Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

8 Ciri Kepribadian Orang IQ Rendah saat Berinteraksi dengan Orang Lain Menurut Riset

Dilla Atqia Rahmah   |   HaiBunda

Jumat, 23 Oct 2026 06:50 WIB

Ilustrasi Perempuan Mengobrol
Ilustrasi / Foto: Getty Images/iStockphoto/narith_2527
Daftar Isi

Ketika melakukan interaksi dengan orang di sekitar, tidak jarang kepekaan dan kecerdasan sosial diperlukan di dalamnya. Dalam psikologi, interaksi juga dapat menyiratkan ciri kepribadian orang dengan IQ rendah, Bunda.

Ciri kepribadian orang yang memiliki IQ rendah saat berinteraksi dapat dilihat dari sikap seseorang dalam merespon berbagai situasi sosial. Beberapa di antaranya sikap ketika mendapat kritik, mendengar pendapat orang lain, atau menjelaskan argumen pribadi. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, yuk Bunda simak penjelasan berikut ini.

Ciri kepribadian orang IQ rendah saat berinteraksi dengan orang lain

Dilansir dari laman Your Tango, berikut ini beberapa ciri kepribadian orang dengan IQ rendah berdasarkan interaksinya dengan orang lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


1. Enggan meminta bantuan meskipun butuh

Salah satu ciri kepribadian orang dengan IQ rendah berdasarkan interaksinya dengan orang lain adalah sulit meminta bantuan kepada orang lain. Merujuk penelitian berjudul Cognitive reflection, cognitive intelligence, and cognitive abilities: A meta-analysis, orang dengan IQ rendah umumnya kesulitan untuk menentukan kapan mereka membutuhkan bantuan.

Ada beberapa alasan terkait penolakan bantuan ini. Dalam beberapa kasus, mereka bisa saja merasa menunjukkan ketidaktahuan, kesalahan, atau ketidakmampuan dalam mengatasi sesuatu sebagai kelemahan. Dalam kasus lain, mereka bisa saja merasa pandai, sehingga mereka menganggap meminta bantuan akan merusak citranya sebagai orang pandai. 

Di sisi lain, meminta bantuan memiliki sejumlah manfaat. Selain dapat meringankan masalah, salah satunya dapat meningkatkan koneksi dengan orang lain.

2. Menggunakan istilah rumit demi dianggap pintar

Ketika berada dalam sebuah perkumpulan, bahasa menjadi salah satu hal yang disesuaikan. Ketika berbincang dengan teman sekantor, istilah-istilah bahasa korporat mungkin terdengar familiar dan sah saja untuk digunakan.

Namun, apabila seseorang menggunakan istilah yang rumit kepada orang di luar lingkungan tersebut, dengan tujuan agar terlihat pandai, ini bisa jadi salah satu ciri kepribadian orang dengan IQ rendah. Orang dengan IQ rendah terkadang gemar menggunakan istilah-istilah rumit yang tidak dipahami semua orang untuk memamerkan kecerdasannya.

Sementara itu, seseorang yang memiliki IQ tinggi umumnya menciptakan interaksi yang lebih inklusif bagi semua orang. Orang tersebut cenderung lebih memilih bahasa yang lebih sederhana dan kata-kata yang mudah dipahami.

3. Bersikap defensif saat menerima umpan balik

Meskipun tidak selalu terasa nyaman, kritik atau umpan balik dari atasan atau teman bisa jadi kesempatan untuk belajar dan berkembang. Namun apabila seseorang menanggapi kritik dengan defensif, ini dapat mengindikasikan ciri kepribadian orang dengan IQ rendah. 

Peneliti Psikologi Dr. Rob Nash menyampaikan meskipun menerima  umpan balik seringkali tidak terasa nyaman, namun belajar menerimanya dan menerapkan kritik tersebut ke arah yang mendorong pertumbuhan adalah hal yang diperlukan. Tanpa sikap ini, seseorang dapat rentan mengalami stagnasi, serta hidup dalam siklus yang tidak sehat dan tidak produktif di berbagai aspek kehidupan.

4. Sering meniru orang lain dibanding menciptakan ide orisinal

Orang cerdas sering dikaitkan dengan rasa ingin tahu yang tinggi dan kreatif. Orang ini seringkali menghasilkan ide yang inovatif dan unik.

Namun, orang yang kecerdasannya lebih rendah cenderung bergantung pada tren dan ide orang lain. Orang tersebut hanya mengulang hal-hal yang sudah mereka lihat dan dengar.

Sebagai contoh, seseorang yang kerap meniru ekspresi diri orang lain atau menggunakan ide seseorang dalam dapat kerja demi mendapat pujian. Orang ini lebih tertarik pada validasi dan perhatian dibanding menyumbang ide dalam interaksi.

5. Mencari perhatian sepanjang percakapan

Ciri kepribadian orang dengan IQ rendah saat berinteraksi adalah sering mencari perhatian dalam percakapan. Orang dengan IQ rendah ingin mendapat sorotan dari lawan bicaranya, baik itu dengan cara menyela percakapan maupun mengejek pendapat orang lain.

Dalam sebuah penelitian yang dipublikasi dalam jurnal Frontiers in Psychiatry, kebiasaan tersebut dipicu oleh kecerdasan dan kesadaran sosial yang rendah. Orang yang mencari perhatian secara berlebih dapat menimbulkan banyak konflik dan stres dalam interaksi yang sederhana dan santai.

Orang ini memiliki sumber harga diri yang diperoleh dari perhatian orang lain. Sementara orang yang memiliki kecerdasan tinggi cenderung memiliki harga diri yang dimulai dari diri sendiri.

6. Menghindari percakapan sulit

Orang yang memiliki IQ rendah tidak jarang kesulitan untuk mengelola emosi. Orang tersebut secara aktif menghindari ketidaknyamanan untuk melindungi diri mereka sendiri. 

Ciri kepribadian orang dengan IQ rendah adalah lari dari konflik. Orang ini umumnya menghindari percakapan yang sulit dan bersikap defensif ketika diberi kritik yang membangun. Melansir laman Your Tango, hal ini terjadi karena orang tersebut membutuhkan kenyamanan dan pengakuan untuk merasa aman.

7. Mengabaikan pendapat orang lain

Orang yang memiliki kecerdasan yang rendah terkadang merasa terancam dengan seseorang yang memiliki ide lebih baik darinya. Sehingga, muncul perkataan atau perilaku yang seolah meremehkan lawan bicaranya. Hal itu dilakukan untuk melindungi citra diri sendiri.

Orang tersebut bisa saja  mengubah topik pembicaraan atau menolak  masukan dari orang lain. Hal ini dapat membuat percakapan menjadi tidak nyaman bagi lawan bicaranya.

8. Menyampaikan argumen tanpa bukti

Ciri kepribadian orang yang memiliki IQ rendah saat berinteraksi adalah semangat menyampaikan argumen meski tanpa bukti yang kuat. Orang tersebut tidak ragu menyampaikan sesuatu secara lantang dan percaya diri, meskipun argumennya belum bisa dipastikan kebenarannya.

Ketika salah, orang dengan kepercayaan diri rendah akan terus membela argumennya. Tidak peduli pendapatnya itu dapat menurunkan energi kolaboratif rekannya atau mengabaikan emosi lawan bicaranya.

Itulah beberapa ciri kepribadian orang yang memiliki IQ rendah saat berinteraksi dengan orang di sekitarnya. Ciri-ciri hanyalah satu dari banyaknya indikasi yang merujuk pads orang dengan IQ rendah.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(som/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda