Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Kenapa Bayi Baru Lahir Harus Menangis? Ini Penjelasannya

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Senin, 06 Apr 2026 08:50 WIB

Kenapa Bayi Baru Lahir Harus Menangis? Ini Penjelasannya .
Ilustrasi Bayi Baru Lahir Menangis/Foto: Getty Images/iStockphoto/Rachaphak
Daftar Isi
Jakarta -

Detik-detik ketika bayi baru lahir ke dunia menjadi momen paling mendebarkan sekaligus mengharukan bagi setiap orang tua. Kehadiran tangisan ini tentu menjadi hal yang paling dinanti-nanti.

Tangisan itu sebenarnya merupakan tanda awal kehidupan bayi yang baru lahir, Bunda. Namun, ada beberapa alasan mengapa beberapa bayi tidak langsung menangis saat lahir.

Sering kali, tangisan bayi dianggap sebagai pertanda bahwa bayi lahir dalam keadaan sehat dan normal. Ketika bayi tidak menangis, Bunda dan Ayah bisa merasa cemas, khawatir, bahkan sedikit panik karena ingin memastikan Si Kecil baik-baik saja.

Sejalan dengan hal ini, sebenarnya kenapa bayi yang baru lahir itu harus menangis, ya? Mari kita simak jawaban lengkapnya berikut ini, Bunda.

Kenapa bayi baru lahir harus menangis?

Menurut Dokter Spesialis Anak di Rumah Sakit Kenak Medika Gianyar Bali, dr. Dian Sulistya Ekaputri, Sp.A, menangis merupakan refleks alami bayi yang sangat penting dan menjadi proses adaptasi mereka di dunia baru.

"Menangis adalah refleks alami bayi baru lahir, yang memiliki beberapa fungsi penting dalam proses adaptasi mereka ke dunia luar rahim," ujarnya saat diwawancarai oleh HaiBunda, beberapa waktu lalu.

Selain itu, menangis juga menjadi komunikasi pertama bagi bayi. Lewat tangisan, bayi memberi tahu orang di sekitarnya tentang kebutuhan, rasa tidak nyaman, atau ketidakpuasan mereka yang belum bisa diungkapkan lewat kata-kata.

"Meskipun menangis sering kali dianggap sebagai suara yang mengganggu, sebenarnya itu adalah cara komunikasi pertama yang dimiliki bayi untuk menyampaikan kebutuhan, ketidaknyamanan, atau ketidakpuasan mereka," ujarnya.

Mengapa sebagian bayi tidak menangis saat lahir?

Kenapa Bayi Baru Lahir Harus Menangis? Ini PenjelasannyaIlustrasi Bayi Tidak Menangis saat Lahir/ Foto: Getty Images/Simplylove

Menurut dr. Dian, ada beberapa alasan mengapa beberapa bayi tidak langsung menangis saat dilahirkan, Bunda. Berikut ini penjelasan selengkapnya:

1. Masalah pada pernapasan

Salah satu alasan bayi tidak menangis saat lahir adalah adanya gangguan pada sistem pernapasan mereka. Kondisi ini bisa menghambat aliran oksigen dan membuat bayi kesulitan beradaptasi di awal kehidupannya.

"Salah satu penyebab utama bayi tidak menangis adalah masalah pernapasan yang menghambat aliran oksigen. Ini dapat terjadi karena cairan amnion yang tersisa di saluran napas bayi, obstruksi saluran napas, atau gangguan pada paru-paru bayi," ujarnya.

2. Kekurangan oksigen selama persalinan

Kekurangan oksigen selama persalinan atau hipoksia intrapartum terjadi saat bayi mengalami gangguan pasokan oksigen selama proses persalinan, Bunda. Salah satu penyebabnya bisa berasal dari masalah pada plasenta yang mengurangi aliran darah dan oksigen ke bayi.

"Faktor-faktor yang dapat menyebabkan hipoksia intrapartum termasuk masalah plasenta, masalah tali pusat, atau gangguan pada sirkulasi ibu," jelas dr. Dian.

3. Kelahiran prematur

Selanjutnya, bayi yang lahir prematur biasanya memiliki sistem pernapasan yang belum sepenuhnya matang. Kekurangan surfaktan, yaitu zat yang membantu mencegah kolaps paru-paru, membuat bayi kesulitan bernapas dan tidak langsung menangis segera setelah lahir.

4. Infeksi selama kehamilan

Selanjutnya, infeksi pada Bunda selama hamil juga bisa menjadi alasan bayi tidak menangis ketika dilahirkan, lho. Infeksi yang sering terjadi adalah infeksi plasenta atau infeksi pada bayi itu sendiri.

"Infeksi pada ibu selama kehamilan, seperti infeksi plasenta atau infeksi pada bayi itu sendiri, dapat menyebabkan bayi mengalami kesulitan bernapas dan tidak menangis secara normal setelah lahir," kata dr. Dian.

5. Cedera kepala saat lahir

Si Kecil yang mengalami trauma pada kepala saat proses kelahiran juga bisa mengalami cedera pada sistem saraf yang mengatur refleks menangisnya. Kondisi ini bisa terjadi karena penggunaan alat bantu persalinan.

"Jika bayi mengalami trauma pada kepala selama proses kelahiran, misalnya karena penggunaan alat bantu persalinan seperti vakum atau forceps, hal ini dapat menyebabkan cedera pada sistem saraf yang mengatur refleks menangis," ungkapnya.

6. Kelainan jantung atau paru-paru

Beberapa bayi memiliki kelainan bawaan pada jantung atau paru-paru yang dapat membuat mereka tidak langsung menangis. Kondisi seperti ini bisa mengganggu fungsi pernapasan normal bayi, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda