parenting
9 Ide Stimulasi Bayi Sejak Lahir agar Cerdas
HaiBunda
Selasa, 24 Feb 2026 21:45 WIB
Daftar Isi
Bagi bayi baru lahir, setiap aktivitas bersama orang tuanya terasa baru dan mengasyikkan. Bermain dapat berupa apa pun yang merangsang mereka. Bahkan saat masih di dalam rahim ibu, bayi mengalami banyak informasi sensorik.
“Mereka mendengar detak jantung ibu, mengalami semua gerakan itu dan secara fisik mendorong batas-batas di sekitar mereka, sehingga mereka mendapatkan banyak sensasi dan banyak umpan balik tentang ruang tempat mereka berada,” kata terapis okupasi Lindsay Carr, dikutip dari BBC.
Setelah lahir, Bunda dapat mulai stimulasi, memperkenalkan bermain ke dalam rutinitas bayi dengan interaksi kecil sehari-hari.
Dilansir California Childcare Health Program, temuan terbaru dalam penelitian otak telah membuktikan bahwa lingkungan bayi memiliki pengaruh dramatis pada pembentukan otak dan perkembangan yang sehat.
Tahap awal perkembangan otak inilah yang menentukan bagaimana, dan seberapa baik, seseorang berpikir dan belajar, baik sebagai anak-anak maupun sebagai orang dewasa.
Pada tahun-tahun pertama kehidupan bayi, otak sibuk membangun sistem pengkabelannya. Aktivitas di otak menciptakan koneksi listrik kecil yang disebut sinapsis. Jumlah stimulasi yang diterima bayi secara langsung memengaruhi berapa banyak sinapsis yang terbentuk.
Stimulasi yang berulang dan konsisten memperkuat koneksi tersebut dan membuatnya permanen. Koneksi yang tidak digunakan mungkin akan hilang.
Tahun-tahun awal adalah masa emas bagi otak bayi yang sedang berkembang. Periode pertumbuhan otak dan kapasitas pembangunan jaringan yang intens ini hanya terjadi sekali seumur hidup. Sebagai orang tua, kita memiliki kesempatan singkat ini untuk membantu mendorong pembentukan sirkuit otak pada bayi kita.
9 Ide stimulasi bayi sejak lahir agar cerdas
Bermain di usia dini tidak hanya membantu perkembangan kognitif si kecil, tetapi juga perkembangan fisik dan emosionalnya. Berikut ide stimulasi bayi sejak lahir agar cerdas.
1. Tummy time (posisi tengkurap)
Tummy time adalah cara yang bagus untuk membantu membangun kekuatan tubuh bagian atas bayi. Bunda dapat mulai melakukan tummy time sejak lahir dengan membaringkan bayi di dada (tetapi hanya lakukan ini ketika Bunda benar-benar terjaga dan tidak mungkin tertidur). Secara bertahap tingkatkan jumlah waktu yang dilakukan setiap hari. Kemudian ketika bayi siap, cobalah melakukan tummy time di lantai.
2. Bernyanyi
Bayi menyukai musik, jadi coba bernyanyi pada waktu bermain. Ubah aktivitas sehari-hari menjadi kegiatan bernyanyi bersama dengan membuat lagu-lagu menyenangkan saat Bunda menyiapkan makan siang, melipat pakaian, atau membersihkan rumah. Semakin banyak mengubah nada dan intonasi suara Bunda, semakin baik.
3. Putar musik
Baik Bunda menyukai musik klasik, pop, mendengarkan musik telah dikaitkan dengan kemampuan yang lebih baik dalam matematika. Putar berbagai ritme dan melodi yang menyenangkan untuk merangsang bayi.
4. Menari
Putar musik dan menarilah dengan bayi dalam pelukan. Kebanyakan bayi menyukai gerakan mengayun yang lembut dan berada begitu dekat dengan Bunda. Ini bagus untuk menjalin ikatan dengan bayi dan perkembangan emosional mereka.
5. Bermain ekspresi lewat tatap muka
Buatlah ekspresi wajah, tersenyum, tertawa, memutar mata, atau menjulurkan lidah. Bayi senang melihat wajah dan bermain cilukba. Mengganti popok adalah waktu yang tepat untuk bermain tatap muka.
6. Tepuk tangan
Bergantian tepuk tangan, baik tangan Bunda maupun tangan bayi. Tepuk tangan sebenarnya merupakan tonggak perkembangan yang cukup besar begitu bayi bisa melakukannya sendiri. Ini membutuhkan kontrol otot yang cukup baik, keterampilan motorik halus, dan koordinasi mata, dan tangan.
7. Mendongeng
Ingat, tidak ada kata terlalu dini untuk membacakan cerita kepada bayi. Mendongeng dengan menggunakan banyak intonasi suara dan perubahan nada bisa menjadi ide stimulasi terbaik untuk bayi.
8. Bermain dengan mainan sensorik
Ajak bayi menemukan balok dengan bentuk, ukuran, warna, dan bahkan tekstur yang menyenangkan. Bunda juga bisa mengeluarkan panci dan wajan, agar bayi bisa memukulnya dan membuat instrumen musik sendiri. Bunda tidak perlu mainan mahal ketika bayi senang bermain dengan barang-barang yang dapat kita temukan di sekitar rumah.
9. Berjalan-jalan di sekitar rumah
Coba ajak bayi untuk berjalan-jalan di dekat taman rumah memakai stroller. Hal ini agar bayi dapat melihat hal-hal baru di alam. Berbincanglah dengan Si Kecil sepanjang jalan-jalan, tunjukkan berbagai hal dan libatkan bayi dalam lingkungan sekitar Bunda.
Demikian ulasan mengenai 9 de simulasi sensorik bayi sejak lahir agar cerdas. Semoga menjadi inspirasi dalam mendidik anak di rumah ya!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Ide Stimulasi Bayi 7 Bulan untuk Perkembangan Motorik & Sensorik
Parenting
7 Ide Stimulasi Bayi Usia 8 Bulan agar Perkembangannya Sesuai
Parenting
12 Rekomendasi Mainan untuk Bayi 0-6 Bulan yang Mendukung Perkembangannya
Parenting
Tumbuh Kembang dan Stimulasi Bayi 7 Bulan, Apa yang Perlu Diperhatikan?
Parenting
10 Kebiasaan yang Bikin Bayi Pintar, Menarik Dicoba Saat Asuh Si Kecil
7 Foto
Parenting
7 Potret Djiwa Anggara Anak Nadine Chandrawinata yang Kini Berusia 7 Bulan
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
15 Ide Aktivitas Sensory Play untuk Anak 6-12 Bulan dan Manfaatnya
15 Aktivitas Stimulasi untuk Bayi Usia 5 Bulan dan Pilihan Mainan Terbaiknya
8 Ide Stimulasi Motorik Halus untuk Anak Usia 1 Tahun, Bisa Dilakukan di Rumah