parenting
Hukum Anak yang Meminta-minta Uang THR dalam Islam, Berdosakah?
HaiBunda
Kamis, 19 Mar 2026 15:30 WIB
Daftar Isi
Tradisi memberikan THR kepada anak saat Lebaran sudah jadi hal yang umum dilakukan di Indonesia. Namun, bagaimana dengan hukum anak yang meminta-minta uang THR dalam Islam?
Bagi anak-anak, mendapatkan THR tentu jadi hal yang membahagiakan. Selain karena mendapat hadiah setelah menjalani puasa Ramadhan, momen ini juga bisa jadi kesempatan mereka untuk belajar menabung dan mengenal cara mengatur uang.
Seorang Praktisi Psikologi Anak, Aninda, S.Psi., M.Psi.T, menjelaskan bahwa pemberian THR kepada anak sebenarnya boleh saja selama masih dalam batas yang wajar. Namun, hal yang perlu dihindari adalah ketika THR dijadikan sebagai 'ajang meminta'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"THR dalam tahap yang wajar sebenarnya juga tidak masalah karena diibaratkan sebagai hadiah Hari Raya. Yang jadi masalah jika THR dijadikan iming-iming untuk beribadah selama bulan Ramadhan, dijadikan ajang 'meminta-minta' kepada sanak saudara, atau dijadikan perlombaan yang lebih banyak," ujarnya kepada HaiBunda, beberapa waktu lalu.
Lalu, bagaimana sebenarnya hukum anak yang meminta THR saat Lebaran dalam pandangan Islam?
Hukum anak meminta THR di hari Lebaran dalam Islam
Seorang Dosen Pendidikan Agama Islam di UPNVJ yang fokus pada bidang anak, dewasa, dakwah, dan sosial, Ustazah Iffah Latifa, menyampaikan bahwa hukum meminta THR saat Lebaran bisa dilihat dari siapa yang melakukannya, Bunda. Jadi, situasinya tidak bisa langsung disamaratakan begitu saja.
Selain itu, Ustazah Iffah juga mengingatkan bahwa dalam Islam ada nilai akhlak yang perlu diajarkan kepada anak. Salah satunya adalah menjaga kehormatan diri dan tidak terbiasa meminta sesuatu kepada orang lain.
Hal ini juga pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis. Rasulullah bersabda:
"Barang siapa yang meminta-minta kepada orang lain dengan tujuan untuk memperbanyak harta, maka seolah-olah dia meminta bara api. Maka terserah dia, apakah dia akan mengurangi atau memperbanyaknya." (HR. Muslim).
Namun, jika yang meminta THR adalah anak-anak kepada orang tua, saudara, atau kerabat dekat saat Lebaran, hal tersebut tidak termasuk dalam larangan ya, Bunda.
Ustazah Iffah menuturkan bahwa dalam konteks ini, kebiasaan tersebut lebih dekat dengan tradisi yang biasa dilakukan di masyarakat.
"Dalam konteks anak-anak yang meminta THR dari orang tua, saudara, atau kerabat dekat, hal ini lebih bersifat budaya dan bukan termasuk meminta-minta yang dilarang," ujarnya saat berbincang bersama HaiBunda, beberapa waktu lalu.
Jadi, anak yang meminta THR saat Lebaran tidak serta-merta dianggap berdosa dalam Islam. Selama dilakukan kepada orang tua atau kerabat dalam batas yang wajar, hal tersebut tidak dianggap sebagai ajang meminta-minta.
Cara memberikan THR pada anak sesuai anjuran Islam
Dalam kesempatan yang sama, Ustazah Iffah juga membagikan beberapa saran tentang cara memberikan THR yang sejalan dengan ajaran Islam. Berikut beberapa hal yang bisa diperhatikan saat memberikan THR kepada anak-anak:
1. Berikan THR dengan hati yang tulus
Ketika Lebaran di Indonesia, THR yang diberikan kepada anak-anak biasanya dipandang sebagai bentuk hadiah atau cara berbagi dengan sesama, Bunda. Karena bukan kewajiban, pemberian ini akan lebih baik jika diberikan dengan niat yang tulus.
"Pemberian THR kepada anak-anak saat Idul Fitri lebih merupakan bentuk hadiah atau ta'awun (saling membantu) daripada pemenuhan kewajiban. Jika pemberi memberikan dengan ikhlas dan penerima menerimanya dengan wajar, maka hal ini tidak bertentangan dengan ajaran Islam," kata Ustazah Iffah.
2. Ajarkan anak cara menerima THR dengan baik
Selain soal pemberian, orang tua juga perlu mengajarkan anak tentang sikap yang tepat saat menerima THR. Bunda dan Ayah bisa menjelaskan bahwa anak tidak boleh meminta dengan cara memaksa.
"Anak-anak harus diajarkan orang tuanya etika dalam menerima THR, di antaranya adalah tidak boleh meminta secara berlebihan atau dengan cara yang memaksa," ujarnya.
3. Biasakan anak bersyukur atas apa yang didapat
Hal lain yang tidak kalah penting adalah mengajarkan rasa syukur kepada anak. Ketika mereka menerima THR, anak perlu dibimbing untuk bersyukur dan menggunakannya dengan baik ya, Bunda.
Di sisi lain, anak juga perlu mengerti bahwa tidak semua orang akan memberikan THR. Karena itu, mereka tidak boleh merasa kecewa atau menganggap dirinya pasti akan mendapatkannya.
"Jika diberikan (THR), harus disyukuri dan digunakan dengan baik. Jika tidak diberi, tidak boleh kecewa atau merasa berhak menerimanya," pungkasnya.
Itulah penjelasan mengenai hukum anak yang meminta THR saat Lebaran beserta tips yang bisa diterapkan oleh orang tua. Semoga informasi ini bisa membantu, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
15 Kreasi Menarik untuk Meriahkan Hari Guru 2023, Bisa Jadi Inspirasi Kado Berkesan
Parenting
30 Ucapan Terima Kasih untuk Guru TK dan SD Anak yang Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Parenting
Kapan Libur Panjang Sekolah? Cek Jadwal Libur Semester Ganjil SD, SMP, SMA
Parenting
5 Tips Mendampingi Anak Hadapi Ujian Akhir Semester, Minimalisir Gangguan
Parenting
5 Syarat Mengurus Bayi Baru Lahir, Termasuk Hukum Mencukur Rambut Si Kecil
7 Foto
Parenting
7 Potret Anak Artis Jago Olahraga Sejak Kecil, Salah Satunya Putra Sandra Dewi
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Tradisi Memberi Uang THR saat Lebaran ke Anak dan Keluarga, Benarkah Termasuk Anjuran Nabi SAW?
Anak Iri Hati dengan Jumlah THR Kakaknya, Harus Bagaimana?
Berapa THR Ideal untuk Pengasuh Anak dan ART di Rumah?