Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Kebiasaan yang Membuat Orang Lain Meragukan Kemampuanmu di Tempat Kerja, Terlihat Kurang Kompeten

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Selasa, 03 Nov 2026 19:00 WIB

Ilustrasi Perempuan
Ilustrasi Kebiasaan yang Membuat Orang Lain Meragukan Kemampuanmu di Tempat Kerja, Terlihat Kurang Kompeten/Foto: Getty Images/iStockphoto/Perawit Boonchu
Daftar Isi
Jakarta -

Di dunia kerja, setiap orang tentu memiliki kesibukan dan tanggung jawab yang perlu diselesaikan. Namun, cara mereka menyikapi pekerjaan dapat memengaruhi penilaian orang lain terhadap kemampuan profesionalnya.

Tanpa disadari, kebiasaan tertentu saat berinteraksi dengan rekan kerja bisa menimbulkan kesan kurang baik, Bunda.

Terlebih lagi, kebiasaan mengeluhkan pekerjaan secara berlebihan dapat membuat orang lain menganggap seseorang tidak mampu mengelola tanggung jawab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Untuk menghindari pandangan tersebut, ada beberapa kalimat yang mungkin perlu Bunda hindari di kantor.

Kebiasaan yang membuat orang lain meragukan kemampuan Bunda di tempat kerja

Dilansir Your Tango, orang-orang yang dianggap tidak kompeten di tempat kerja sering kali mengatakan beberapa kalimat berikut ini:

1. “Aku terlalu sibuk sekarang”

Akan selalu ada sesuatu yang terjadi dalam hidup Bunda, apakah itu minggu yang sibuk di tempat kerja atau sesuatu yang tidak terduga yang mengganggu jadwal.

Namun, jika terus-menerus memberi tahu orang-orang bahwa Bunda memiliki terlalu banyak hal yang terjadi setiap kali mereka meminta untuk melakukan sesuatu, Bunda akan mendapatkan reputasi yang buruk.

2. “Aku selalu tidur di kantor”

Jika sampai pada titik di mana membutuhkan kasur di kantor, itu mungkin menandakan ada sesuatu yang tidak beres.

Sering menunjukkan kelelahan secara otomatis membuat Bunda terlihat tidak produktif, dan bekerja lebih lama tidak selalu berarti Bunda melakukan pekerjaan yang lebih baik.

3. “Aku benar-benar tidak punya waktu untuk apa pun’

Ketika seseorang menyampaikan hal ini, biasanya mereka melakukan salah satu dari dua hal, yakni mengeluh tentang beberapa aspek kehidupan atau menggunakan jadwal sibuknya, untuk menghindari tanggung jawab yang belum berhasil mereka selesaikan.

Jika selalu tenggelam dalam pekerjaan, orang mungkin mulai bertanya-tanya apakah masalahnya adalah beban kerja atau bagaimana Bunda mengatur waktu.

4. “Tidak ada yang mengingatkan saya”

Orang yang selalu sibuk sering lupa tugas-tugas dalam daftarnya. Jika cenderung lupa dengan tugas, Bunda harus mencari solusinya.

Hindari menyalahkan orang lain, atur pengingat di ponsel atau catat hal-hal penting. Temukan sistem yang cocok untuk Bunda.

5. “Saya bekerja lebih baik di bawah tekanan”

Ada perbedaan antara merasa lebih fokus saat tenggat waktu semakin dekat dan sengaja menunda-nunda hingga menit terakhir.

Beberapa orang memang bekerja dengan baik saat tenggat waktu sudah di depan mata, tetapi terus-menerus mengandalkan tekanan di menit-menit terakhir bukan strategi yang dapat diandalkan.

6. “Aku akan improvisasi saja”

Ketika seseorang terus-menerus mengeluh tentang betapa sibuknya dan kemudian berbalik mengatakan ini, itu bisa membuat mereka terlihat tidak siap.

Seolah-olah mereka tidak meluangkan waktu untuk mencari tahu apa yang akan mereka lakukan sebelumnya.

Kesibukan bukan alasan untuk tidak siap, dan terkadang, sedikit perencanaan jauh lebih bermanfaat daripada sekadar mengandalkan keberuntungan.

Nah, itulah beberapa kalimat yang sering disampaikan orang yang dianggap kurang kompeten di tempat kerja dan perlu dihindari. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda