Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Sifat Kepribadian Anak Bisa 'Menular' di Antara Teman-temannya

Nadhifa Fitrina   |   HaiBunda

Jumat, 27 Feb 2026 16:06 WIB

Sifat Kepribadian Anak Bisa ‘Menular’ di Antara Teman-temannya
Ilustrasi Sifat Kepribadian Anak Bisa ‘Menular’ di Antara Teman-temannya/Foto: Getty Images/Rat0007
Jakarta -

Menyenangkan ya, Bunda, melihat anak-anak bermain bersama teman-temannya hingga sikap satu sama lain terkadang ikut terbawa. Ternyata, hal ini bukan sekadar kebetulan, lho.

Ketika anak-anak bergaul bersama, mereka cenderung meniru kepribadiannya satu sama lain. Menariknya, mereka lebih cepat menyerap sifat yang baik dibandingkan sifat buruk.

Pemahaman kita tentang kepribadian anak sebenarnya masih terus berkembang. Para ahli pun hingga kini masih berdebat soal seberapa besar kepribadian dipengaruhi gen atau lingkungan.

Dikutip dari laman Michigan State University, penelitian terbaru dari psikolog di universitas tersebut membenarkan fakta ini. Anak-anak yang sering menghabiskan waktu bersama punya kecenderungan meniru sikap dan kebiasaan teman-temannya.

Jadi, terlihat jelas ya bahwa lingkungan bermain memiliki pengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Sebagai orang tua, kita perlu membimbing mereka memilih circle pertemanan yang positif.

Lingkungan pertemanan bisa membentuk kepribadian anak

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa kepribadian anak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik. Lingkungan, termasuk teman bermain, juga berperan dalam membentuk sifat anak sejak dini.

Penelitian yang diterbitkan di Journal of Personality and Social Psychology ini menegaskan bahwa kepribadian anak bisa terbentuk lewat interaksi dalam keseharian. Artinya, anak dapat meniru atau terpengaruh oleh sikap dan perilaku teman-temannya.

"Temuan kami, bahwa sifat kepribadian 'menular' di antara anak-anak, bertentangan dengan asumsi umum bahwa kepribadian sudah tertanam dan tidak dapat diubah," tutur seorang profesor psikologi asal Amerika Serikat, Jennifer Watling Neal.

"Ini penting karena beberapa sifat kepribadian dapat membantu anak-anak sukses dalam hidup, sementara yang lain dapat menghambat mereka," ujarnya.

Dalam penelitian ini, para peneliti mengamati dua kelas prasekolah selama satu tahun ajaran penuh. Mereka menganalisis ciri kepribadian serta lingkup pertemanan pada anak usia 3 dan 4 tahun.

Hasilnya, terlihat bahwa anak bisa meniru dan terpengaruh sifat tertentu dari teman-teman di sekitarnya, Bunda.

Studi ungkap anak bisa meniru sifat teman sebaya

Dilansir dari laman ZME Science, anak-anak yang memiliki teman bermain ekstrovert atau rajin cenderung menunjukkan sifat serupa seiring berjalannya waktu. Nah, anak-anak yang memiliki teman yang mudah cemas atau frustasi justru tidak selalu ikut memiliki sifat tersebut, Bunda.

Studi yang dilakukan di Michigan State University ini menjadi yang pertama meneliti perubahan ciri kepribadian anak usia dini dalam jangka waktu tertentu. Para peneliti ingin melihat bagaimana pertemanan sehari-hari bisa membentuk cara anak bersikap dan berinteraksi.

Salah satu peneliti sekaligus profesor psikologi asal Amerika Serikat, Emily Durbin mengatakan bahwa pengaruh teman sebaya pada anak sering kali lebih besar daripada yang selama ini diperkirakan.

Ternyata, anak-anak bisa saling memengaruhi satu sama lain dalam banyak hal, mulai dari sikap, kebiasaan, hingga cara mereka bersikap di lingkungannya sehari-hari.

"Orang tua menghabiskan banyak waktu untuk mencoba mengajari anak mereka agar sabar, menjadi pendengar yang baik, dan tidak impulsif," kata Durbin.

"Tetapi bukan orang tua atau guru mereka yang memengaruhi mereka, melainkan teman-teman mereka. Ternyata anak-anak berusia 3 dan 4 tahun adalah agen perubahan," lanjutnya.

Nah, itulah ulasan tentang bagaimana sifat kepribadian anak bisa 'menular' di antara teman-temannya. Semoga penjelasannya bisa membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda