Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Dikira Masalah Mata Biasa, Anak 9 Tahun Ini Mengidap Tumor Otak

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Jumat, 13 Mar 2026 17:20 WIB

Dikira Masalah Mata Biasa, Anak 9 Tahun Ini Mengidap Tumor Otak
Ilustrasi Anak Mengidap Tumor Otak/Foto: Getty Images/Thitima Uthaiburom
Jakarta -

Kita mungkin sering mengira gejala ringan pada anak hanyalah masalah biasa. Namun, bisa jadi tanda-tanda itu merupakan kondisi yang serius, seperti yang dialami oleh seorang anak laki-laki berusia 9 tahun di Inggris.

Spencer Helliwell dari Swindon, Inggris, didiagnosis menderita tumor otak pada tahun 2024 setelah mengalami masalah mata, kelebihan air liur, dan sering sakit kepala.

Sang Bunda, Char Humphries, awalnya mengira masalah yang dialami putranya, Spencer, hanyalah gangguan mata biasa. Namun, ia akhirnya memutuskan untuk membawa sang anak ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Kami diberi tahu bahwa jika kami tidak pergi ke rumah sakit saat itu, dia tidak akan hidup lebih lama," kata Humphries, menilik dari laman People.

Sebelumnya, Humphries membawa Spencer ke dokter untuk memeriksakan matanya. Dari situ, dokter merujuk mereka ke rumah sakit hingga ia didiagnosis penyakit tumor otak.

Berawal dari masalah mata hingga didiagnosis tumor otak

Awalnya, sang Bunda mengira masalah Spencer hanyalah gangguan mata biasa, karena ia sendiri pernah mengalami kondisi serupa saat kecil. Sang Bunda pun membawa Spencer ke dokter mata beberapa kali, tapi tidak ada yang mengkhawatirkan.

"Awalnya, saya mengira itu hanya masalah kecil, saya juga pernah mengalami mata malas saat kecil, jadi kami mengunjungi dokter mata dua kali, tetapi tidak ditemukan hal yang mengkhawatirkan," kata Humphries.

Karena gejala Spencer tidak membaik, sang Bunda memutuskan membawa putranya kembali untuk pemeriksaan lanjutan. Dokter mata pun merujuk mereka ke rumah sakit Great Western di Swindon.

"Karena gejala Spencer terus berlanjut, saya membawanya kembali untuk pemeriksaan lanjutan, dan kali ini dokter mata, yang khawatir dengan sakit kepala yang terus berlanjut, merujuk kami ke rumah sakit Great Western di Swindon. Pada tahap itu, mereka menduga dia mungkin membutuhkan operasi laser," ungkapnya.

Di rumah sakit, Spencer menjalani serangkaian pemeriksaan dan tes tambahan. Hingga pada akhirnya, semua terasa berbeda ketika hasilnya keluar, Bunda.

"Kemudian, semuanya berubah," tuturnya.

Lebih lanjut, pihak rumah sakit lalu menghubungi Bunda Humphries untuk memberitahu bahwa ada bayangan pada hasil pemeriksaan mata Spencer dan mereka harus segera kembali untuk CT scan serta tes lainnya.

Untuk menyampaikan kabar itu kepada Spencer tentu sangat berat bagi sang Bunda. Sang anak pun tampak mencoba memahami kondisinya, tapi ia sendiri masih bingung dengan istilah 'tumor otak'.

"Memberitahu Spencer itu sangat memilukan, kurasa dia tidak benar-benar mengerti. Dia terus mengatakan dia menderita tumor otak, seolah mencoba memahami situasinya," katanya.

Perjalanan panjang anak melawan tumor otak

Dikutip dari Cancer Research UK, medulloblastoma adalah jenis tumor otak yang umumnya menyerang anak-anak dan tumbuh di dekat batang otak. Setiap tahunnya, sekitar 52 anak di Inggris didiagnosis penyakit ini.

Spencer harus menjalani dua operasi yang total waktunya mencapai 23 jam. Selain itu, ia juga mendapatkan kemoterapi selama sembilan bulan untuk melawan tumor tersebut.

Perawatan yang panjang membuat Spencer mengalami kerusakan pada sisi kanan tubuhnya. Akibatnya, ia membutuhkan kursi roda dan penutup mata untuk menjalani kegiatannya sehari-hari.

Meski begitu, Spencer kini sudah kembali bersekolah seperti anak lainnya. Bunda Humphries mengaku sangat kagum melihat anaknya bisa melewati gerbang sekolah lagi.

"Melihat Spencer berjalan melewati gerbang sekolah lagi sangat mengharukan. Saya tidak pernah menyangka kita akan sampai pada titik ini," ujar Humphries.

Humphries menggambarkan kesembuhan putranya sebagai sebuah 'mukjizat'. Ia juga menyarankan orang tua untuk segera memeriksakan anak jika ada tanda atau gejala yang dirasa tidak normal.

"Jika kami tidak mendesak agar Spencer mendapatkan janji temu dengan dokter, dia tidak akan ada di sini hari ini. Terlalu banyak orang tua yang masih dalam ketidakpastian," katanya.

"Saya ingin mengatakan ini dengan lantang dan jelas, percayalah pada insting Anda," sambungnya.

Itulah penjelasan tentang anak berusia 9 tahun yang awalnya dikira mengalami masalah mata biasa, tetapi ternyata mengidap tumor otak.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda