan Latihan TKA Bahasa Indonesia SD 2026 oleh Umar Maksum, eks Kepala Sekolah Penggerak di Kab. Malang.
Contoh Soal TKA SD Bahasa Indonesia
Simak detail soal dan kunci jawabannya di bawah ini:
Kenthus yang Sombong
(Untuk soal nomor 1 s.d. 3)
Di tengah padang rumput terdapat kolam. Kolam itu dihuni banyak katak. Kenthus adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Dia merasa tidak terkalahkan.
Suatu pagi Kenthus melompat di padang rumput. Ada seekor anak lembu. Ia sedang bermain dan berlari-lari. Anak lembu itu menjulurkan lidahnya untuk makan. Lidahnya mengenai Kenthus.
Kenthus melompat. “Berani makhluk ini mengusikku!” kata Kenthus sembari menuju ke tepi kolam. Kenthus sampai di tepi kolam.
“Kenthus, mengapa kamu terengah-engah?” tanya Naka.
“Wajahmu terlihat pucat,” kata Tata.
“Lihatlah di padang rumput itu. Makhluk itu sangat sombong. Ia tadi hendak menelanku!” kata Kenthus dengan napas terengah-engah.Koko, kakak Kenthus, menjelaskan. “Makhluk itu anak lembu. Anak lembu tidak jahat. Lembu tidak makan katak. Ia hanya makan rumput.”
“Aku tidak percaya. Tadi, aku dikejarnya dan hampir ditendang olehnya,” jawab Kenthus menggebu-gebu.
Koko hanya diam mendengar adiknya berbicara.
“Aku sebenarnya bisa melawannya dengan mengembungkan diriku,” lanjut Kenthus dengan bangga.
“Kamu tidak akan dapat menandingi lembu itu. Perbuatan kamu berbahaya,” kata Koko.
Kenthus mengembungkan tubuhnya. Perutnya membesar secara berlebihan. Tiba-tiba ia jatuh lemas. Perutnya terasa sakit. Perlahan-lahan ia mengempiskan tubuhnya. Akhirnya tubuh Kenthus kembali ke ukuran semula.
“Kenthus, kamu tidak apa-apa?” tanya Koko.
“Aku baik-baik saja. Maafkan aku, Kak. Aku tidak mendengar kata-katamu,” kata Kenthus sembari menunduk.
1. Apa yang dijelaskan Koko tentang anak lembu?
Pilih setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
- Makhluk itu sangat sombong.
- Anak lembu tidak jahat.
- Lembu tidak makan katak.
Kunci jawaban: Pernyataan 2 dan Pernyataan 3
2. Apa kejadian yang membuat Kenthus merasa menyesal?
- Kenthus hendak ditelan anak lembu di padang rumput.
- Kenthus berlari ke tepi kolam hingga terengah-engah.
- Kenthus mengembang terlalu besar hingga jatuh lemas.
- Kenthus dimarahi Koko karena terlalu menggebu-gebu.
Kunci jawaban: Kenthus mengembang terlalu besar hingga jatuh lemas.
3. Amel telah membaca cerita tersebut. Ia merasakan beberapa reaksi saat membacanya. Bagaimana reaksi Amel saat membaca akhir cerita tersebut?
Klik pada pilihan Benar atau Salah untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!
- Terharu karena Kenthus mau mengakui kesalahannya.
- Bahagia karena Kenthus berbaikan dengan anak lembu.
- Antusias karena Kenthus bisa membuktikan kekuatannya.
Kunci jawaban: Benar-Salah-Salah
Antre, Dong!
(Untuk soal nomor 4 s.d. 6)
Tia dan Devi sedang berada di Toko Buku Gemar. Mereka mencari buku pelajaran. Setelah menemukan buku yang dicari, mereka menuju ke kasir. Mereka menempati urutan kelima dan keenam. Tak lama kemudian, ada orang yang mengantre di belakang mereka. Mereka sabar menunggu giliran membayar di kasir.
Namun, tiba-tiba seorang pemuda berjalan ke antrean paling depan. Tentu saja, orang-orang yang sudah mengantre lebih dulu memprotes.
“Tolong, antre, Dik,” kata seorang ibu yang berada di belakangnya.
“Maaf, Bu, saya harus cepat-cepat. Ini juga hanya satu buku, pasti tidak akan lama. Tidak akan sampai lima menit,” kata pemuda itu.
“Tidak boleh seperti itu, Nak. Kita harus membudayakan antre. Jika kamu harus cepat-cepat, bolehkah saya tahu alasannya?” ucap ibu itu.
“Iya, Kak, kita harus antre. Semua yang ada di sini juga ingin cepat dilayani. Apa Kakak tidak malu melihat seorang ibu-ibu saja bersedia mengantre? Kakak yang muda justru bertingkah sebaliknya,” sahut Tia. Devi terlihat hanya diam dan menggangguk. Mendengar ada suara seperti keributan, Pak Satpam pun masuk. Dia menenangkan situasi. Pemuda itu harus tetap mengantre sesuai antrean.
4. Siapakah tokoh yang menyelesaikan keributan dalam cerita tersebut?
- Tia.
- Devi.
- Kasir.
- Pak Satpam.
Kunci jawaban: Pak Satpam
5. Apa saja peristiwa yang dialami Tia dalam cerita?
Pilih pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu!
- Mencari dan membeli buku bersama Devi.
- Dinasihati oleh seorang ibu untuk antre.
- Ikut menegur pemuda yang menyerobot antrean.
Kunci jawaban: Pernyataan 1 dan Pernyataan 3
6. Dalam cerita, seorang pemuda mengatakan, “hanya satu buku, pasti tidak akan lama.”
Intan telah membaca cerita tersebut. Menurutnya, perkataan tersebut tidak dapat dibenarkan. Apa alasan yang mendukung pendapat Intan berdasarkan isi cerita?
Pilih Mendukung atau Tidak Mendukung untuk setiap pernyataan berdasarkan isi teks!
- Semua orang yang mengantre juga ingin cepat dilayani.
- Mengantre membutuhkan kesabaran setiap orang.
- Aturan antrean harus dihormati oleh semua orang.
Kunci jawaban: Mendukung - Tidak Mendukung - Mendukung
Surat untuk Sahabat
(Untuk soal nomor 7 dan 8)
Senyum itu enggan lepas dari bibirmu
Ketika kau melihat kedatanganku
Uluran tanganmu menyambutku
Untuk selalu bersama dan saling berpegang erat
Menghadapi segala suka maupun duka
Bila sesekali kau marah
Itu karena aku tak mau memahamimu
Bila sesekali aku berbuat salah
Maafmu selalu terbuka untukku
Kata terima kasih ku anggap lebih manis daripada kata maaf untuk segala keceriaan yang selalu kau bagi, untuk segala ketulusan hati yang selalu kau beri, dan untuk kesetiaan yang tak akan pernah lekang oleh masa
Bila kita dewasa nanti dan jarak juga waktu memisahkan kita
Satu harapku dalam hati
Kata persahabatan tidak akan pernah menjadi sebuah kenangan
7. Pesan apa yang ingin disampaikan dalam puisi tersebut?
- Persahabatan membuat seseorang harus mengalah demi menjaga hubungan.
- Persahabatan harus selalu diutamakan di atas hubungan dengan keluarga.
- Persahabatan membutuhkan pengertian, kesetiaan, dan saling menghargai.
- Persahabatan sering diuji oleh konflik sehingga tidak selalu bertahan.
Kunci jawaban: Persahabatan membutuhkan pengertian, kesetiaan, dan saling menghargai.
8. “kesetiaan yang tak akan pernah lekang oleh masa”Makna pada larik puisi tersebut adalah …
- Simbol penerimaan, dukungan, dan rasa aman dalam persahabatan.
- Ungkapan kebahagiaan saat bertemu seseorang yang lama tidak bertemu.
- Penghargaan dan rasa syukur sebagai hal yang berkesan dalam persahabatan.
- Lambang hubungan abadi, tetap kuat meski waktu atau jarak memisahkan.
Kunci jawaban: Lambang hubungan abadi, tetap kuat meski waktu atau jarak memisahkan.
Hewan Pemakan Daun, Apa Itu?
(Untuk soal nomor 9 dan 10)
Hewan bisa dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan makanan mereka. Karnivora, hewan pemakan daging. Contoh hewan karnivora adalah singa. Selanjutnya herbivora, yaitu hewan pemakan tumbuhan. Sapi adalah contoh hewan herbivora. Terakhir, hewan omnivora, yaitu hewan pemakan daging dan tumbuhan, seperti beruang.
