moms-life
Rutin Minum Vitamin D Tanpa Konsultasi Dokter, Perempuan 26 Tahun Ini Alami Gagal Ginjal
HaiBunda
Minggu, 25 Oct 2026 13:10 WIB
Daftar Isi
Vitamin D dikenal memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan mendukung fungsi tubuh. Namun, konsumsi tanpa memperhatikan dosis serta kondisi kesehatan justru dapat menimbulkan risiko serius.
Hal tersebut dialami perempuan 26 tahun yang didiagnosis kerusakan ginjal setelah minum vitamin D selama berbulan-bulan tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Kisahnya dibagikan oleh ahli jantung asal Pakistan, Dr. Umair Ifikhar, sebagai pengingat bahwa vitamin sekalipun bisa berbahaya jika digunakan secara tidak tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan 26 tahun alami gagal ginjal usai konsumsi vitamin D
Dilansir detikcom, perempuan tersebut diketahui nekat mengonsumsi suplemen vitamin D karena mendengar ucapan temannya yang menyebut dirinya kekurangan vitamin D.
Alih-alih menjalani tes darah atau konsultasi ke dokter, ia langsung rutin mengonsumsi vitamin tersebut selama berbulan-bulan.
Ia pun mengalami sejumlah gejala, mulai dari muntah, tubuh sangat lemas, sembelit, rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, hingga kebingungan.
Ketika melakukan pemeriksaan ke dokter, hasilnya menunjukkan kadar vitamin D yang toksik dan kalsium terlalu tinggi, sementara kerusakan ginjalnya begitu parah hingga membutuhkan tindakan dialisis atau cuci darah.
Bagaimana vitamin D menyebabkan gagal ginjal?
Menurut para dokter, vitamin D yang berlebihan atau tanpa pengawasan dapat menyebabkan toksisitas vitamin D, suatu kondisi yang dikenal sebagai hipervitaminosis D.
Menurut Cleveland Clinic, toksisitas vitamin D terjadi ketika asupannya yang berlebihan menyebabkan kadar kalsium yang sangat tinggi dalam darah, suatu kondisi yang disebut hiperkalsemia.
Peningkatan kalsium ini dapat merusak ginjal dan memengaruhi beberapa organ lainnya. Dalam kasus yang parah, toksisitas vitamin D dapat menyebabkan cedera ginjal akut, irama jantung abnormal, kesulitan berjalan, dan gagal ginjal yang membutuhkan dialisis.
Para ahli pun menekankan bahwa toksisitas vitamin D kemungkinan dapat terjadi bahkan pada orang dewasa.
Sementara itu, para dokter mencatat bahwa asupan suplemen dosis tinggi yang berkepanjangan tanpa pengawasan dapat menyebabkan komplikasi serius tanpa memandang usia.
Pakar memperingatkan agar tidak mengonsumsi vitamin D tanpa resep dokter
Toksisitas vitamin D hampir selalu disebabkan oleh konsumsi suplemen atau produk vitamin D resep yang berlebihan.
Paparan sinar matahari yang berlebihan tidak menyebabkan masalah ini, dan sangat jarang terjadi toksisitas hanya melalui makanan.
Para ahli memperingatkan bahwa gejala yang umumnya dikaitkan dengan kekurangan vitamin D, seperti kelelahan, rambut rontok, nyeri badan, dan suasana hati yang buruk, dapat disebabkan oleh berbagi kondisi medis yang berbeda. Oleh karena itu, suplementasi tidak boleh dimulai hanya berdasarkan gejala.
Penelitian yang diterbitkan oleh Military Medicine menyoroti kasus seorang laki-laki sehat berusia 23 tahun yang mengalami cedera ginjal akut setelah mengonsumsi setidaknya 10.000 IU vitamin D setiap hari selama enam bulan karena ia percaya hal itu akan meningkatkan kadar testoteron.
Ia mengalami hiperkalsemia parah dan disfungsi ginjal, yang menggarisbawahi risiko mengandalkan klaim kesehatan yang tidak terverifikasi dan suplementasi tanpa pengawasan.
Menurut dokter, siapa pun yang mempertimbangkan suplemen vitamin D harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan profesional kesehatan dan menjalani pengujian yang sesuai. Pemantauan rutin menjadi sangat penting bagi orang yang mengonsumsi vitamin D dosis tinggi atau yang diresepkan dokter.
Para ahli menekankan bahwa meski kekurangan vitamin D umum terjadi dan pengobatan sering kali bermanfaat, lebih banyak tidak selalu lebih baik.
Tanpa pemantauan yang tepat, suplementasi berlebihan dapat mengubah suplemen kesehatan menjadi ancaman serius bagi fungsi ginjal dan kesehatan secara keseluruhan.
Nah, itulah penjelasan tentang perempuan 26 tahun yang mengalami gagal ginjal setelah minum vitamin D tanpa konsultasi dokter. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/som)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Mom's Life
Kisah Perempuan Bekasi Alami Gagal Ginjal Meski Rutin Minum Air Putih
Mom's Life
9 Tanda Awal Gagal Ginjal, Kenali Gejala dan Cara Menghindarinya
Mom's Life
Ternyata Ini Kebiasaan Warga RI yang Picu Lonjakan Gagal Ginjal, Waspada Bun!
Mom's Life
Cerita Remaja 16 Tahun Hidup Tanpa Kedua Ginjal, Idap Penyakit Langka Ini
Mom's Life
Kebiasaan yang Picu Perempuan Asal Bandung Idap Gagal Ginjal Kronis di Usia Muda
5 Foto
Mom's Life
5 Potret Becky Tumewu Usai Operasi Mata Akibat Retina Lepas
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kaki Kram saat Tidur di Malam Hari? Ini 7 Penyebab yang Sering Tidak Disadari dan Cara Mengatasinya
Fakta Menarik Pemilik Golongan Darah AB, Si Paling Langka
Kanker Payudara pada Perempuan Muda Meningkat, Ini yang Perlu Diwaspadai