moms-life
Kenali 8 Ciri Orang dengan IQ Rendah saat Berinteraksi Sosial
HaiBunda
Jumat, 30 Oct 2026 22:00 WIB
Daftar Isi
-
8 Ciri orang dengan IQ rendah saat berinteraksi sosial
- 1. Menyampaikan argumen tanpa bukti
- 2. Menghindari percakapan sulit
- 3. Mengabaikan pendapat orang lain
- 4. Mencari perhatian sepanjang percakapan
- 5. Bersikap defensif saat menerima umpan balik
- 6. Sering meniru orang lain dibanding menciptakan ide orisinal
- 7. Menggunakan istilah rumit demi dianggap pintar
- 8. Tak ingin meminta bantuan meskipun butuh
Berinteraksi dengan orang lain membutuhkan kemampuan memahami situasi sosial, mengelola emosi, dan menghargai perbedaan pendapat. Cara seseorang bersikap dalam percakapan pun kerap menjadi perhatian dalam kajian psikolog.
Sejumlah perilaku, seperti menyikapi kritik, mendengarkan pandangan berbeda, hingga menyampaikan argumen, dapat mencerminkan kemampuan sosial dan pola pikir seseorang.
Namun, perilaku tersebut tidak bisa dijadikan satu-satunya tolok ukur untuk menentukan tingkat kecerdasan atau IQ.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa saja ciri yang kerap dikaitkan dengan IQ rendah saat berinteraksi dengan orang lain menurut riset? Yuk, simak penjelasan selengkapnya berikut ini.
8 Ciri orang dengan IQ rendah saat berinteraksi sosial
Dilansir Your Tango, berikut beberapa ciri kepribadian orang dengan IQ rendah berdasarkan interaksinya dengan orang lain.
1. Menyampaikan argumen tanpa bukti
Ciri kepribadian orang yang memiliki IQ rendah saat berinteraksi adalah semangat menyampaikan argumen meski tanpa bukti yang kuat.
Orang tersebut tidak ragu menyampaikan sesuatu secara lantang dan percaya diri, meskipun argumennya belum bisa dipastikan kebenarannya.
Ketika salah, orang dengan kepercayaan diri rendah akan terus membela argumennya. Tidak peduli pendapatnya itu dapat menurunkan energi kolaboratif rekannya atau mengabaikan emosi lawan bicaranya.
2. Menghindari percakapan sulit
Orang yang memiliki IQ rendah tidak jarang kesulitan untuk mengelola emosi. Orang tersebut secara aktif menghindari ketidaknyamanan untuk melindungi diri mereka sendiri.
Ciri kepribadian orang dengan IQ rendah adalah lari dari konflik. Orang ini umumnya menghindari percakapan yang sulit dan bersikap defensif ketika diberi kritik yang membangun. Hal ini terjadi karena orang tersebut membutuhkan kenyamanan dan pengakuan untuk merasa aman.
3. Mengabaikan pendapat orang lain
Orang yang memiliki kecerdasan yang rendah terkadang merasa terancam dengan seseorang yang memiliki ide lebih baik darinya. Sehingga, muncul perkataan atau perilaku yang seolah meremehkan lawan bicaranya. Hal itu dilakukan untuk melindungi citra diri sendiri.
Orang tersebut bisa saja mengubah topik pembicaraan atau menolak masukan dari orang lain. Hal ini dapat membuat percakapan menjadi tidak nyaman bagi lawan bicaranya.
4. Mencari perhatian sepanjang percakapan
Ciri kepribadian orang dengan IQ rendah saat berinteraksi adalah sering mencari perhatian dalam percakapan. Orang dengan IQ rendah ingin mendapat sorotan dari lawan bicaranya, baik itu dengan cara menyela percakapan maupun mengejek pendapat orang lain.
Dalam sebuah penelitian yang dipublikasi dalam jurnal Frontiers in Psychiatry, kebiasaan tersebut dipicu oleh kecerdasan dan kesadaran sosial yang rendah.
Orang yang mencari perhatian secara berlebih dapat menimbulkan banyak konflik dan stres dalam interaksi yang sederhana dan santai.
Orang ini memiliki sumber harga diri yang diperoleh dari perhatian orang lain. Sementara orang yang memiliki kecerdasan tinggi cenderung memiliki harga diri yang dimulai dari diri sendiri.
5. Bersikap defensif saat menerima umpan balik
Meskipun tidak selalu terasa nyaman, kritik atau umpan balik dari atasan atau teman bisa jadi kesempatan untuk belajar dan berkembang. Namun, apabila seseorang menanggapi kritik dengan defensif, ini dapat mengindikasikan ciri kepribadian orang dengan IQ rendah.