Dari kelompok herbivora, ada hewan yang hanya makan daun saja. Mereka disebut folivora. Hewan folivora hanya makan daun untuk hidup. Namun, daun itu susah untuk dicerna, apalagi kalau sudah tua. Kadang-kadang daun juga mengandung zat yang bisa berbahaya.
Agar bisa mencerna daun, tubuh hewan folivora punya cara khusus. Mereka punya usus yang panjang agar makanan bisa diproses lebih lama. Tubuh hewan folivora bekerja lebih lambat, jadi tidak terlalu banyak bergerak. Di dalam perut hewan folivora juga ada bakteri baik yang membantu mencerna daun. Beberapa hewan folivora lebih suka daun muda karena lebih lembut dan mudah dimakan.
Ada beberapa contoh hewan folivora yang hidup di alam. Misalnya, panda yang makan daun bambu. Ada juga koala yang makan daun eukaliptus. Mereka tinggal di hutan dan sangat bergantung pada daun untuk makan. Karena itu, hutan tempat mereka tinggal harus dijaga supaya mereka bisa terus hidup.
9. Apa saja contoh hewan folivora berdasarkan informasi tersebut? Pilih pada setiap pilihan jawaban benar! Jawaban benar lebih dari satu.
- Sapi.
- Koala.
- Panda.
Kunci jawaban: Koala, panda
10. Apa gagasan utama yang disampaikan pada paragraf ketiga teks tersebut?
- Jenis daun yang cocok untuk hewan folivora.
- Pembagian hewan berdasarkan makanan mereka.
- Cara khusus tubuh hewan folivora mencerna daun.
- Peranan penting hutan bagi kehidupan hewan folivora.
Kunci jawaban: Cara khusus tubuh hewan folivora mencerna daun.
Misteri Buku Catatan Biru
(Untuk Soal Nomor 11 s.d. 20)
Aku menatap buku catatan kecil bersampul biru itu dengan ragu. Buku itu tergeletak begitu saja di bawah bangku taman sekolah, seolah sengaja ditinggalkan. Namaku Raka, dan rasa ingin tahuku seringkali lebih besar daripada rasa takutku. Aku memungutnya. Tidak ada nama pemilik di sampulnya.
Perlahan, aku membuka halaman pertama. Isinya bukan catatan pelajaran, melainkan sketsa-sketsa indah tentang sudut-sudut sekolah kami yang jarang diperhatikan. Ada gambar sarang burung di pohon beringin tua belakang perpustakaan, retakan dinding di gudang olahraga yang mirip peta, hingga kucing penjaga kantin yang sedang tidur pulas. Setiap gambar diberi keterangan tanggal dan puisi pendek.
"Indah sekali," gumamku.
Tiba-tiba, dari arah lorong kelas, Arum berlari dengan wajah panik. Matanya menyapu sekeliling taman, mencari sesuatu. Arum adalah murid baru yang pendiam. Ia jarang berbicara, tetapi matanya selalu tampak mengamati sekeliling dengan tajam.
"Kamu mencari ini?" tanyaku sambil mengangkat buku biru itu.
Wajah Arum berubah. Bukan lega, melainkan pucat pasi. Ia menyambar buku itu dari tanganku dengan kasar. "Jangan pernah sentuh barangku!" bentaknya, lalu berlari pergi.
Aku terpaku. Bukan karena bentakannya, tapi karena aku sempat melihat halaman terakhir buku itu yang terbuka saat ia menyambarnya. Di sana tergambar sketsa wajahku yang sedang menatap buku itu dengan ragu, persis seperti kejadian satu menit yang lalu. Tanggalnya pun tertulis hari ini.
11. Di mana peristiwa penemuan buku catatan biru itu terjadi?
- Di dalam ruang kelas.
- Di perpustakaan sekolah.
- Di taman sekolah, di bawah bangku.
- Di gudang olahraga.
Kunci jawaban: Di taman sekolah, di bawah bangku.
12. Watak tokoh "Aku" (Raka) dalam cerita tersebut adalah ....
- Penakut dan pemalu.
- Suka mencuri dan usil.
- Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan apresiatif.
- Sombong dan suka ikut campur urusan orang lain.
Kunci jawaban: Memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan apresiatif.
13. Mengapa tokoh "Aku" menggambarkan Arum sebagai anak yang pendiam namun memiliki mata yang tajam?
- Karena Arum suka memarahi orang yang menyentuh barangnya.
