
parenting
Amankah Bayi Diajak Nonton Konser? Ini Penjelasan Dokter Anak
HaiBunda
Minggu, 31 Aug 2025 23:00 WIB

Daftar Isi
Pergi ke konser bisa menjadi salah satu hiburan bagi para orang tua. Bahkan kini, banyak konser yang diperuntukkan untuk anak-anak dan remaja dengan menampilkan artis cilik. Namun, adakah dampak konser bagi kesehatan anak?
Dilihat dari berbagai faktor, kurang disarankan untuk membawa anak-anak (terutama yang masih bayi) menonton konser. Ini bisa mengganggu kesehatan, seperti gangguan pendengaran hingga gangguan pernapasan.
Oleh sebab itu, sebaiknya pertimbangkan kembali jika ingin mengajak anak menonton konser ya, Bunda. Jika perlu, lakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter.
Bahaya bayi diajak nonton konser
Menurut Dokter Spesialis Anak, Dr. Dian Sulistya Ekaputri, Sp.A, anak-anak usia di bawah 2-3 tahun umumnya tidak disarankan dibawa menyaksikan konser musik. Ini karena bayi sangat rentan mengalami kerusakan pada pendengarannya.
"Bayi sangat rentan terhadap kerusakan pendengaran karena suara bising. Suara keras dalam konser dapat menyebabkan kerusakan permanen pada telinga bayi, bahkan dalam waktu singkat" jelasnya pada HaiBunda, beberapa waktu lalu.
"Pendengaran bayi masih berkembang, dan paparan suara di atas 85 desibel, yang sangat umum di konser, bisa menyebabkan gangguan pendengaran," sambungnya.
Seberapa bising konser dan dampaknya pada pendengaran anak
Dikutip dari Parents, tingkat kebisingan pada konser umumnya dapat mencapai 90 hingga 120 desibel. Ini bergantung pada jenis musik, ukuran tempat acara, jarak seseorang dari speaker, dan faktor-faktor lainnya.
Menurut dokter spesialis telinga, hidung dan tenggorokan (THT), Abhita Reddy, MD, ketika suara mencapai 90 hingga 95 desibel, pendengaran anak bisa terdampak meskipun hanya terpapar dalam waktu singkat.Â
"Saya tidak merekomendasikan paparan berkepanjangan terhadap suara di atas 95 desibel, karena bahkan beberapa menit paparan saja dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen," kata Reddy.
Bahkan bukan sekadar kerusakan pendengaran permanen, risiko mengajak bayi juga bisa mengarah pada masalah serius. Salah satunya juga kemungkinan meningkatnya sensitivitas terhadap suara serta telinga berdenging (tinnitus).
Lalu bagaimana jika menggunakan headphone peredam suara?
Orang tua yang tetap ingin membawa bayi ke konser biasanya akan 'mengakali' dengan memakaikan headphone peredam suara atau noise-reducing headphone.Â
Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang headphone bagi anak. Salah satunya, disarankan untuk memilih model over-ear (menutupi telinga penuh) dengan reduksi suara 20 hingga 30 desibel.Â
"Perlu dicatat bahwa pelindung telinga hanya menurunkan tingkat kebisingan, tetapi tidak menghilangkannya sepenuhnya," pesan Reddy.
Sampai saat ini, headphone peredam suara juga belum diatur dengan baik standarnya.
Reddy menuturkan jika orang tua tetap memilih membawa bayi atau anak kecil ke konser, maka sebenarnya tidak cukup hanya membekali mereka dengan headphone, tetapi juga mengunduh aplikasi di ponsel untuk memantau tingkat kebisingan (desibel) secara berkala.
Risiko lain selain gangguan pendengaran
Meski memakai headphone bisa sedikit mengurangi paparan kebisingan pada anak, secara keseluruhan tetap tidak dianjurkan untuk mengajak bayi ke konser ya, Bunda.
Selain karena telinga bayi masih sangat sensitif dan sistem pendengaran yang masih dalam tahap perkembangan bisa rusak permanen, orang tua juga perlu mempertimbangkan risiko lain saat membawa anak kecil ke konser.
Menurut American Academy of Pediatrics, termasuk salah satunya seperti paparan asap rokok. Selain itu, ada juga risiko bahaya bertubrukan dengan pengunjung lain karena lokasi konser yang ramai.
Hal yang perlu diperhatikan ketika mengajak anak nonton konser
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajak anak pergi ke konser musik. Termasuk di antaranya seperti:
1. Gunakan pelindung telinga
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pendengaran anak masih sangat sensitif. Oleh sebab itu, Bunda perlu memastikan anak menggunakan pelindung telinga.Â
Akan lebih baik jika anak dipakaikan headphone yang menutup seluruh bagian telinganya secara penuh.
2. Perhatikan jarak dari sumber suara
Jika membawa anak ke konser, sebaiknya hindari memilih posisi yang terlalu dekat dengan pengeras suara. Selain itu, batasi juga waktu anak berada di lingkungan konser untuk mengurangi risiko paparan suara berlebihan.
3. Cek kondisi konser secara keseluruhan
Pastikan Bunda memeriksa kondisi konser secara keseluruhan terlebih dahulu sebelum mengajak Si Kecil. Dokter Dian mengatakan beberapa konser mungkin lebih ramah anak karena memiliki volume yang lebih rendah. Jadi, lebih baik memilih jenis konser ini saat mengajak anak.
Ada juga jenis konser yang bersifat family friendly, sehingga memiliki fasilitas khusus anak seperti playground, ruang bebas merokok, kafe khusus makanan anak-anak, hingga pemilihan lokasi yang nyaman.
"Beberapa konser mungkin lebih ramah anak dengan volume yang lebih rendah, seperti konser akustik atau pertunjukan keluarga," tutur dr. Dian.
Demikian informasi tentang bahaya mengajak anak pergi ke konser dan apa yang perlu dilakukan terkait hal ini. Bunda sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya. Semoga bermanfaat!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT

Parenting
Belum Bisa Bicara Sesuai Usia, Waspada Anak Berisiko Tuli

Parenting
Penyebab dan Penanganan Gangguan Pendengaran pada Anak

Parenting
Separation Anxiety, Penyebab Anak Nempel dan Tak Mau Lepas dari Bunda

Parenting
9 Obat Batuk Berdahak Alami untuk Anak Tanpa Efek Samping

Parenting
6 Cara Merawat Gigi Bayi 6-12 Bulan, Bunda Perlu Tahu


7 Foto
Parenting
7 Potret Djiwa Anggara Anak Nadine Chandrawinata yang Kini Berusia 7 Bulan
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda