Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Cara Mengenali Orang EQ Tinggi Dilihat dari Cara Balas Chat

Dilla Atqia Rahmah   |   HaiBunda

Jumat, 06 Nov 2026 13:00 WIB

Beautiful smiling young Asian woman managing financial bill payment with smartphone and credit card in the living room at home. Technology makes life so much easier
Ilustrasi cara mengenali orang EQ tinggi dilihat dari cara balas chat / Foto: Getty Images/AsiaVision

Emotional Quotient (EQ) atau kecerdasan emosional berkaitan dengan kemampuan seseorang  dalam memproses dan mengelola emosi diri sendiri dan orang lain. Cara mengenali orang dengan EQ tinggi tidak hanya diketahui dari interaksi seseorang dengan orang lain secara langsung, Bunda. Namun, dapat diketahui juga dari respon seseorang saat membalas chat.

Cara ini telah dipaparkan dalam penelitian, salah satunya dalam penelitian Beyond words: Relationships between emoji use, attachment style, and emotional intelligence yang diterbitkan di jurnal Plos One pada 2024. Yuk, Bunda, dapatkan penjelasan lengkapnya melalui penjelasan berikut ini.

Cara mengenali orang EQ tinggi berdasarkan cara balas chat

Berdasarkan penelitian, cara mengenali orang dengan EQ tinggi dapat diketahui dari kecenderungan penggunaan emoji saat membalas chat. Seseorang yang banyak menggunakan emoji cenderung memiliki kecerdasan emosional yang tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Penelitian yang dilakukan oleh Indiana University ini melibatkan 320 orang dewasa. Sebagian peserta berusia pertengahan 30-an. Mereka diarahkan untuk mengikuti survei online yang menanyakan tentang gaya keterikatan (attachment styles), kecerdasan emosional, dan penggunaan emoji. 

"Ini adalah studi pertama yang meneliti penggunaan emoji bersamaan dengan karakteristik individu utama yang berkaitan dengan kemampuan komunikasi dan hubungan antarpribadi seseorang," tulis peneliti.

Mengutip laman Verywell Mind, gaya keterikatan atau attachment styles adalah cara interaksi seseorang yang dilakukan dalam hubungan. Ada tiga jenis utama attachment styles, yaitu anxious, avoidant dan secure.

Orang dengan kecerdasan emosional yang lebih tinggi dan gaya keterikatan yang aman (secure) cenderung lebih sering menggunakan emoji. Sementara orang yang memiliki gaya keterikatan menghindar (avoidant) cenderung menggunakan lebih sedikit emoji saat merespon chat teman atau pasangannya.

Menurut penelitian ini juga perempuan lebih sering menggunakan emoji untuk orang-orang terdekat dibandingkan lelaki. Baik perempuan maupun lelaki yang memiliki attachment styles berupa avoidant, sama-sama jarang mengirim emoji kepada pasangan.

Meskipun terlihat sederhana, namun emoji lebih dari sekadar pendukung balasan chat. Selain melengkapi gestur dan nada yang tidak bisa digambarkan dalam komunikasi digital, emoji dapat menyiratkan makna dan membuat komunikasi jadi lebih efektif.

"Ini bukan sekadar emoji wajah tersenyum atau hati: ini adalah cara untuk menyampaikan makna dan berkomunikasi dengan lebih efektif, dan cara Anda menggunakannya memberi tahu kami sesuatu tentang Anda," tutur penulis dalam penelitiannya.

Meskipun simpulan tentang hubungan penggunaan emoji dan kecerdasan emosional telah ditemukan. Peneliti mengaku bahwa studi ini masih dalam skala kecil dan kriterianya masih terbatas. 

Peneliti berharap adanya penelitian dengan skala yang lebih besar untuk mengeksplorasi jenis emoji yang dipertukarkan, isi pesan yang menyertainya, serta persepsi pertukaran tersebut lintas gender dan jenis hubungan. Dengan demikian, data penelitian akan lebih komprehensif.

Itulah cara mengenali orang dengan EQ tinggi dari cara membalas chat, Bunda. Berdasarkan penelitian, orang yang banyak menggunakan emoji dalam chat dapat jadi salah satu tanda orang tersebut memiliki EQ yang baik.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda