parenting
Studi Ungkap Bunda Baru Tidak Bisa Tidur Nyenyak hingga Anak Berusia 6 Tahun
HaiBunda
Selasa, 13 Jan 2026 13:00 WIB
Daftar Isi
Banyak sekali orang tua baru yang tidak bisa tidur dengan nyenyak. Terutama bagi Bunda yang pertama kali mengurus bayi dalam hidupnya.
Melansir laman The Bump, studi dari Universitas Warwick diketahui sangat sejalan dengan fakta tersebut. Di sana, dikatakan bahwa durasi tidur dan waktu sehari-hari para orang tua ini akan mengalami perubahan, bahkan hingga anak berusia enam tahun.
Berdasarkan penelitian dari studi tersebut, tercatat bahwa Bunda mengalami dampak yang lebih besar dibandingkan Ayah. Saat bayi baru lahir, Bunda lebih banyak memegang peran, seperti menyusui, mengganti popok, menjaga bayi supaya tidak terbangun di malam hari, dan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perempuan cenderung mengalami lebih banyak gangguan tidur daripada laki-laki setelah kelahiran anak, mencerminkan bahwa ibu masih lebih sering berperan sebagai pengasuh utama daripada ayah," ujar peneliti studi, Sakari Lemola, PhD.
Data terkait gangguan tidur yang dialami orang tua
Penelitian tentang kurangnya waktu beristirahat orang tua, juga tertuang dalam jurnal Sleep yang diteliti di Jerman. Penelitian ini memuat 2.500 perempuan yang berperan sebagai Bunda dan 2.200 laki-laki yang berperan sebagai Ayah.
Hasilnya terungkap bahwa para Bunda bisa kehilangan waktu tidurnya hingga 40 menit per malam dalam setahun. Selain itu, diketahui banyak Bunda yang kehilangan waktu istirahat hingga lebih dari satu jam setelah melahirkan bayi mereka.
Sementara, hasil pada Ayah menunjukkan bahwa mereka hanya kehilangan 13 menit waktu tidurnya. Perbandingan ini sangatlah jauh jika dibandingkan dengan jumlah kehilangan waktu yang dialami oleh Bunda.
Lebih lanjut, penelitian tersebut mengungkapkan bahwa seorang ibu akan terus kehilangan waktu istirahatnya meskipun sudah memiliki beberapa anak. Sehingga, sangat memungkinkan bagi Bunda dengan kelahiran anak pertama akan merasakan dampaknya hingga anak berusia enam tahun.
Cara untuk orang tua mengurangi dampak gangguan tidur
Bunda bisa mencoba beberapa cara yang disarankan oleh ahli dari National Childbirth Trust. Berikut adalah beberapa langkah untuk mengurangi gangguan tidur menurut Cathy Finlay yang dikutip dari laman The Guardian.
1. Kurangi overthinking
Saat Bunda baru pertama kali melahirkan, pasti banyak sekali hal-hal yang dipikirkan. Memang tidak ada salahnya, tetapi lebih baik Bunda mengurangi untuk memikirkan sesuatu yang terlalu berat ataupun yang tidak begitu penting.
Dengan begitu, pikiran Bunda akan tetap terjaga, tidak menambah stres, dan gangguan tidur perlahan akan bisa berkurang. Penting untuk selalu berpikiran positif dan hindari cemas berlebih.
2. Menjalin komunikasi dengan teman
Saat Bunda merasa suntuk dan butuh teman bicara, Bunda bisa mengundang teman atau keluarga terdekat untuk datang ke rumah. Meskipun hanya sekadar bercengkerama atau mencurahkan isi hati, cara ini dinilai mampu melepas sebagian stres yang ada pada tubuh Bunda.
Selanjutnya, apabila teman atau keluarga menawarkan bantuan, maka terimalah dengan senang hati tawaran mereka. Siapa tahu, bantuan yang diberikan akan meringankan beban Bunda dan Ayah.
3. Saling berkoordinasi dalam menjaga bayi
Ini yang tak kalah penting, komunikasi merupakan kunci utama dalam rumah tangga, terlebih saat Ayah dan Bunda mulai mengurus Si Kecil. Cobalah untuk sampaikan masing-masing keluhan dan temukan solusinya bersama-sama.
Selain itu, Ayah dan Bunda juga bisa membuat kesepakatan terkait jadwal mengurus anak di malam hari. Membuat “shift malam” dipercaya akan membantu pekerjaan orang tua jauh lebih efektif, sehingga dapat mengurangi gangguan tidur.
Demikian informasi yang bisa disampaikan mengenai perubahan tidur yang dialami ibu baru. Pada faktanya, ibu akan kehilangan beberapa waktu jam tidurnya, hingga anak-anak berusia enam tahun. Semoga informasi ini bermanfaat bagi para Ayah dan Bunda yang sedang berjuang dalam mengurus anak.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Parenting
10 Perubahan setelah Menjadi Orang Tua dari Mental hingga Hubungan dengan Pasangan
Parenting
7 Cara Atasi Kurang Tidur Bagi Orang Tua Baru agar Tak Pengaruhi Kesehatan Mental
Parenting
5 Penyebab Ibu Baru Rentan Mengalami Kecemasan dan Gangguan Emosi
Parenting
7 Pola Asuh yang Sebaiknya Diterapkan Sejak Dini ke Anak, Baca hingga Makan Bersama
Parenting
Tak Banyak yang Tahu, 7 Fakta Unik tentang Bayi Baru Lahir
7 Foto
Parenting
Gemas, 7 Potret Rayyanza Bersama Nagita Slavina dan Raffi Ahmad
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
3 Penyebab Anak Susah Tidur, Kesehatan hingga Psikososial Penting Diperhatikan
7 Cara Atasi Kurang Tidur Bagi Orang Tua Baru agar Tak Pengaruhi Kesehatan Mental
Anak Bangun Tidur Kepala Pusing, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya