parenting
5 Cara Mengajari Anak soal Mengelola Uang agar Tidak Boros dan Impulsif
HaiBunda
Jumat, 27 Mar 2026 09:20 WIB
Daftar Isi
Mendidik anak untuk mengelola uang sebenarnya tidak sulit, Bunda. Cukup dengan memberikan pemahaman dan praktik yang sesuai dengan usianya, kita dapat membantu anak dalam bertanggung jawab mengelola uang dengan bijak.
Tujuan dari belajar mengelola uang sejak dini bukan bermaksud mengajari anak menjadi perhitungan. Belajar mengelola uang bisa melatih mereka dalam menentukan pilihan yang baik, saat menggunakan uang di kehidupan sehari-hari hingga mereka dewasa.
Seiring anak tumbuh dan berkembang, mereka akan semakin paham tentang uang. Bunda bisa mulai memberikan arahan tentang cara membagi uang dan membentuk skala prioritas kebutuhan. Namun, tetap beri anak kesempatan untuk memilih dan belajar mengambil keputusan sendiri.
Alih-alih terlalu sering melarang anak menggunakan uang, mengajari cara mengelola keuangan sejak dini justru akan memberikan dampak dalam positif jangka panjang. Saat anak tahu mereka bisa berdiskusi dan meminta saran kepada orang tuanya, anak akan lebih siap untuk belajar dari pengalaman.
Mengapa anak perlu belajar mengelola uang?
Menurut penulis buku Kids are Worth It! Raising Resilient, Responsible, Compassionate Kids, Barbara Coloroso, waktu terbaik untuk mulai memberi anak-anak uang adalah ketika mereka sudah tidak lagi ingin memasukkannya ke dalam mulut.
Maksudnya, saat anak tidak menganggap uang sebagai mainan atau ketika anak mulai mengenali nominal, belajar menghitungnya, dan mulai memahami fungsinya. Itulah waktu yang tepat untuk orang tua mendidik anak soal mengelola uang.
Mengajari anak untuk mengelola uang sejak dini dapat membantu anak untuk belajar menunda keinginan, memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta berpikir dengan matang saat menentukan pilihan sebelum mengambil keputusan.
Mungkin tak sedikit orang tua yang pernah melakukan kesalahan dalam mengelola uang saat kecil atau remaja dan berharap mendapatkan bimbingan yang lebih baik. Maka dari itu, tujuan dari mengajari anak mengelola uang agar anak belajar bertanggung jawab dan memahami bahwa kesalahan merupakan bagian dari belajar.
Maka dari itu, orang tua yang mengajari anak untuk mengelola keuangan perlu memberi contoh, membimbing, dan memberi kesempatan untuk mencoba, sebab anak akan lebih banyak belajar dari kebiasaan orang tuanya sehari-hari dibandingkan nasihat yang diucapkan.
Apa yang harus diketahui anak soal uang?
Sebelum Bunda membiarkan anak memegang uang sendiri, penting bagi mereka untuk memahami beberapa hal dasar tentang uang. Uang memang memiliki banyak kegunaan, tetapi tidak bisa digunakan secara berlebihan.
Oleh karena itu, terdapat beberapa hal penting yang perlu anak ketahui tentang uang dilansir dari laman Nurture.
1. Uang yang dihasilkan penuh dengan usaha
Bunda, anak perlu memahami bahwa uang yang diperoleh adalah hasil dari sebuah usaha dan kerja keras. Namun, penting untuk mengedukasi antara tanggung jawab sehari-hari dengan pekerjaan tambahan. Jangan sampai anak berpikir bila mencuci piring atau menyapu merupakan pekerjaan berbayar.
Apabila Bunda ingin memberikan uang sebagai apresiasi atas tugas tambahan di luar tanggung jawabnya, sertai dengan penjelasan sederhana bagaimana proses mendapatkan uang yang sebenarnya. Dengan begitu, anak belajar menghargai uang dan memahami bahwa setiap imbalan ada proses di baliknya.
2. Uang yang ditabung menjadi lebih berharga
Selain memberikan pemahaman bagaimana mendapatkan uang, Bunda juga bisa menjelaskan konsep menabung. Sampaikan bahwa menabung merupakan kegiatan menyisihkan atau menyimpan uang untuk kebutuhan di masa mendatang.
3. Uang tidak boleh digunakan semena-mena
Berbelanja tentu bukanlah hal yang buruk, tetapi di sinilah pentingnya keterlibatan keputusan harus ditekankan kepada anak. Bunda dapat mengajari anak-anak untuk merenung dan berpikir dengan matang sebelum memutuskan membeli sesuatu.
Menurut Barbara Coloroso, ketika anak dilatih untuk berpikir sebelum memutuskan apa yang ingin dibeli, anak perlahan akan belajar memahami nilai uang dan membuat keputusan yang lebih bijak.
4. Belajar berempati melalui penggunaan uang
Penting untuk orang tua mengedukasi bahwa uang atau harta tidak selamanya menjadi milik kita. Selain itu, uang yang dimiliki dapat digunakan untuk membantu orang yang sedang kesulitan, sehingga Bunda dapat mengajari anak untuk memilih kepada siapa atau untuk tujuan apa uang tersebut diberikan.
5. Uang digunakan untuk berbagai tujuan
Sejak awal belajar mengelola uang, anak perlu dikenalkan dengan konsep membagi uang sesuai tujuan. Misalnya, sebagian untuk ditabung, sebagian untuk dibelanjakan, dan sebagian lain untuk berbagi. Dengan begitu anak lebih memahami soal penggunaan uang.
Cara mendidik anak mengelola uang agar tidak boros
Mengutip dari laman Yahoo Finance, berikut beberapa cara mengajari anak mengelola uang yang bisa dilakukan para orang tua.
1. Pastikan setiap pengeluaran punya tujuan
Bunda dapat menanyakan kemana ia akan pergi, apa tujuan penggunaan uangnya, dan berapa uang yang disiapkan. Bila kebutuhan yang ingin dibeli tidak sesuai dengan rencana dan tujuan yang disiapkan, Bunda berhak menolaknya.
Hal ini dilakukan agar anak memahami bahwa setiap uang yang dikeluarkan harus memiliki alasan yang jelas. Uang digunakan untuk kebutuhan atau tujuan tertentu, bukan sekadar keinginan sesaat.
2. Terapkan budgeting untuk mencapai tujuan
Saat itu, anak mungkin tidak begitu paham tentang besaran uang yang harus dikeluarkan. Maka dari itu, penting orang tua untuk mengajari budgeting untuk menentukan prioritas sehingga penggunaan uang menjadi lebih terarah.
Cara sederhananya dengan melakukan role-play penjual dan pembeli, misalnya seperti berpura-pura membangun restoran atau kafe sehingga mereka akan belajar untuk memahami harga, pengeluaran, dan cara mengambil keputusan.
3. Menunda keinginan yang tidak mendesak
Rutin menabung menjadi salah satu cara untuk melatih anak menunda keinginan yang tidak mendesak, Bunda. Mereka akan memahami bahwa menunggu dan menyimpan uang bisa memberikan hasil yang lebih besar di kemudian hari.
Caranya bisa menabung secara konvensional atau melalui ATM. Ketika anak sudah mulai besar, diskusikan mana kebutuhan yang perlu menggunakan uang tabungan sebagai sumber dananya. Minta mereka catat setiap pengeluaran dan sisa uang tabungan tersebut.
4. Gunakan aplikasi pengatur keuangan digital
Kini, tren digitalisasi semakin masif di berbagai negara. Kemungkinan besar anak-anak zaman sekarang akan menggunakan mobile banking untuk menabung atau berbelanja. Oleh karena itu, orang tua penting untuk mengawasi dan memastikan anak rutin memeriksa saldo, mencatat pengeluaran, serta riwayat transaksinya.
5. Berlatih mengatur keuangan di kehidupan sehari-hari
Cara ini bisa dilakukan saat anak pergi ke sekolah. Bunda bisa memberikan nominal uang saku yang tidak terlalu besar setiap harinya, lalu pastikan apakah uang saku yang diberikan terdapat sisa atau langsung habis.
Lakukan evaluasi setiap minggunya, seperti menanyakan apakah uang saku yang diberikan sehari-hari mencukupi sebagai bekal di sekolah atau tidak. Ingatkan juga untuk selalu menyisihkan sebagian uang ke dalam tabungan.Â
Seiring bertambahnya tingkatan sekolah anak, Bunda juga dapat menambahkan nominal uang saku mereka. Ajak anak untuk berkompromi dalam menentukan prioritas penggunaan uang saku tersebut.
Demikian cara mendidik anak dalam mengelola uang. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat untuk Bunda sekalian.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Anak Suka Menjawab Saat Dibilangin? Ini Cara Mendidiknya agar Tetap Berani Bicara tapi Sopan
Parenting
10 Cara Mendidik Anak yang Baik Sesuai Karakter danTalentanya
Parenting
3 Cara Menghukum Anak yang Mendidik dalam Islam, Bunda Perlu Tahu
Parenting
5 Faktor yang Bantu Anak Sukses Selain IQ, Salah Satunya Validasi Emosi
Parenting
Mendidik Terlalu Keras Malah Akan Gagal 'Mencetak' Anak Sukses
7 Foto
Parenting
7 Potret Natarina Anak Taufik Hidayat yang Kini Beranjak Dewasa
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Cara Mengajari Anak Mengatur Uang di Era Cashless
Perlukah Memberi Uang Setelah Anak Bantu Orang Tua Lakukan Pekerjaan Rumah?
5 Kalimat yang Dipakai Miliuner untuk Bikin Anak Tertarik Menabung & Memikirkan Masa Depan