parenting
Melatih Fokus, Ini 7 Ide Main Anak Usia 1-3 Tahun di Rumah
HaiBunda
Senin, 09 Feb 2026 16:40 WIB
Daftar Isi
Fokus dan konsentrasi termasuk keterampilan yang mulai terbentuk saat anak menginjak usia 1-3 tahun. Di tahap ini, Bunda bisa mulai mencari ide bermain anak untuk melatih fokusnya di rumah.
Bicara soal ini, kemampuan berkonsentrasi membuat anak lebih mudah memperhatikan hal-hal di sekitarnya. Latihan fokus yang dilakukan sejak dini pun bisa mendukung perkembangan kognitif dan sosialnya.
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, anak-anak memiliki lima tahapan perkembangan. Balita berada pada tahap kedua, yaitu antara usia 1 dan 3 tahun, setelah melewati fase bayi dan sebelum memasuki tahap prasekolah.
Sebenarnya, konsentrasi termasuk keterampilan yang bisa dilatih, Bunda. Jangan khawatir ya, anak akan belajar sedikit demi sedikit, sama seperti kita yang terkadang perlu fokus untuk latihan.
Kabar baiknya, lewat stimulasi yang tepat, belajar fokus bisa terasa menyenangkan. Si Kecil pun akan lebih mudah memperhatikan apa yang dilakukan, sekaligus belajar sambil bermain setiap harinya.
Ide main untuk latih fokus anak usia 1-3 tahun
Bunda bisa mencoba berbagai aktivitas dan permainan di rumah untuk melatih fokus anak. Berikut ini penjelasannya seperti dirangkum dari beberapa sumber:
1. Bermain puzzle
Bunda bisa mencoba memberikan permainan teka-teki seperti puzzle untuk mengisi waktu luang Si Kecil di rumah. Anak-anak biasanya akan berusaha menyelesaikannya karena merasa ada yang kurang jika kepingan gambarnya belum lengkap.
Ide bermain ini tentu sangat cocok untuk melatih fokus anak dalam waktu yang lebih lama dari biasanya. Seiring berjalannya waktu, kebiasaan ini diharapkan bisa membantu memperpanjang rentang konsentrasi mereka.
2. Melukis kain
Selanjutnya, Bunda dapat mengajak anak yang sudah berusia 3 tahun untuk mencoba serunya melukis di atas media kain. Kegiatan ini dijamin seru dan tidak membosankan karena memberikan suasana baru bagi mereka.
Dikutip dari Mom Junction, dengan bermain warna, anak secara tidak sadar sedang melatih fokusnya dengan cara yang menyenangkan, Bunda. Selain itu, imajinasi dan keterampilan motorik tangan mereka pun juga akan berkembang lebih baik.
3. Bermain balok
Ilustrasi Anak Main Balok/Foto: Getty Images/iStockPhoto |
Bunda bisa memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba menumpuk balok hingga setinggi mungkin. Tantangannya adalah mereka harus menjaga keseimbangan agar tumpukannya tidak roboh dan tetap berdiri tegak.
Permainan yang tampak sederhana ini sebenarnya sangat efektif untuk melatih fokus dan kesabaran anak, Bunda. Selain itu, mereka juga akan belajar melatih koordinasi antara mata dan tangan, serta mengasah kemampuannya dalam memecahkan masalah.
4. Buku interaktif
Buku interaktif dengan berbagai tugas, seperti mencocokkan gambar atau menemukan perbedaan, bisa membantu melatih fokus anak, Bunda. Banyak teka-teki di dalamnya yang menuntut konsentrasi agar anak bisa menyelesaikannya.
Tantangan yang ada membuat mereka belajar menahan perhatian sejenak untuk memahami detailnya. Menilik dari UNICEF, kegiatan ini bisa menjadi waktu bonding antara Bunda dan anak, serta meningkatkan kemampuan bahasa mereka.
5. Bermain mencocokkan kartu
Ada beberapa jenis permainan yang memang membutuhkan perhatian lebih supaya anak bisa mengikutinya dengan baik. Contohnya seperti bermain ular tangga, di mana mereka harus fokus menunggu giliran, menghitung dadu, serta mengikuti aturan main hingga selesai.
Namun untuk anak usia 1-3 tahun, kita bisa memulai dengan sesuatu yang lebih simpel seperti permainan memori. Bunda cukup menggunakan kartu flash card untuk mengajak Si Kecil mencocokkan gambar dan meminta mereka mengingat urutan kartu tersebut.
6. Bersepeda di halaman rumah
Ilustrasi anak bersepeda/Foto: Getty Images/ Edwin Tan |
Selain itu, Bunda bisa mencoba mengajak anak melakukan berbagai aktivitas fisik di area depan rumah. Kegiatan luar ruangan seperti bermain bola atau bersepeda sangat cocok untuk membantu meningkatkan fokus anak, Bunda.
Dikutip dari Parents, sebaiknya Bunda luangkan waktu selama 30 menit setiap harinya agar anak bisa bebas bergerak dan bereksplorasi. Jika Si Kecil masih pemula, Bunda dapat mulai mengenalkan sepeda roda tiga yang lebih aman untuk mereka gunakan.
7. Membuat pola garis
Bunda cukup menyiapkan kertas dan pensil saja untuk memulai kegiatan yang satu ini di rumah. Setelah itu, Bunda bisa membuat garis-garis atau berbagai bentuk geometri yang mudah dipahami oleh Si Kecil.
Langkah selanjutnya, mintalah anak untuk menebalkan garis tersebut atau mengikuti bentuk yang sudah Bunda buat sebelumnya. Kegiatan ini efektif untuk melatih fokus mereka saat mengikuti alur yang ada.
Itulah penjelasan tentang cara melatih fokus dengan berbagai ide bermain untuk anak usia 1-3 tahun di rumah. Bunda sudah coba salah satunya?
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)ARTIKEL TERKAIT
Parenting
10 Permainan untuk Mengasah Otak Anak Usia 4-6 Tahun, Puzzle Salah Satunya
Parenting
Bunda, Ini Alasan Mengapa Bayi Sangat Menyukai Bermain Cilukba
Parenting
Selain Menyenangkan, 3 Permainan Tradisional Ini Mampu Bikin Si Kecil Jadi Kreatif Lho
Parenting
5 Permainan yang Bikin Anak Lincah Tetap Aktif Selama Pandemi
Parenting
6 Permainan untuk Ajak Anak Aktif Bergerak, Kreatif dan Ekonomis
7 Foto
Parenting
7 Potret Keseruan Festival Pokemon Jakarta, Atraksi Seru Buat Isi Libur Sekolah
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ilustrasi Anak Main Balok/Foto: Getty Images/iStockPhoto
Ilustrasi anak bersepeda/Foto: Getty Images/ Edwin Tan
10 Cara Stimulasi Motorik Anak Usia 3 Tahun Sebelum Belajar Menulis
Panduan Stimulasi Bayi 4 Bulan: Ide Aktivitas dan Tips untuk Dukung Perkembangannya
8 Ide Stimulasi Motorik Halus untuk Anak Usia 1 Tahun, Bisa Dilakukan di Rumah