Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Tuai Kontroversi, Susu Sekolah Program MBG yang Harusnya Gratis Malah Dijual Rp4 Ribu

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Jumat, 03 Apr 2026 12:20 WIB

Viral Susu UHT Khusus MBG dengan Kandungan Gizi Membingungkan
Ilustrasi Susu Sekolah Program MBG/Foto: Getty Images/Satriady Utomo
Jakarta -

Media sosial kembali diramaikan dengan munculnya 'Susu Sekolah Program MBG'. Kali ini, yang membuat heboh adalah produk yang seharusnya dibagikan secara gratis, namun justru dijual di minimarket, Bunda.

Temuan ini pertama kali diunggah oleh seorang netizen melalui platform di Threads. Ia mengaku terkejut saat melihat susu kemasan 125 ml tersebut dijual dengan harga sekitar Rp4 ribu per kemasan.

Pasalnya, pada kemasan 'Susu Sekolah Program MBG' tercantum jelas keterangan bahwa produk tersebut tidak untuk diperjualbelikan. Sejumlah spekulasi termasuk dugaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjual stok sisa pun mencuat.

Simak ulasan selengkapnya berikut ini. 

Susu sekolah langsung ditarik dari peredaran

Susu kemasan 125 ml tersebut diketahui sempat dijual dengan harga sekitar Rp4.000 per kemasan. Jika dibeli dalam satu dus, harganya diperkirakan mencapai Rp138.000, Bunda.

Menanggapi hal ini, Corporate Secretary Ultrajaya, Helina Widayani, menyampaikan bahwa pihak perusahaan telah melakukan penelusuran langsung di lapangan.

"Kami sudah melakukan penelusuran ke toko tersebut, stok susu sekolah tersebut telah diturunkan dari rak dan tidak dijual kembali. Pihak pemasok yang menjual susu sekolah ke outlet tersebut sudah kami stop pengirimannya dan tidak akan diberikan pasokan susu sekolah di masa mendatang," ungkap Helina, dikutip dari laman detikcom.

Menurutnya, produk 'Susu Sekolah' memiliki jalur distribusi khusus supaya bisa tepat sasaran. Oleh karena itu, segala bentuk penyimpangan, termasuk jika produk tersebut diperjualbelikan secara bebas, tidak bisa ditoleransi.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof Dadan Hindayana, menyebut pihaknya baru menerima laporan terkait temuan tersebut. Hingga kini, BGN masih belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda