moms-life
9 Kebiasaan Orang yang Punya Ketenangan Emosi, Jarang Baper & Tidak Mudah Terusik
HaiBunda
Rabu, 28 Oct 2026 16:00 WIB
Setiap orang memiliki cara berbeda dalam menghadapi berbagai situasi. Ada yang mudah terbawa perasaan hingga memikirkan sesuatu secara berlebihan, tetapi sebagian lainnya mampu bersikap santai tanpa membiarkan keadaan mengganggu ketenangan batin.
Bersikap tidak mudah baper (terbawa perasaan) bukan berarti tidak memiliki perasaan atau mengabaikan persoalan yang ada. Kebiasaan ini berkaitan dengan pola pikir yang membantu seseorang mengelola emosi, menyikapi keadaan secara bijak, serta tidak menghabiskan energi untuk hal-hal di luar kendalinya.
Bunda dapat mengenali mereka dari kebiasaan sehari-hari, terutama saat menghadapi suatu masalah. Yuk, simak selengkapnya berikut ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
9 Kebiasaan orang yang punya ketenangan emosi
Berikut beberapa kebiasaan orang yang punya ketenangan emosi dalam menjalani kehidupan sehari-hari:
1. Fokus dengan hal yang bisa dikendalikan
Tidak ada gunanya mencoba mengendalikan hal-hal yang berada di luar kendali Bunda. Begitulah cara hidup bekerja.
Ketika mencoba mengendalikan hal-hal yang tidak bisa dilakukan, Bunda mungkin akan menemui kekecewaan, hingga menguras energi mental dan emosional. Bersikap hanya terpaku pada kurangnya kontrol, dapat menyebabkan Bunda mengabaikan diri sendiri.
“Daripada berfokus pada hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan atau pengaruhi, kita perlu fokus pada apa yang dapat kita kendalikan dan belajar untuk menerima apa yang tidak dapat kita kendalikan," ungkap psikoterapis berlisensi Sharon Martin.
2. Menjaga komunikasi tetap baik
Meski reaksi mudah marah dapat berasal dari pengalaman masa kecil, orang yang tidak mudah baper dan terusik biasnaya memilih fokus untuk bersantai dan mengutamakan komunikasi. Dua hal ini dapat mencegah mereka melepaskan emosi mereka di waktu yang salah.
3. Dapat mengelola emosi sendiri
Orang yang tidak mudah terusik, memilih untuk tidak menyimpan perasaan mereka di hati karena mereka memiliki keterampilan pengaturan emosi yang tepat. Mereka merespons dengan perhatian dan kedewasaan ketika dihadapkan dengan keadaan yang menantang, dan melepaskan perasaan mereka dengan cara yang sehat.
Jika orang lain tidak bisa mengatasinya, mereka tahu bahwa itu bukan tanggung jawab mereka untuk khawatir.
4. Tak ragu untuk memberikan penolakan
Memasuki lingkungan yang penuh tekanan dapat langsung memicu emosi beberapa orang, Bunda. Namun, orang-orang yang tidak mudah terusik sama sekali tidak punya waktu untuk situasi yang melelahkan seperti itu. Mereka memahami pentingnya mengatakan tidak dan mengendalikan lingkungannya.
5. Tidak berpikiran negatif
Memikirkan pikiran negatif benar-benar dapat membuat seseorang merasa down. Namun, orang yang tenang dan percaya diri, tidak hidup dalam hal negatif itu. Mereka kuat secara mental dan membiarkan pikiran-pikiran itu berlalu.
Otak manusia telah berevolusi untuk bereaksi kuat terhadap hal-hal negatif, membuat mereka merasa lebih intens sebagai hasilnya.
6. Memiliki batasan
Menjaga batasan tetap jelas adalah cara terbaik untuk tetap tidak terusik. Hal ini memungkinkan orang lain mengetahui apa yang akan atau tidak akan Bunda toleransi, dan itu adalah tanggung jawab mereka untuk menghormati garis yang telah digambar.
Sedangkan orang yang tidak bahagia akan membiarkan orang lain memperlakukan mereka seenaknya. Berbeda dengan orang yang tenang dan terkendali, yang tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Mereka menetapkan batasan mereka sekali, dan kemudian tidak akan merasa perlu untuk membenarkan keputusan mereka lebih lanjut.
7. Tidak membutuhkan validasi
Sementara orang lain sibuk mengunggah pencapaian mereka di media sosial, sedangkan orang yang tenang merasa tidak perlu untuk melakukan hal yang sama. Mereka tahu setiap orang memiliki waktu mereka sendiri untuk bersinar.
Orang yang tenang tidak hidup untuk validasi. Mereka tahu siapa mereka, dan mereka yang memahami diri sendiri tidak akan mudah terguncang, dimanipulasi, atau bingung oleh opini publik.
8. Tidak takut menghadapi berbagai situasi
Gugup saat harus memberikan presentasi dadakan? Mereka masih melakukannya. Bukan karena mereka 100 persen percaya diri, tetapi mereka tahu satu hal, yakni ketakutan bukanlah alasan untuk berhenti.
Orang yang bersikap tenang, bukan karena menganggap rasa takut itu telah hilang. Mereka tenang karena mereka tidak membiarkan rasa takut mengendalikan tindakan mereka.
9. Konsisten setiap hari
Ketenangan bukan hanya tentang pola pikir, ini tentang sistem. Bangun pagi, menulis jurnal, olahraga ringan, menyeruput kopi sambil berpikir, bahkan sesuatu yang sederhana seperti menyiram tanaman, kebiasaan kecil tapi konsisten. Rutinitas berfungsi sebagai jangkar di dunia yang tidak dapat diprediksi.
Mulai dari yang kecil, seperti bangun 30 menit lebih awal, tuliskan tiga hal yang disyukuri, berjalan kaki selama 15 menit, habiskan lima menit dalam keheningan. Ini mungkin tampak sepele, tetapi pada saat-saat itulah ketenangan dipupuk.
Nah, itulah beberapa kebiasaan orang dengan ketenangan emosi yang tidak mudah baper dan terusik. Bunda juga termasuk?
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/rap)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
5 Kebiasaan Orang dengan IQ Tinggi, Terkadang Sering Dipandang Aneh
Mom's Life
12 Kebiasaan Kecil yang Ungkap Kepribadianmu, Jabat Tangan sampai Cara Jalan
Mom's Life
7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Pikun, Termasuk Kamar Berantakan
Mom's Life
10 Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Umur Pendek, Salah Satunya Minum dari Botol Plastik
Mom's Life
10 Kebiasaan Sederhana yang Membuat Bahagia dan Mental Kuat
Mom's Life
10 Pola Hidup Sehat yang Mudah Dilakukan, Bawa Dampak Positif kalau Konsisten!
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kebiasaan Orang yang Hidup Bahagia Menurut Psikologi, Sederhana tapi Jarang Disadari
9 Kebiasaan Orang yang Sering Mengasihani Diri Sendiri, Bisa Bikin Hidup Susah
7 Cara Mengenali Orang yang Tidak Bahagia dari Kebiasaan Pagi Hari Menurut Riset