Peneliti Psikologi Dr. Rob Nash menyampaikan meskipun menerima umpan balik seringkali tidak terasa nyaman, tetapi belajar menerimanya dan menerapkan kritik tersebut ke arah yang mendorong pertumbuhan adalah hal yang diperlukan.
Tanpa sikap ini, seseorang dapat rentan mengalami stagnasi, serta hidup dalam siklus yang tidak sehat dan tidak produktif di berbagai aspek kehidupan.
6. Sering meniru orang lain dibanding menciptakan ide orisinal
Orang cerdas sering dikaitkan dengan rasa ingin tahu yang tinggi dan kreatif. Orang ini seringkali menghasilkan ide yang inovatif dan unik.
Namun, orang yang kecerdasannya lebih rendah cenderung bergantung pada tren dan ide orang lain. Orang tersebut hanya mengulang hal-hal yang sudah mereka lihat dan dengar.
Sebagai contoh, seseorang yang kerap meniru ekspresi diri orang lain atau menggunakan ide seseorang dalam dapat kerja demi mendapat pujian. Orang ini lebih tertarik pada validasi dan perhatian dibanding menyumbang ide dalam interaksi.
7. Menggunakan istilah rumit demi dianggap pintar
Ketika berada dalam sebuah perkumpulan, bahasa menjadi salah satu hal yang disesuaikan. Ketika berbincang dengan teman sekantor, istilah-istilah bahasa korporat mungkin terdengar familiar dan sah saja untuk digunakan.
Namun, apabila seseorang menggunakan istilah yang rumit kepada orang di luar lingkungan tersebut, dengan tujuan agar terlihat pandai, ini bisa jadi salah satu ciri kepribadian orang dengan IQ rendah.
Orang dengan IQ rendah terkadang gemar menggunakan istilah-istilah rumit yang tidak dipahami semua orang untuk memamerkan kecerdasannya.
Sementara itu, seseorang yang memiliki IQ tinggi umumnya menciptakan interaksi yang lebih inklusif bagi semua orang. Orang tersebut cenderung lebih memilih bahasa yang lebih sederhana dan kata-kata yang mudah dipahami.
8. Tak ingin meminta bantuan meskipun butuh
Salah satu ciri kepribadian orang dengan IQ rendah berdasarkan interaksinya dengan orang lain adalah sulit meminta bantuan kepada orang lain.
Merujuk penelitian berjudul Cognitive reflection, cognitive intelligence, and cognitive abilities: A meta-analysis, orang dengan IQ rendah umumnya kesulitan untuk menentukan kapan mereka membutuhkan bantuan.
Ada beberapa alasan terkait penolakan bantuan ini. Dalam beberapa kasus, mereka bisa saja merasa menunjukkan ketidaktahuan, kesalahan, atau ketidakmampuan dalam mengatasi sesuatu sebagai kelemahan.
Dalam kasus lain, mereka bisa saja merasa pandai, sehingga mereka menganggap meminta bantuan akan merusak citranya sebagai orang pandai.
Di sisi lain, meminta bantuan memiliki sejumlah manfaat. Selain dapat meringankan masalah, salah satunya dapat meningkatkan koneksi dengan orang lain.
Nah, itulah beberapa ciri orang dengan IQ rendah yang dapat Bunda kenali. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/asa)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Cara Mengenali Orang Ber-IQ Rendah dari Kebiasaannya yang Bikin Orang Tak Tertarik
Mom's Life
Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan di Bawah Rata-rata dari Kebiasaan Sehari-hari
Mom's Life
Mudah Dikenali, Ini 10 Kebiasaan Orang dengan IQ Rendah
Mom's Life
Cara Mengenali Orang Pemilik IQ Rendah dari Sikapnya di Tempat Kerja
Mom's Life
Cara Mengenali Orang Pemilik IQ Rendah dari Kebiasaan Sehari-hari
Mom's Life
Simak 5 Kalimat yang Kerap Diucapkan oleh Orang Tak Kompeten
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Cara Mengenali Orang dengan Kecerdasan di Bawah Rata-rata dari Kebiasaan Sehari-hari
Cara Mengenali Orang Ber-IQ Rendah dari Kebiasaannya yang Bikin Orang Tak Tertarik
8 Cara Mengenali Orang IQ Rendah saat Berinteraksi dengan Orang Lain Menurut Riset