- Karena Arum adalah pengamat yang jeli, terbukti dari detail sketsa gambarnya.
- Karena Arum tidak suka berteman dengan siapa pun di sekolah.
- Karena Arum sering kehilangan barang-barangnya.
Kunci jawaban: Karena Arum adalah pengamat yang jeli, terbukti dari detail sketsa gambarnya.
14. Bagaimana perasaanmu jika kamu menjadi Raka di akhir cerita?
- Marah karena dibentak oleh Arum.
- Senang karena berhasil mengembalikan buku yang hilang.
- Bingung dan merinding karena melihat gambar masa depan di buku itu.
- Kecewa karena tidak sempat membaca seluruh isi buku.
Kunci jawaban: Bingung dan merinding karena melihat gambar masa depan di buku itu.
15. Kejadian di akhir cerita menunjukkan bahwa buku catatan biru tersebut ....
- Hanyalah buku gambar biasa milik anak seni.
- Berisi rencana jahat Arum terhadap sekolah.
- Memiliki keanehan atau unsur misterius yang tidak logis.
- Merupakan buku harian yang berisi curhatan Arum.
Kunci jawaban: Memiliki keanehan atau unsur misterius yang tidak logis.
16. Konflik utama yang muncul dalam kutipan cerita di atas adalah ....
- Raka menemukan buku yang hilang.
- Arum yang kehilangan buku catatannya.
- Ketegangan antara Raka yang ingin tahu dan reaksi Arum yang tak terduga.
- Keindahan gambar-gambar di dalam buku biru.
Kunci jawaban: Ketegangan antara Raka yang ingin tahu dan reaksi Arum yang tak terduga.
17. Cerita di atas menggunakan sudut pandang ....
- Orang pertama (Aku).
- Orang kedua (Kamu).
- Orang ketiga serba tahu (Dia).
- Orang ketiga pengamat.
Kunci jawaban: Orang pertama (Aku).
18. Pilihlah sifat-sifat yang menggambarkan tokoh Arum dalam cerita! (Pilih 2 jawaban)
- Periang dan mudah bergaul.
- Misterius dan tertutup.
- Ceroboh dan tidak peduli.
- Peka terhadap detail visual (pengamat).
Kunci jawaban: Misterius dan tertutup; Peka terhadap detail visual (pengamat)
19. Pernyataan Benar atau Salah. Analisis unsur intrinsik cerita "Misteri Buku Catatan Biru".
- Latar suasana cerita berubah dari tenang menjadi tegang.
- Tokoh "Aku" dan Arum sudah bersahabat sejak lama.
- Cerita berakhir dengan penyelesaian masalah yang jelas (Happy Ending).
Kunci jawaban: Benar-Salah-Salah
20. Manakah kalimat dalam teks yang menunjukkan bahwa buku biru itu memiliki keistimewaan supranatural/ajaib?
- "Isinya bukan catatan pelajaran, melainkan sketsa-sketsa indah."
- "Di sana tergambar sketsa wajahku... persis seperti kejadian satu menit yang lalu."
- "Kulit bukunya berwarna biru tanpa nama pemilik."
- "Setiap gambar diberi keterangan tanggal dan puisi pendek."
Kunci jawaban: "Di sana tergambar sketsa wajahku... persis seperti kejadian satu menit yang lalu."
Semoga contoh soal TKA beserta kunci jawabannya di atas bisa membantu Si Kecil belajar di rumah dan mendapatkan nilai yang memuaskan di sekolah.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Mengenal Metode Observasi, Cara Pengumpulan Data yang Bisa Diajarkan ke Anak
Parenting
20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 4 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawabannya
Parenting
20 Soal Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat Kelas 6 dan Kunci Jawabannya
Parenting
25 Contoh Soal Persamaan Kuadrat, Pembahasan, dan Kunci Jawabannya
Parenting
Angka Romawi: Daftar Angka, Cara Mudah Menuliskan & Contoh Soalnya
7 Foto
Parenting
7 Potret Natarina Anak Taufik Hidayat yang Kini Beranjak Dewasa
HIGHLIGHT
ADVERTISEMENT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kisi-kisi TKA Mulai dari SD, SMP, SMA Lengkap: Muatan, Kompetensi, dan Contoh Soal
20 Soal TKA Matematika SD Kelas 6 dan Kunci Jawabannya
30 Soal TKA Bahasa Inggris dan Kunci Jawabannya