parenting
Normalkah Panas Anak Sempat Turun Lalu Naik Lagi? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
HaiBunda
Jumat, 06 Mar 2026 17:40 WIB
Daftar Isi
Melihat Si Kecil tiba-tiba lesu karena badannya demam tentu membuat hati tidak tenang ya, Bunda. Rasanya campur aduk saat melihat demamnya sudah turun setelah minum obat lalu naik lagi.
Kondisi demam pada anak memang kerap membuat orang tua merasa khawatir. Terlebih lagi kalau demam anak naik turun selama 3 hari berturut-turut tanpa perubahan yang pasti.
Menilik dari laman National Health Service (NHS), suhu tinggi pada anak sebenarnya hal yang sangat umum terjadi. Biasanya, suhu tubuh akan kembali stabil dalam waktu satu sampai empat hari saja, Bunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), selama masa ini, cobalah perhatikan apakah anak masih bisa bermain serta makan dan minum dengan nyaman. Jangan lupa juga pantau apakah Si Kecil rutin buang air kecil setiap 3-4 jam sekali.
Lantas, apa saja penyebab, cara mengatasi, dan mencegah demam anak yang naik turun, ya?
Penyebab umum anak panas turun lalu naik lagi
Demam pada anak bisa muncul perlahan dan meningkat sedikit demi sedikit, tapi tak jarang juga bisa naik dengan cepat. Suhu tubuh anak pun bisa naik dan turun beberapa kali dalam sehari.
Suhu tubuh yang tinggi sering kali membuat anak merasa tidak nyaman, Bunda. Anak biasanya menggigil saat demam naik dan akan berkeringat ketika panasnya mulai turun.
Selain itu, anak juga berisiko mengalami dehidrasi ringan, terutama kalau banyak cairan yang hilang karena demam dan minumnya kurang.
Perlu diketahui bahwa demam anak naik turun biasanya dipicu oleh infeksi virus, contohnya virus dengue yang menyebabkan demam berdarah. Bisa juga karena infeksi bakteri tertentu, misalnya Salmonella typhi penyebab demam tifoid.
Nah yang penting untuk diperhatikan adalah seberapa tinggi panas tubuh anak saat demam. Untuk demam ringan, biasanya bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari.
Cara mengobati demam anak naik turun
Dikutip dari laman Kids Health, kalau bayi di bawah usia 3 bulan mengalami panas 38 derajat celsius atau lebih, Bunda sebaiknya segera membawanya ke dokter.
Dikutip dari Kemenkes RI dan IDAI, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan demam anak. Berikut penjelasannya:
1. Meminta anak untuk minum banyak cairan
Salah satu cara menurunkan demam anak di rumah adalah memastikan kebutuhan cairannya tercukupi. Terkadang anak susah mau minum air putih, Bunda bisa mencoba cairan lain yang lebih menarik, seperti:
- Kaldu ayam hangat.
- Jus buah yang diencerkan.
Dengan cara ini, tubuh anak tetap terhidrasi dan terhindar dari dehidrasi saat demam.
2. Istirahat yang cukup
Istirahat yang cukup sangat perlu ya untuk membantu anak cepat pulih dari demam. Anak tak jarang susah diam saat sedang panas, tetapi sebaiknya mereka tetap beristirahat sampai demam mereda.
Kalau anak tidak mau tidur, Bunda bisa membacakan cerita di kasur supaya ia tetap bisa beristirahat. Cara ini bisa membantu tubuhnya kembali fit lebih cepat.
3. Mandi dengan air hangat
Mandi dengan air hangat dianggap salah satu cara efektif untuk menurunkan demam anak. Air hangat dipercaya bisa membantu menurunkan panas tubuh.
Jika anak menolak untuk mandi, Bunda bisa mengompres keningnya dengan air hangat untuk meredakan demam yang dialami Si Kecil.
4. Menyejukkan tubuh anak
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyejukkan tubuh anak sebagai upaya menurunkan demam, di antaranya:
- Memakai pakaian yang tidak terlalu tebal agar tubuh lebih sejuk.
- Tidak menggunakan selimut berlapis-lapis saat tidur.
- Mengelap tubuh anak dengan air hangat.
- Menyalakan kipas untuk membantu sirkulasi udara di sekitarnya.
- Memberikan minum air yang sejuk.
Namun, jika anak mulai menggigil karena beberapa hal di atas, sebaiknya segera menghangatkan tubuhnya supaya kembali nyaman.
5. Kompres hangat
Kompres hangat termasuk salah satu cara yang cukup efektif untuk menurunkan panas pada anak. Cobalah mengompres bagian ketiak selama 10-15 menit supaya panas tubuh bisa keluar melalui pori-pori.
Cara ini bisa dilakukan sebagai langkah pertolongan pertama ketika anak panas naik turun, Bunda.
6. Memberikan obat penurun demam
Ketika demam anak naik turun, orang tua juga boleh memberikan obat penurun demam. Obat ini dikenal dengan istilah antipiretik. Ada berbagai jenis obat antipiretik yang bisa dibeli di apotek, misalnya parasetamol, yang memang aman digunakan untuk anak.
Cara mencegah panas anak sempat turun lalu naik lagi
Ilustrasi anak demam/Foto: Getty Images/MTStock Studio |
Meskipun kondisi ini memang tidak selalu bisa dicegah sepenuhnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko demam anak yang sempat naik turun selama 3 hari, yaitu:
1. Imunisasi
Dikutip dari Kemenkes RI, demam termasuk salah satu gejala dari penyakit infeksi, sehingga imunisasi sangat dianjurkan. Memberikan imunisasi lengkap sesuai jadwal yang direkomendasikan juga dapat melindungi anak dari berbagai penyakit infeksi.
2. Cuci tangan
Ajarkan Si Kecil untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas. Cara ini juga efektif mencegah kuman masuk ke tubuh anak.
3. Jaga kebersihan lingkungan
Pastikan lingkungan tempat tinggal anak selalu bersih dan sehat agar anak terhindar dari kuman penyebab demam. Lingkungan yang bersih juga membuat mereka lebih nyaman saat berkegiatan.
4. Hindari kontak dengan orang sakit
Sebaiknya, orang tua hindari membawa anak ke tempat ramai atau dekat dengan orang yang sedang sakit, apalagi saat musim penyakit. Cara ini juga dapat mengurangi risiko anak tertular infeksi.
5. Menjaga asupan nutrisiÂ
Satu hal yang tak kalah penting adalah pastikan anak mendapat asupan nutrisi yang seimbang, lengkap dengan makronutrien dan mikronutrien yang cukup. Nutrisi yang baik juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak.
Kapan harus ke dokter jika anak panas turun lalu naik lagi?
Anak-anak bisa saja mengalami demam yang tinggi. Namun, Bunda biasanya masih bisa merawatnya di rumah karena panas tubuh mereka sering turun dalam beberapa hari.
Namun, ada kondisi tertentu yang sebaiknya segera membawa Si Kecil ke dokter. Dilansir dari NHS, berikut beberapa tanda yang perlu diperhatikan:
- Bayi yang usianya kurang dari 3 bulan menunjukkan panas tubuh 38 derajat celsius atau lebih.
- Untuk bayi berusia 3 sampai 6 bulan, demam 39 derajat celsius atau lebih tinggi perlu diwaspadai.
- Anak muncul gejala lain, misalnya ruam pada kulit.
- Anak tidak mau makan atau minum seperti biasanya.
- Suhu tubuh anak tetap tinggi meski sudah diberi parasetamol.
- Anak menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, seperti popok jarang basah, mata terlihat cekung, atau tidak mengeluarkan air mata saat menangis.
Selain itu, Si Kecil juga memerlukan perhatian dan tindakan segera dari tenaga kesehatan jika muncul tanda-tanda bahaya, sebagaimana dirangkum dari IDAI.
- Anak sulit dibangunkan, tidak merespons, atau tidak bisa bergerak seperti biasanya.
- Mengalami kesulitan bernapas.
- Bibir, lidah, atau kuku terlihat kebiruan.
- Ubun-ubun tampak menonjol atau cekung.
- Leher terasa kaku atau sulit digerakkan.
- Mengeluh nyeri kepala yang hebat.
- Nyeri perut hebat atau mengalami muntah-muntah terus-menerus.
- Muncul ruam atau bintik keunguan seperti memar.
- Tidak mau makan atau minum, terlihat terlalu lemah untuk minum.
- Menangis terus-menerus tanpa henti.
- Anak terlihat gelisah atau tidak nyaman.
- Posisi tubuh condong ke depan dan tidak bisa mengontrol air liur.
- Frekuensi buang air kecil menjadi sedikit atau jarang.
Itulah penjelasan terkait normal tidaknya panas anak yang sempat turun lalu naik lagi, beserta penyebabnya dan cara mengatasinya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
7 Tanda Demam pada Anak Mulai Berbahaya, Waspada Bun!
Parenting
Efektifkah Bawang Merah Digunakan Sebagai Obat Balur Demam Anak?
Parenting
Demam Anak Naik Turun Setelah Minum Obat, Normalkah? Penyebab & Waktu Ideal ke Dokter
Parenting
Apakah Demam Campak Naik Turun dan Berapa Lama Terjadinya?
Parenting
5 Cara Menurunkan Demam pada Anak yang Bisa Dilakukan di Rumah
5 Foto
Parenting
5 Potret Cute Baby Regina Anak Ahok & Puput Nastiti Bareng Dua Kakaknya
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ilustrasi anak demam/Foto: Getty Images/MTStock Studio
10 Daun yang Bisa Menurunkan Demam Anak Secara Alami dan Cara Mengolah yang Aman
Anak Berkeringat saat Tidur, Waspadai Kemungkinan Masalah Jantung
5 Doa Penurun Sakit Panas Anak Lengkap: Arab, Latin, dan Terjemahannya