parenting
Kesehatan Usus Anak Pengaruhi Perilakunya? Simak Faktanya
HaiBunda
Sabtu, 31 Jan 2026 18:30 WIB
Daftar Isi
Tahukah, Bunda, bahwa kesehatan usus menjadi pemegang kendali dalam pertumbuhan anak, lho. Usus yang sehat bisa memengaruhi perilaku anak hingga mereka tumbuh dewasa. Yuk, simak penjelasan selengkapnya dari para ahli.
Usus mengandung jutaan mikrobioma yang bermanfaat untuk sistem pencernaan. Mereka inilah yang berperan dalam mendukung fungsi otak, sistem imun, dan perkembangan tubuh anak menjadi lebih baik, Bunda.
Mikrobioma usus merupakan kumpulan mikroba yang terdiri dari bakteri, virus, dan jamur, yang hidup dalam usus. Nah, mikroba sendiri merupakan salah satu bagian penting dari usus, yang hidup dan berekosistem dalam lapisan usus.
UCLA Health dalam studinya menyatakan bahwa mikrobioma pada usus bayi dapat mempengaruhi kondisi emosional dan mental mereka saat beranjak dewasa. Diketahui bahwa bakteri dalam sistem pencernaan terhubung dengan jaringan otak yang mengatur emosi, Bunda.
Kesehatan usus yang begitu penting untuk anak-anak
Sejak lahir, bayi sudah terpapar mikrobioma melalui kotoran Bunda saat persalinan, baik normal maupun caesar. Nah, seiring berjalannya waktu, mikrobioma pun dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti paparan antibiotik, menyusui, hingga penyakit tertentu, Bunda.
Menurut Ahli Gastroenterologi Anak dari Banner Children’s, Swati Kolpuru, MD, usus memiliki peran yang begitu penting untuk kesehatan tubuh, mulai dari pemecahan makanan, penyerapan nutrisi, hingga pembuangan sisa makanan dan zat berbahaya dalam tubuh.
“Usus dilengkapi lapisan pelindung dan mikrobioma seimbang yang berperan dalam penyerapan nutrisi, pencernaan, pembentukan vitamin, serta pengaturan sistem imun dan peradangan,” tutur Dr. Kolpuru.
Oleh karena itu, mikrobioma yang baik dan sehat memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan usus, terutama pada anak-anak. Ini juga akan berpengaruh terhadap perilaku dan emosi mereka di masa remaja hingga dewasa.
Temuan usus yang terhubung dengan otak
Studi Dr. Kolpuru menyatakan bahwa suasana hati, stress, dan fokus bisa dipengaruhi dari hubungan otak dan usus. Sebab, sistem komunikasi dua arah yang dilakukan usus dan otak ternyata melibatkan saraf, hormon, serta zat kimia yang diproduksi usus, seperti serotonin.
Sekitar 90 persen produksi serotonin terjadi di usus, Bunda. Serotonin merupakan zat kimia yang berperan dalam menyeimbangkan kondisi psikologis, seperti toleransi stres, kualitas tidur, hingga mengatur perasaan dan suasana hati.
Ia menemukan bahwa banyak anak dengan masalah Gastrointestinal (GI) atau pencernaan mengalami kecemasan, masalah perubahan suasana hati, dan gangguan fokus sehari-hari. Menurutnya, masalah pencernaan ini harus segera diatasi untuk menghindari dampak kesehatan yang semakin memburuk.
Kesehatan usus mampu pengaruhi perilaku anak
Berdasarkan temuan penelitian terbaru, terdapat sejumlah efek yang ditunjukkan dari hubungan antara kesehatan usus dan perilaku anak, Bunda. Berikut penjelasannya, dilansir dari laman Banner Health.
1. Suasana hati dan gangguan kecemasan
Bakteri usus yang sehat mampu menurunkan tingkat kecemasan dan depresi. Sementara, ketidakseimbangan bakteri justru akan meningkatkan stres dan kecemasan pada anak, Bunda.
2. Kemampuan untuk fokus dalam pembelajaran
Beberapa penelitian menunjukkan bakteri usus mampu memengaruhi perhatian dan ingatan anak yang ada hubungannya dengan ADHD (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas). ADHD sendiri merupakan gangguan kesulitan fokus dan perhatian yang mudah teralihkan.
3. Gangguan spektrum autisme (ASD)
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan mikrobioma usus pada anak-anak yang mengidap autisme. Kesehatan usus yang baik mampu memperbaiki gejala GI yang terjadi pada anak pengidap autisme.
4. Kualitas tidur
Selain serotonin, bakteri usus juga bantu memproduksi melatonin, hormon yang akan mengontrol tidur, Nah, anak-anak dengan kesehatan usus yang baik akan mendapatkan kualitas tidur yang jauh lebih optimal dan membuat suasana hati menjadi lebih baik.
5. Penyerapan nutrisi
Pencernaan yang buruk dapat menghambat penyerapan zat besi, vitamin D, dan B12. Bila nutrisi tersebut tak tercukupi, maka anak akan akan mudah kelelahan, mudah tersinggung, dan kesulitan dalam berkonsentrasi.
6. Alergi, asma, dan kondisi kronis
Perlu diketahui oleh Bunda bahwa masalah usus sejak dini bisa meningkatkan risiko alergi, asma, penyakit radang usus, hingga masalah kesehatan kronis lainnya di masa depan.
Cara meningkatkan kesehatan usus pada anak
Berikut adalah langkah yang bisa Bunda terapkan untuk membantu anak dalam menjaga kesehatan ususnya. Simak dan catat baik-baik, ya!
1. Atur pola makan yang seimbang
Bunda dapat memberikan anak karbohidrat, protein, sayur, buah, dan susu untuk memenuhi gizi seimbangnya. Selain itu, Bunda juga bisa batasi anak mengonsumsi camilan olahan dan minuman manis yang mengganggu kinerja mikrobioma.
2. Konsumsi makanan yang mengandung probiotik dan prebiotik
Makanan probiotik, seperti yoghurt, kefir, tempe, acar mengandung bakteri yang bermanfaat untuk pencernaan. Selain itu, makanan prebiotik seperti pisang, oat, bawang putih, bawang merah, dan asparagus juga bagus untuk pencernaan.
3. Terapkan aktivitas tidur yang teratur
Makan, tidur, dan aktivitas harian yang teratur dan konsisten mampu menyehatkan usus. Usus akan menjadi lebih sehat dan mendukung sistem pencernaan serta pertumbuhan mikrobioma yang baik.
4. Ajak anak bermain di luar ruangan
Paparan mikroba yang beragam saat anak bermain di luar rumah akan membangun sistem kekebalan tubuh yang optimal. Maka dari itu, nantinya kekebalan tubuh anak akan semakin terlatih untuk memberikan proteksi.
5. Bantu anak kelola stres
Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa stres mampu memengaruhi hubungan usus dan otak, Bunda. Oleh karena itu, ahli menyarankan untuk Bunda mengajak anak mengelola stress mereka dengan yoga, terapi pernapasan, hingga belajar mengelola pikiran.
6. Gunakan antibiotik dengan bijak
Antibiotik tidak bisa sembarang diberikan kepada anak, Bunda. Hanya dalam kondisi tertentu antibiotik boleh diberikan, terlebih pemberian antibiotik harus sesuai dengan instruksi dokter.
Nah, demikian informasi mengenai hubungan kesehatan usus dan pengaruhnya pada perilaku anak. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa menjadi wawasan para Bunda terkait betapa penting dan berpengaruhnya kesehatan usus anak terhadap perilaku mereka di masa depan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
Coba Praktikkan Strategi STOP yuk Bun Hadapi Si Kecil yang Alami Terrible Two
Parenting
Anak Bunda Suka Membantah? Coba 6 Trik Menghadapinya Tanpa Emosi
Parenting
5 Penyebab Anak Zaman Now Dinilai Lebih Kasar dan Tidak Sopan
Parenting
Barang 'Ajaib' yang Dimasukkan si Kecil ke Tas Jennifer Garner
Parenting
5 Tips Mengatasi Anak yang Suka Cari Perhatian pada Orang Tua
5 Foto
Parenting
Bikin Gemas! Ini 5 Potret Terbaru Hamish Daud dan Sang Putri Zalina
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ketahui Pentingnya Serat untuk Pencernaan Anak dan Mengurangi Risiko Alergi
4 Gangguan Pencernaan Anak Ini Ternyata Tak Boleh Disepelekan, Bisa Ganggu Pertumbuhan
Bolehkah Anak Diberikan Prebiotik Setiap Hari untuk Cegah Gangguan Pencernaan? Ini Kata Dokter