Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

moms-life

Kasus Influenza A Naik, Kemenkes Imbau Tak Panik dan Jangan Sembarangan Minum Oseltamivir

Amira Salsabila   |   HaiBunda

Rabu, 30 Sep 2026 20:40 WIB

Influenza A/B positive test result by using rapid test cassette
Ilustrasi influenza A / Foto: Getty Images/jarun011
Jakarta -

Kasus Influenza A saat ini tengah menjadi perbincangan hangat dan memicu kekhawatiran masyarakat Indonesia setelah tercatat adanya peningkatan.

Meski demikian, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan situasinya masih berada dalam kategori sedang dan belum menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan berdasarkan hasil surveilans hingga minggu ke-38 2026.

“Memang ada kenaikan kasus influenza, khususnya di Indonesia dan Asia Tenggara. Tetapi berdasarkan data surveilans yang kita miliki, kondisinya masih dalam rentang medium. Karena itu, yang kita lakukan adalah meningkatkan surveilans dan kesiapsiagaan agar perkembangan kasus dapat terus dipantau,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dikutip dari laman Kemenkes, Rabu (30/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Pada periode tersebut, postivity rate Influenza tercatat 56 persen dari 265 spesimen yang diperiksa melalui survelians sentinel. Sebanyak 148 spesimen dinyatakan positif, dengan Influenza A (H1N1pdm09) menjadi virus yang dominan.

Kemenkes imbau masyarakat untuk tidak panik

Kemenkes turut memantau Influenza A (H3N2) subclade K yang belakangan disebut masyarakat sebagai ‘superflu’. Namun, istilah ini bukan nomenklatur resmi WHO maupun CDC, sehingga perkembangan virus masih perlu dilihat berdasarkan hasil pemeriksaan dan data surveilans.

Menkes Budi mengatakan temuan subclade K pada 2026 justru lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, Bunda.

“Untuk yang disebut sebagai ‘superflu’ atau H3N2 subclade K, data yang kita pantau justru menunjukkan jumlah temuannya pada tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” ungkapnya.

Berdasarkan surveilans sentinel ILI-SARI, tercatat 188 temuan subclade K sepanjang 2025 hingga minggu ke-38 2026, dengan 166 kasus pada 2025 dan 22 kasus pada 2026. Kemenkes tetap memantau perkembangannya melalui puskesmas, rumah sakit, serta laboratorium dan balai kekarantinaan kesehatan.

Melalui informasi tersebut, Kemenkes juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik atau melakukan pembelian panik obat antivirus Oseltamivir maupun mengonsumsinya tanpa resep dokter.

“Oseltamivir bukan obat yang digunakan secara massal atau diminum untuk berjaga-jaga tanpa penilaian medis. Obat ini hanya boleh diberikan berdasarkan pemeriksaan dan pertimbangan dokter, terutama untuk pasien Influenza berat yang dirawat di rumah sakit,” ujar Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalucia.

Kemenkes tegaskan flu ringan cukup istirahat

Alih-alih mengonsumsi obat tanpa resep dokter, Kemenkes mengingatkan masyarakat istirahat yang cukup untuk kasus flu ringan.

Sebab, sebagian besar kasus Influenza dapat sembuh dengan sendirinya (self-limiting disease). Untuk itu, pengobatan spesifik maupun obat antivirus tidak diperuntukkan bagi kasus ringan, melainkan diprioritaskan untuk pasien dengan gejala berat, Bunda.

Dokter Spesialis Anak RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Mulya Rahma Karyanti, menekankan pentingnya mencegah penularan jika anak mengalami gejala batuk dan pilek agar tidak menyebar ke lingkungan sekitar.

“Untuk anak-anak yang lagi batuk pilek, sebaiknya tidak ke sekolah dahulu, sebaiknya dia istirahat. Karena kalau dia ke sekolah, dia akan menularkan ke anak-anak sehat sekitarnya,” ujar Karyanti.

Tak hanya itu, Karyanti juga menyarankan orang tua untuk memisahkan peralatan makan penderita flu serta mengajarkan etika batuk yang benar, seperti menutup mulut dan hidung menggunakan siku lengan bagian dalam.

Beberapa langkah tersebut tentu penting untuk memutus transmisi virus yang bisa menular melalui droplet atau percikan air liur.

Demikian penjelasan terkait kasus Influenza A yang saat ini mengalami peningkatan di Indonesia dan langkah-langkah pencegahan yang dapat Bunda lakukan. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda