parenting
Pentingnya Vitamin A untuk Anak yang Terkena Campak, Catat Bun!
HaiBunda
Jumat, 06 Mar 2026 13:40 WIB
Daftar Isi
Kasus campak pada anak kini semakin meningkat, Bunda. Indonesia bahkan masuk dalam daftar negara dengan jumlah kasus campak tertinggi kedua di dunia.
Campak sendiri merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus Morbillivirus. Penyakit ini terkenal sangat mudah menular dari satu anak ke anak lain.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia lewat akun Instagram @kemenkes_ri mencatat bahwa pada tahun 2025 ada 63.769 kasus campak dengan 116 Kejadian Luar Biasa (KLB) yang terkonfirmasi di laboratorium di 16 provinsi. Sebanyak 68 persen kasus terjadi pada anak di bawah satu tahun dan mayoritas belum mendapatkan imunisasi lengkap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu hingga Februari 2026, tercatat sudah 8.810 kasus dengan 12 KLB di enam provinsi. Data ini menunjukkan bahwa campak masih menjadi ancaman yang harus kita perhatikan bersama.
Salah satu hal yang memengaruhi seberapa parah campak yang dialami anak adalah asupan nutrisinya. Kekurangan vitamin A ternyata bisa membuat penyakit ini lebih berat, terutama pada anak kecil.
Pentingnya pemberian vitamin A pada anak penderita campak
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kemenkes RI, Dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, menuturkan bahwa vitamin A memiliki banyak manfaat untuk tubuh anak.
"Vitamin A memiliki banyak manfaat untuk tubuh, khususnya dalam membentuk imunitas bagi bayi di 1.000 hari pertama kehidupan (HPK)," ungkapnya dikutip dari Kemenkes RI.
Vitamin A dikenal juga sebagai retinol yang merupakan nutrisi penting untuk penglihatan, pertumbuhan, pembelahan sel, reproduksi, dan sistem kekebalan tubuh Si Kecil.
Setiap tahunnya, program suplementasi vitamin A dilakukan di bulan Februari dan Agustus. Anak usia 6 sampai 59 bulan mendapatkan kapsul vitamin A untuk memastikan tubuh mereka memiliki cadangan nutrisi yang cukup.
Defisiensi (kekurangan) vitamin A dapat membuat anak lebih rentan terkena komplikasi campak. Anak bisa mengalami gangguan pertumbuhan, daya tahan tubuh menurun, dan risiko infeksi lebih tinggi.
Anak yang mendapat vitamin A cukup cenderung lebih cepat pulih dari campak dan infeksi lain, Bunda. Dengan asupan yang tepat, tubuh mereka memiliki kemampuan melawan penyakit lebih baik.
"Asupan sumber vitamin A pada anak perlu ditambah dan dicukupi, karena asupan vitamin A dari sumber sayuran dan buah-buahan sehari-hari belum memadai" tulis keterangan dari Kemenkes RI.
Manfaat vitamin A untuk anak
Selain bagus untuk campak, vitamin A memiliki banyak manfaat untuk kesehatan anak. Berikut penjelasan selengkapnya:
1. Meningkatkan daya tahan tubuh
Vitamin A merangsang produksi sel darah putih yang penting untuk melawan virus dan bakteri penyebab infeksi. Anak yang terinfeksi campak bisa lebih cepat pulih dan lebih aman dari komplikasi, seperti pneumonia.
2. Mendukung pertumbuhan normal anak
Selain meningkatkan imun, vitamin A berperan sebagai antioksidan yang melindungi organ dan jaringan tubuh dari kerusakan. Dengan tubuh yang sehat, anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai usianya, Bunda.
3. Menjaga kesehatan mata
Selanjutnya, vitamin A penting untuk menjaga fungsi penglihatan anak, terutama di kondisi cahaya redup. Nutrisi ini membantu retina bekerja lebih baik, mencegah rabun senja, dan mengurangi risiko kebutaan akibat kekurangan vitamin A.
4. Menunjang kesehatan kulit
Vitamin A berfungsi dalam pertumbuhan dan regenerasi sel-sel kulit, serta memperkuat skin barrier, yaitu lapisan terluar kulit yang berfungsi untuk melindungi kulit dan tubuh.
5. Menjaga kesehatan tulang dan gigi
Asupan vitamin A yang cukup sangat bagus untuk tulang yang kuat dan gigi yang sehat. Nutrisi ini mendukung pertumbuhan anak supaya tetap aktif dan bisa melakukan aktivitasnya dengan nyaman.
6. Mendukung fungsi organ tubuh lainnya
Vitamin A turut membantu jantung, paru-paru, ginjal, serta jaringan lunak tetap sehat. Hal ini membuat organ vital anak berfungsi optimal saat tubuh melawan infeksi campak.
Rekomendasi pemberian vitamin A untuk anak yang terkena campak
Pemberian vitamin A menjadi tentu penting dalam penanganan anak yang terkena campak. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyampaikan aturan dosis yang aman melalui akun Instagram @idai_ig.
Anak dengan campak dianjurkan menerima vitamin A dosis tinggi satu kali per hari selama dua hari berturut-turut. Cara ini untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak dan mempercepat pemulihan dari infeksi.
Untuk bayi usia 6 bulan sampai 1 tahun, vitamin A diberikan dalam kapsul biru 100.000 U per oral. Sementara untuk anak yang berusia lebih dari satu tahun, dosisnya menggunakan kapsul merah 200.000 U per oral, Bunda.
Jika anak mengalami gizi buruk atau ada komplikasi pada mata, dokter biasanya menyarankan pemberian tambahan vitamin A sekitar dua minggu berikutnya untuk memastikan tubuhnya mendapat asupan yang cukup.
IDAI menegaskan bahwa imunisasi campak rutin tetap menjadi langkah utama untuk menurunkan angka kematian akibat campak di negara dengan kasus tinggi.
Itulah penjelasan lengkap mengenai pentingnya pemberian Vitamin A bagi anak yang terkena campak. Semoga informasi ini bisa membantu, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
5 Dampak Buruk Anak Kekurangan Vitamin A, Bunda Perlu Tahu
Parenting
Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Resmi Dimulai 4 Agustus, Ada Imunisasi Campak hingga Kanker Serviks
Parenting
Hobi Makan Nugget dan Sosis, Bocah 8 Th Ini Alami Kebutaan Permanen
Parenting
Menyerang Segala Usia, Wabah Campak Capai 3.341 Kasus di 31 Provinsi
Parenting
Seberapa Perlu Suplemen Vitamin A untuk Kesehatan Mata Anak?
Parenting
Jangan Lupa Beri Anak Vitamin A di Bulan Agustus, Gratis Bunda
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ketahui 3 Jenis Vitamin yang Aman Dikonsumsi Anak Setiap Hari
Fakta Penting soal Campak yang Harus Diketahui Orang Tua, Simak Cara Mencegahnya
Pemberian Vitamin A pada Bayi Mulai Usia Berapa?