moms-life
5 Kesalahan Berpakaian ke Kantor, Salah Satunya Terlalu Sering Pakai Baju Hitam
HaiBunda
Jumat, 16 Oct 2026 17:55 WIB
Daftar Isi
Bunda sering pakai baju hitam ke kantor? Coba perbaiki mulai sekarang. Ini dia ragam kesalahan berpakaian ke kantor yang mungkin belum Bunda pahami.
Tak sedikit orang mengandalkan kombinasi busana yang sama saat ke kantor karena dianggap praktis, aman, dan tetap terlihat profesional. Padahal penampilan ke kantor juga bisa menjadi cara untuk menunjukkan karakter diri tanpa harus mengorbankan kesan rapi.
Berpakaian profesional pun tidak selalu berarti mengenakan setelan formal dari atas hingga bawah. Pemilihan warna, bahan, aksesori, hingga tas kerja turut memengaruhi penampilan secara keseluruhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan memadukan elemen yang tepat, pakaian sederhana sekalipun bisa terlihat lebih menarik dan berkelas. Seorang personal stylist yang telah bekerja selama empat tahun membantu klien profesional membangun gaya berbusana sesuai lifestyle dan kebutuhan kerja membagikan sejumlah kesalahan berpakaian yang sering ditemui.
Menurutnya, busana kerja seharusnya tidak menjadi hal tersulit untuk dipikirkan setiap pagi, tapi sesuatu yang mudah dipilih karena sudah sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan pemakainya. Apa saja kesalahan berpakaian ke kantor yang sebaiknya dihindari?
Kesalahan berpakaian ke kantor
Mengutip Business Insider, mari simak lima di antaranya.
1. Terlalu sering mengenakan pakaian serba hitam
Pakaian hitam memang menjadi pilihan favorit untuk bekerja. Selain mudah dipadukan, warna ini juga memberikan kesan formal dan elegan. Namun jika hampir seluruh isi lemari kerja didominasi busana hitam dengan kombinasi sama setiap hari, penampilan bisa terlihat monoton.
Kebiasaan ini sering di sebut sebagai all-black blob, yakni penampilan yang seluruh elemennya berwarna hitam, mulai dari sepatu, celana berpotongan lurus, kaus, hingga blazer. Menurutnya, tidak ada yang salah dengan pilihan busana tersebut. Akan tetapi, penggunaan warna dan jenis pakaian yang seragam berisiko membuat penampilan kehilangan karakter dan daya tarik.
Untuk menyiasatinya, Bunda tidak harus meninggalkan pakaian hitam sepenuhnya. Cobalah memadukan bahan yang berbeda, seperti katun dengan wol, kasmir, kulit, atau suede.
Sepatu bermotif kulit ular juga bisa menjadi aksen menarik. Alternatif lainnya mengenakan sepatu loafer berwarna cokelat tua atau biru navy agar penampilan terlihat lebih berdimensi.
Prinsip serupa berlaku untuk kemeja dan blazer. Jika memilih blazer hitam, Bunda bisa mengimbanginya dengan kemeja berwarna lain atau menambahkan aksesori sederhana. Dengan begitu, busana serba hitam tetap terlihat profesional tanpa terkesan membosankan.
2. Setelan jas sebagai satu-satunya pilihan profesional
Setelan jas memang identik dengan penampilan formal dan profesional. Namun bukan berarti setiap orang harus mengenakan blazer dan celana atau rok yang serasi untuk terlihat pantas di lingkungan kerja.
Pilihan busana sebaiknya tetap disesuaikan dengan aturan perusahaan, jenis pekerjaan, dan acara yang dihadiri. Menurut seorang personal stylist, setelan jas tetap menjadi pilihan tepat jika memang diwajibkan oleh kantor atau acara korporat tertentu.
Di luar kebutuhan itu, ada banyak alternatif yang bisa memberikan kesan rapi tanpa membuat penampilan terlalu kaku. Bagi perempuan, lady jacket bisa menjadi pilihan.
Jenis jaket ini umumnya tidak memiliki kerah dan memiliki potongan yang jatuh di sekitar pinggang sehingga memberikan siluet yang rapi, namun tetap terasa santai. Sementara itu, laki-laki bisa memadukan celana bahan klasik dengan kemeja berpotongan lebih pendek yang dapat dikenakan tanpa dimasukkan ke dalam celana, selama sesuai dengan ketentuan berpakaian di kantor.
Kuncinya memahami bahwa profesionalisme tidak hanya ditentukan oleh jenis pakaian yang dikenakan. Potongan yang pas, bahan berkualitas baik, serta penampilan terawat juga berperan penting dalam menciptakan kesan profesional.
3. Melupakan aksesori sehingga penampilan terlihat kurang lengkap
Pakaian kerja yang sederhana sebenarnya bisa terlihat lebih menarik dengan tambahan aksesori. Sayangnya, sebagian orang cenderung menghindarinya karena khawatir aksesori akan membuat penampilan terlalu mencolok atau kurang sesuai untuk suasana kantor.
Aksesori tidak harus berukuran besar atau memiliki desain yang berlebihan untuk memberikan perubahan pada penampilan. Bunda disarankan menggunakan perhiasan berukuran kecil yang mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian kerja.
Beberapa pilihan yang bisa dicoba adalah kalung tipis berlapis, anting kecil, cincin dengan desain menarik, atau gelang minimalis. Aksesori tersebut dapat memberikan sentuhan berbeda pada kombinasi kemeja dan celana bahan yang sebelumnya terkesan biasa saja.
Jika lingkungan kantor memiliki aturan berpakaian lebih fleksibel, Bunda bisa bereksperimen dengan anting berukuran besar, kalung yang menjadi pusat perhatian, atau ikat pinggang dengan desain unik. Meski demikian, sesuaikan pilihan aksesori dengan suasana kerja agar tetap nyaman dan tidak mengganggu aktivitas.
4. Mengira tas kerja yang praktis tidak bisa terlihat modis
Tas kerja memiliki fungsi penting karena harus mampu menampung berbagai kebutuhan sehari-hari. Mulai dari laptop, dokumen, botol minum, bekal makan siang, hingga sepatu cadangan, semuanya mungkin perlu dibawa dalam satu tas.
Tak heran kalau sebagian orang lebih mengutamakan kapasitas dan fungsi daripada penampilan. Padahal tas kerja yang praktis tidak harus terlihat membosankan.
Tas dengan detail yang tepat justru bisa membuat keseluruhan penampilan terlihat lebih menarik dan berkelas. Tas berbahan kulit bertekstur misalnya, dapat memberikan kesan elegan tanpa perlu tambahan ornamen berlebihan.
Detail perangkat keras seperti gesper atau pengait logam juga bisa menjadi aksen yang memperkuat karakter tas. Pilihan bahan yang memiliki permukaan bertekstur atau pebbled leather pun dapat memberikan tampilan lebih menarik dibandingkan tas dengan desain polos biasa.
Saat memilih tas kerja, pastikan ukurannya sesuai dengan barang yang perlu dibawa dan kompartemennya memudahkan Bunda mengatur isi tas. Perhatikan pula kenyamanan tali, bobot tas, serta ketahanan bahannya.
Dengan mempertimbangkan fungsi dan estetika sekaligus, Bunda bisa memiliki tas yang menunjang aktivitas sekaligus melengkapi penampilan profesional.
5. Pisahkan pakaian kerja dan pakaian sehari-hari sepenuhnya
Kesalahan lain yang sering dilakukan dengan menganggap pakaian kerja tidak perlu mendapatkan perhatian. Sebagian orang merasa lebih baik mengalokasikan anggaran untuk busana yang dikenakan di luar kantor karena dianggap lebih mencerminkan kehidupan mereka sebenarnya.
Pakaian kerja juga merupakan bagian besar dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi orang yang menghabiskan lima hari dalam seminggu di kantor. Jika pakaian tersebut dikenakan selama berjam-jam setiap hari, kenyamanan dan kualitasnya tentu layak menjadi pertimbangan.
Meski demikian, berinvestasi pada pakaian kerja bukan berarti harus membeli busana mahal atau mengganti seluruh isi lemari. Bunda bisa memeriksa koleksi pakaian yang sudah dimiliki sebelum berbelanja.
Ada banyak pakaian yang sebenarnya cocok untuk kantor dan masih dapat digunakan untuk kegiatan di luar jam kerja. Sepatu hak tinggi, sepatu balet, dan tas tertentu, misalnya, bisa dipadukan dengan busana kerja maupun pakaian kasual.
Pilih pula bahan yang nyaman di kulit, memiliki sirkulasi udara baik, serta sesuai dengan cuaca dan musim. Potongan pakaian yang nyaman digunakan sepanjang hari juga disarankan menjadi prioritas.
Dengan memanfaatkan pakaian yang sudah ada dan memilih item baru secara lebih cermat, Bunda bisa membuat lemari pakaian kerja fungsional tanpa harus mengeluarkan anggaran berlebihan.
Pada akhirnya, berpakaian ke kantor bukan sekadar mengikuti aturan formal atau mengenakan pakaian yang dianggap aman. Memahami karakter diri, memperhatikan kenyamanan, dan memadukan elemen busana secara tepat dapat membantu menciptakan penampilan yang profesional sekaligus tetap personal.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(som/som)TOPIK TERKAIT
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
10 Pekerjaan yang Cocok untuk Shio Tikus, Sesuai Karakter dan Kepribadian
10 Pekerjaan yang Cocok untuk Shio Kelinci, Ada Peluang Bawa Kesuksesan
Lulusan Ilmu Komputer Disebut Makin Sulit Dapat Kerja, Ini Alasannya