Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

9 Makanan Ini Dapat Membantu Perkembangan Otak Anak, Bikin Cerdas & Fokus

Kinan   |   HaiBunda

Rabu, 14 Jan 2026 20:20 WIB

8 Buah Rendah Gula Paling Sehat Menurut Dokter, Bagus untuk Si Kecil
Ilustrasi makanan/Foto: Getty Images/pilipphoto
Daftar Isi
Jakarta -

Beberapa makanan tertentu diketahui dapat membantu perkembangan otak anak, sehingga membuat mereka berpotensi lebih cerdas dan fokus. Yuk, berikan makanan bernutrisi untuk Si Kecil, Bunda!

Dikutip dari laman University of California Los Angeles (UCLA), sel-sel otak berkembang biak sangat pesat di masa kanak-kanak. Sejak bayi, otak terus tumbuh seiring dengan berkembangnya fungsi motorik, seperti keseimbangan dan koordinasi.

Berikutnya di usia balita (1 hingga 3 tahun), otak juga meningkatkan kemampuan kognitif. Kemampuan ini penting untuk anak dapat memahami dan menyampaikan informasi untuk aktivitas yang kompleks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Nah, pada periode pertumbuhan emas ini, nutrisi dari makanan sehari-hari pun memegang peranan yang sangat penting.

Nutrisi utama untuk perkembangan otak anak

Meskipun semua nutrisi sebenarnya penting untuk pertumbuhan dan fungsi otak, beberapa di antaranya memiliki peran yang lebih besar.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), ada beberapa jenis nutrisi tertentu untuk mendukung perkembangan otak yang sehat pada anak:

  • Kolin
  • Folat
  • Iodium
  • Zat besi
  • Asam lemak omega-3
  • Protein
  • Vitamin A, D, B6, dan B12
  • Zinc

Makanan untuk perkembangan otak anak

Dikutip dari Healthline, pertumbuhan otak yang pesat terjadi pada beberapa tahun pertama kehidupan anak. 

Faktanya, menurut studi dalam jurnal Frontiers in Human Neuroscience menyebutkan otak anak mencapai 80 persen dari berat otak orang dewasa pada saat mereka mencapai usia 2 tahun. 

Beberapa makanan ini diketahui mengandung nutrisi penting untuk mendukung perkembangan otak anak, Bunda:

1. Telur

Selain mudah didapat dan diolah, telur juga memiliki banyak kandungan gizi. Nutrisi kesehatan otak yang terdapat dalam telur antara lain kolin, vitamin B12, dan protein.

Kolin sangat penting untuk perkembangan otak serta dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif.

Tinjauan tahun 2020 terhadap 54 penelitian menunjukkan bahwa menambahkan kolin ke dalam makanan anak selama 1.000 hari pertama kehidupannya dapat mendukung perkembangan otak.

2. Makanan laut

Ikan berlemak dan makanan laut lainnya juga bermanfaat bagi perkembangan otak, karena sebagian besar seafood mengandung protein, zinc, zat besi, kolin, iodium, dan asam lemak omega-3. Pilih makanan laut rendah merkuri seperti udang, salmon, atau nila. 

Banyak penelitian yang mengaitkan konsumsi makanan laut dengan fungsi kognitif yang lebih baik, termasuk pada anak-anak dan remaja. 

Salah satunya disebutkan bahwa konsumsi ikan dan makanan laut berpotensi meningkatkan nilai IQ dan prestasi sekolah pada anak-anak.

3. Sayuran hijau

Sayuran hijau berdaun seperti bayam dan kale merupakan sumber zat besi dan folat yang sangat baik.

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mendapatkan cukup folat cenderung memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik, dibandingkan anak yang kekurangan folat. 

Zat besi juga berperan penting dalam perkembangan otak, terutama di bagian yang bertanggung jawab terhadap proses belajar, fokus dan memori.

4. Daging sapi 

Anak-anak di bawah usia 7 tahun dianggap paling berisiko mengalami kekurangan zat besi, yang bisa berdampak negatif terhadap perkembangan kognitif dan prestasi akademiknya.

Pastikan anak mengonsumsi cukup makanan kaya zat besi seperti dari daging merah (seperti daging sapi), unggas, makanan laut, kacang-kacangan, dan bayam.

5. Yogurt

Yogurt bisa menjadi salah satu menu camilan untuk mendukung pertumbuhan otak anak. Asupan ini mengandung nutrisi seperti protein, zinc, kolin, dan iodium.

Anak-anak membutuhkan iodium untuk memproduksi hormon tiroid, yang sangat penting bagi perkembangan otak dan proses neurologis.

6. Kacang-kacangan dan biji-bijian

Makanan seperti kacang, biji-bijian, dan selai kacang juga merupakan camilan yang kaya protein dan zinc. 

Protein berkontribusi pada pertumbuhan otak yang sehat dan perkembangan memori jangka panjang. Sementara itu, zinc penting bagi perkembangan kognitif anak, terutama daya ingat dan kemampuan belajar.

Penelitian dalam International Journal of Environmental Research and Public Health juga menunjukkan bahwa makan kacang-kacangan dapat membantu meningkatkan kualitas pola makan anak-anak. 

7. Buah beri

Buah beri kaya akan senyawa antosianin. Para ilmuwan telah menemukan antosianin berpotensi bermanfaat bagi kesehatan otak dalam berbagai cara.

Termasuk membantu meningkatkan aliran darah ke otak dan memberikan efek anti-inflamasi. 

Bahkan disebutkan bahwa antosianin dapat meningkatkan produksi sel saraf baru dan ekspresi protein seperti brain-derived neurotrophic factor (BDNF), yang terlibat dalam proses pembelajaran.

8. Alpukat

Dikutip dari Good Rx, beberapa penelitian mengaitkan konsumsi alpukat dengan peningkatan daya ingat dan fungsi kognitif.

Alpukat mengandung berbagai nutrisi esensial, beberapa di antaranya berhubungan dengan peningkatan fungsi otak, termasuk folat, vitamin E, dan vitamin K.

9. Kacang kenari

Kacang kenari kaya akan asam alfa-linolenat, yang merupakan jenis asam lemak omega-3 berbasis nabati. Kacang ini juga mengandung folat dan vitamin E yang penting untuk kesehatan otak.

Itulah penjelasan tentang jenis-jenis makanan yang dipercaya dapat membantu perkembangan otak anak. Pastikan kebutuhan nutrisi harian Si Kecil tetap terpenuhi untuk mengoptimalkan fungsi kognitifnya. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda