parenting
3 Penyakit yang Rentan Dialami Anak Usai Libur Lebaran Menurut Dokter
HaiBunda
Kamis, 26 Mar 2026 09:30 WIB
Daftar Isi
Libur Lebaran telah usai dan sebagian keluarga pun kembali ke rumah masing-masing. Perjalanan panjang serta keseruan selama Hari Idul Fitri dapat membuat tubuh anak cepat lelah.
Kalau anak banyak bergerak dan bertemu banyak orang, energi mereka bisa cepat habis, Bunda. Akibatnya, daya tahan tubuhnya menurun dan lebih rentan terserang penyakit.
Ketika kumpul keluarga, anak-anak yang masih kecil sering kali menjadi pusat perhatian. Banyak yang ingin memeluk atau mencium mereka, karena terlihat lucu dan menggemaskan.
Tanpa kita ketahui, momen itu ternyata juga bisa memudahkan penularan kuman atau virus. Oleh karena itu, perhatian ekstra dari orang tua tetap diperlukan meski anak terlihat sehat.
Nah, Bunda ingin tahu penyakit apa saja yang rentan menyerang anak usai libur Lebaran? Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
Penyakit yang rentan dialami anak usai libur Lebaran menurut dokter
Dokter Spesialis Anak di Rumah Sakit JIH Solo, dr. Lucy Endang Savitri, Sp. A., menjelaskan bahwa setelah libur Lebaran, anak-anak biasanya lebih mudah mengalami berbagai gangguan kesehatan.
"Biasanya, anak-anak paling banyak mengalami gangguan pada saluran napas, saluran pencernaan, dan saluran kemih," ujar dr. Lucy saat diwawancarai oleh HaiBunda, beberapa waktu lalu.
Berikut penjelasan mengenai penyakit yang rentan dialami anak usai libur Lebaran:
1. Batuk dan pilek
Batuk dan pilek bisa dikatakan masalah 'langganan' sebagian besar anak, terutama setelah libur Lebaran. Perjalanan jauh dan bertemu banyak orang membuat mereka lebih mudah terserang oleh virus.
Oleh karena itu, dr. Lucy menyarankan orang tua untuk lebih memperhatikan pola makan anak.
"Untuk batuk dan pilek, sebaiknya perhatikan juga pola makan. Hindari makanan yang mengandung zat tambahan 4P (Pewarna, Pengawet, Pemanis, dan Penguat Rasa)," kata dr. Lucy.
2. Diare
Setelah Lebaran, anak tak jarang mengalami diare. Mengapa demikian? Hal ini karena pencernaan mereka menjadi lebih sensitif akibat mengonsumsi berbagai macam makanan selama libur Lebaran.
Selain itu, diare bisa terjadi karena adanya perubahan pola makan dan minum, Bunda. Anak yang biasanya makan teratur berisiko mengalami gangguan kesehatan jika tiba-tiba mengonsumsi banyak makanan manis atau berlemak.
3. Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Ketika perjalanan mudik atau beraktivitas di luar rumah, anak biasanya tidak minum cukup air, Bunda. Akibatnya, mereka lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan, salah satunya Infeksi Saluran Kemih (ISK).
Gejala ISK yang muncul bisa berupa nyeri saat buang air kecil atau frekuensinya meningkat. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan berisiko membahayakan kesehatannya.
Tips menjaga anak tetap sehat usai libur Lebaran
Lantas, bagaimana caranya kita sebagai orang tua dalam menjaga anak untuk tetap sehat? Bicara soal ini, dr. Lucy membagikan beberapa tips pencegahan yang bisa dilakukan.
1. Persiapkan perlengkapan anak saat bepergian
Saat membawa anak bepergian, persiapan jadi 'kunci' supaya mereka tetap sehat. Bunda bisa menyiapkan beberapa perlengkapan untuk menghadapi kondisi darurat.
"Jadi, kalau bepergian tetap saja, meski kita tidak berharap mereka sakit, siapkan saja obat-obatan seperti untuk demam," katanya.
Selain itu, jangan lupa membawa obat yang biasa dikonsumsi anak, ya. Jika anak memiliki riwayat penyakit tertentu, obat yang rutin diminum sebaiknya dipersiapkan juga.
"Kemudian obat-obat yang mereka biasa konsumsi, misalnya punya sakit tertentu yang sudah ada obatnya itu jangan lupa dibawa," ungkapnya.
2. Perhatikan makanan yang dikonsumsi anak
Selama perjalanan mudik atau saat Lebaran, pola makan Si Kecil kerap berubah, Bunda. Anak yang biasanya makan menu rumahan, tiba-tiba harus menyesuaikan dengan makanan dari perjalanan atau tempat lain.
"Biasanya anak makan makanan dari rumah yang dimasak oleh Bundanya, yang tentu saja kebersihannya dan jenis makanannya sudah dijaga. Kalau misalnya keluar rumah atau melakukan perjalanan yang cukup lama, tentu ada perubahan di sana," kata dr. Lucy.
"Mungkin anak mendapatkan makanan dari keluarga lain atau membeli dari luar rumah. Itu yang perlu dipertimbangkan," lanjutnya.
Jika makanan yang dipilih kurang aman atau tidak cocok, anak bisa mengalami gangguan kesehatan, baik di saluran napasnya maupun saluran cerna, Bunda.
"Karena kalau tidak memilih makanan yang aman nanti bisa menimbulkan gangguan, entah di saluran napas atau saluran cerna," tuturnya.
3. Lindungi anak dengan menjaga kebersihan dan lingkungan
Ketika mengajak Si Kecil keluar rumah, menjaga kebersihan tentu sangat penting ya, Bunda. Terlebih lagi jika mereka yang masih memakai popok, sebaiknya tidak terlalu lama bersentuhan dengan kotoran.
"Kalau anak-anak yang belum bisa bilang saat buang air, baik pipis maupun pup, Bunda dan Ayah tetap harus menjaga kebersihannya. Misalnya kalau pipis, popok harus diganti dan dibersihkan dengan air," ujar dr. Lucy.
"Jadi, tidak membuat mereka bersinggungan dengan kotorannya terlalu lama, karena itu nanti akan menimbulkan risiko infeksi," jelasnya.
Tidak hanya itu, kondisi lingkungan di luar rumah juga perlu diperhatikan, ya. Paparan debu, asap rokok, atau polusi kendaraan dapat memengaruhi kesehatan anak, lho.
"Kemudian harus dipertimbangkan di tempat-tempat umum, misalnya paparan asap rokok, asap kendaraan, debu, seperti itu mungkin harus diperhitungkan juga," katanya.
"Bermain di tempat umum juga membuat kita lebih harus menjaga, misalnya cuci tangan. Cuci tangan jadi harus lebih sering dibandingkan waktu di rumah gitu, ya," ujar dr. Lucy.
Itulah informasi seputar penyakit yang paling rentan dialami anak setelah libur Lebaran menurut dokter. Semoga penjelasannya dapat bermanfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Dokter Ungkap Penyebab Anak Jadi Lebih Rentan Batuk Pilek, Sebut Pengaruh Krisis Iklim
Parenting
Kenapa Anak Sering Alami Batuk Pilek Sebulan Sekali? Ini Kata Dokter Bun
Parenting
5 Tips Redakan Batuk dan Pilek pada Bayi, Tanpa Perlu Obat lho Bun
Parenting
6 Cara Keluarkan Dahak Bayi tanpa Ribet, Mudah kok Bun
Parenting
Kenali Gejala & Penanganan Pneumonia, Infeksi Paru yang Menular pada Anak
7 Foto
Parenting
7 Potret Pose Keluarga Seleb Bareng Anak untuk Ide Foto saat Lebaran
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Bintik Merah pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Bagaimana Cara Mengetahui Anak Alergi Jenis Apa? Simak Penjelasannya Bun
Beda Vaksin MR dan MMR, Mana yang Lebih Penting Diberikan pada Anak untuk Cegah Campak?